Melalui unggahan poster terbaru di akun Instagram pribadinya pada Senin, 20 April 2026, Joko Anwar mengumumkan bahwa Ghost in the Cell telah berhasil meraih 779.920 penonton.
"Alhamdulillah Puji Tuhan. Mudah-mudahan selama 1 jam 46 menit kita nonton Ghost in the Cell kita merasa menang sebagai WNI," tulis Joko Anwar dalam keterangan unggahannya.
Film ini resmi tayang di bioskop Indonesia sejak 16 April 2026. Sebelumnya, Ghost in the Cell lebih dulu mencuri perhatian publik internasional dengan tampil dalam ajang Berlin International Film Festival (Berlinale) yang berlangsung pada 12-22 Februari 2026.
Film ini juga telah lebih dulu diakuisisi oleh distributor yang berbasis di Jerman, Plaion Pictures. Kerja sama tersebut membuat film Ghost in the Cell juga akan ditayangkan di bioskop di negara-negara berbahasa Jerman.
Dengan jangkauan distribusi yang luas, Ghost in the Cell juga akan tayang di 86 negara di berbagai kawasan, mulai dari Asia Tenggara, Amerika Utara, Eropa, hingga Amerika Latin dan Subbenua India. Pencapaian ini menjadi salah satu langkah besar bagi industri perfilman Indonesia untuk semakin bersaing di panggung global.
Dari sisi pemain, film ini sendiri menghadirkan deretan aktor papan atas Tanah Air, seperti Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Lukman Sardi, Morgan Oey, hingga Tora Sudiro, serta memperkenalkan wajah baru, Magistus Miftah.
Sinopsis
Di Lapas Labuhan Angsana, sebuah penjara fiktif yang penuh dengan korupsi dan konflik antar-geng, suasana mencekam semakin menjadi ketika Dimas (Endy Arfian), seorang mantan jurnalis, dijebloskan ke dalam blok tahanan. Kehadirannya memicu serangkaian teror supranatural, termasuk pembunuhan brutal dengan jasad korban yang ditemukan dalam posisi ganjil menyerupai instalasi seni grotesk.Rahasia kelam lapas pun terungkap. Penjara itu dihantui sosok gaib yang hanya mengincar mereka yang dipenuhi aura negatif, seperti kebencian, kemarahan, dan keserakahan. Demi bertahan hidup, para narapidana yang sebelumnya bermusuhan, termasuk Anggoro (Abimana Aryasatya) dan Bimo (Morgan Oey), terpaksa berlomba-lomba berbuat baik dan menjaga hati tetap bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News