Children of Heaven merupakan adaptasi dari film legendaris karya Majid Majidi yang rilis pada 1997. Film aslinya dikenal luas dan sempat masuk nominasi Academy Awards untuk kategori Best Foreign Language Film. Ceritanya sederhana namun kuat, tentang kakak beradik yang harus berbagi sepatu untuk tetap bisa bersekolah.
Di balik proses adaptasi tersebut, produser sekaligus CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, mengungkapkan tantangan terbesar justru bukan pada produksi teknis, melainkan pada pencarian pemeran anak.
Ia menekankan bahwa menemukan sosok Ali dan Zahra yang tepat bukan perkara mudah. Banyak anak mengikuti proses audisi, namun hanya sedikit yang mampu menghadirkan emosi natural sesuai kebutuhan cerita.
“Pertama kali nonton film ini, setelah 40 menit, saya jadi sangat terharu, dan merasakan luapan emosi yang dalam. Kami beruntung dapat IP (Intellectual Property) film ini,” ungkap Manoj Punjabi.
Kesulitan tersebut semakin terasa karena karakter Ali dan Zahra membutuhkan kemampuan akting yang jujur dan tidak dibuat-buat. Menurut Manoj, film ini sangat bergantung pada kedalaman emosi dari dua tokoh utama tersebut.
“Akhirnya kita pun dapat Ali-Zahra yang luar biasa. Saya dengan yakin bisa bicara bahwa adaptasi ini tidak kalah dari aslinya,” ujar Manoj.
Peran Ali akhirnya jatuh kepada aktor cilik Jared Ali yang berusia 10 tahun dan telah memiliki pengalaman bermain di sejumlah film. Sementara itu, karakter Zahra diperankan oleh Humaira Jahra yang masih berusia 6 tahun, menjadikannya salah satu pendatang baru yang mencuri perhatian.
Kehadiran dua pemeran utama ini menjadi kunci dalam menghidupkan ulang kisah emosional tersebut. Chemistry di antara keduanya diharapkan mampu membawa penonton larut dalam cerita sederhana yang penuh makna.
Selain mereka berdua, beberapa cast yang bermain dalam Children of Heaven antara lain Andri Mashadi, Faradina Mufti, El Barra Varelino Sky, Oki Rengga, Muhadkly Acho, Reza Nangin, Benidictus Siregar, Didik Nini Thowok, Dodit Mulyanto, Lolox, Erick Estrada GP, Slamet Rahardjo, dan Varen Arianda.
"Di film ini, MD menyajikan formula yang berbeda dari film-film MD yang lain. Saya akan all out untuk mempromosikan film ini. Saya percaya film bagus harus lebih banyak ditonton. Mudah-mudahan film ini bisa diterima," kata Manoj.
Poster terbaru film ini juga memperkuat nuansa haru yang dihadirkan. Terlihat Ali berlutut sambil memberikan sepatu usang kepada Zahra yang mengenakan sandal jepit, menggambarkan keterbatasan sekaligus kasih sayang di antara mereka.
Sementara itu, trailer resmi memperlihatkan dinamika kehidupan dua bersaudara tersebut, termasuk adegan berlari bergantian menggunakan sepatu yang menjadi simbol perjuangan mereka. Musik latar berjudul "Mimpi Jadi Nyata" yang dibawakan Restu Van Houtten turut memperkuat emosi dalam setiap adegan.
Lagu ini ditulis oleh Tisa TS yang ingin menekankan bahwa perjuangan tidak selalu tentang hasil akhir. “Lagu ini menggambarkan mimpi dan usaha seseorang yang punya harapan besar. Namun, fokusnya bukan hanya pada hasil, melainkan bagaimana dia menghargai dan selalu bersyukur di setiap langkah kecil serta usaha yang dijalani,” ungkap Tisa TS mengenai makna lirik yang ditulisnya.
Melalui proyek ini, MD Entertainment juga menghadirkan kampanye sosial bertajuk Sepasang Sepatu Berjuta Mimpi. Program ini bertujuan membantu anak-anak yang membutuhkan sepatu sekolah, sejalan dengan pesan utama film.
“Kami percaya bahwa lewat kekuatan sinema kita bisa membantu orang-orang dengan aksi nyata. Children of Heaven menunjukkan bahwa film bukan hanya sarana hiburan, tapi juga bisa menjadi jembatan untuk membawa mimpi jadi nyata,” ujar Astrid Suryatenggara, Sekretaris MD Entertainment Foundation.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News