Film Urang Bunian (Foto: instagram)
Film Urang Bunian (Foto: instagram)

Urang Bunian Angkat Lagi Legenda Makhluk Gaib Tanah Minang ke Film

Elang Riki Yanuar • 11 September 2026 14:33
Ringkasnya gini..
  • Urang Bunian mengangkat legenda horor Sumatera yang jarang diadaptasi ke layar lebar, khususnya tentang makhluk gaib penghuni hutan.
  • Syuting Urang Bunian berlangsung di tengah hutan hingga membuat Dimas Aditya kesulitan membedakan waktu pagi dan malam.
  • Lewat Urang Bunian, Rendy Herpy ingin mengenalkan legenda horor sekaligus keindahan alam dan kekayaan budaya Minang kepada penonton.
Jakarta: Film Urang Bunian coba mengangkat sisi lain Tanah Sumatera dalam bentuk legenda horor. Sesuai judulnya, Urang Bunian merupakan sosok makhluk gaib yang dipercaya hidup di hutan Sumatera. 

Riset panjang dilakukan rumah produksi DHF Entertainment sebelum memutuskan mengangkat legenda horor ini ke layar lebar. Apalagi setelah mereka melihat sudah jarang film horor Indonesia yang mengupas sosok hantu dari Sumatera. 

"Lebih tepatnya maksudnya ini kita memang membawa urban legend yang berbeda. Biasanya Sumatera itu jarang. Urban legend dari Sumatera apa? Dekade ini apa yang diangkat di layar lebar? Hampir enggak ada. Terakhir kalau enggak salah ada Palasik," kata Johansyah Jumberan selaku produser di Jakarta.

"Kalau cerita dari Sumatera mungkin komedi atau cerita romance seperti Kapal van der Wijck atau yang lain kan itu dari Sumatera secara drama atau secara romance, gitu. Tapi secara urban legend, apa yang diangkat dari Sumatera? Hampir enggak ada," lanjutnya. 
Film Urang Bunian yang disutradarai Rendy Herpy. Film ini menghadirkan Dimas Aditya, Adinda Thomas, Fauzan Nasrul, Naura Hakim, dan Ruth Marini sebagai pemeran. 

Film ini mengambil lokasi di sebuah hutan. Dimas Aditya yang berperan sebagai Teddy merasakan pengalaman berbeda. Meski diliputi rasa lelah, Dimas merasa perjuangannya terbayar setelah melihat filmnya.

"Capek sih, sebenarnya. Capek banget, karena memang kita syuting di dalam hutan yang notabene tuh kita sampai enggak tahu ini pagi apa malam. Jadi memang seperti biasa di Kampung Bunian, ya. Kita kadang-kadang start dari sore tiba-tiba sampai gelap, sampai tiba-tiba sudah ketemu pagi lagi," kata Dimas Aditya.

Tampilkan Keindahan Alam Sumatera Barat

Selain mengangkat legendar horor, Urang Bunian juga ingin mengajak penonton melihat keindahan alam Sumatera. Penonton juga bisa melihat kekayaan budaya Minang lebih dekat lagi. 

"Kita sebagai orang Minang sendiri memang sangat ingin memberitahukan kepada seluruh masyarakat di Indonesia bahwa di Sumatera Barat itu sangat banyak tempat-tempat yang indah, yang harusnya enggak ke Bali aja lho kalau ke Indonesia," kata sutradara Rendy Herpy. 

FIlm Urang Bunian bakal tayang di bioskop mulai 17 September 2026.








 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA