Other Worlds: A Stranger Things Adventure mengambil latar waktu pada 1950-an, beberapa dekade sebelum kelompok Stranger Things mengungkap berbagai misteri supernatural di kota kecil Hawkins. Kisahnya juga berlangsung sebelum peristiwa dalam pertunjukan teater pemenang penghargaan Stranger Things: The First Shadow, yang mengungkap masa lalu kelam Henry Creel pada 1959.
Proyek ini menjadi bagian keempat dari semesta Stranger Things, setelah serial utama yang berakhir pada 2025, pertunjukan teater The First Shadow, dan serial animasi Stranger Things: Tales from 85.
Serial tersebut dikembangkan oleh Matt dan Ross Duffer bersama Kate Trefry, penulis yang sebelumnya terlibat dalam serial utama Stranger Things serta penulisan naskah The First Shadow.
"Kami sudah memimpikan Other Worlds: A Stranger Things Adventure selama bertahun-tahun. Melihat proyek ini akhirnya menjadi kenyataan terasa begitu luar biasa sekaligus menggembirakan," ujar Matt dan Ross Duffer, dikutip dari Netflix Tudum pada Sabtu, 7 November 2026.
Keduanya menjanjikan cerita dengan nuansa baru, mulai dari latar tempat hingga karakter yang akan diperkenalkan. Meski begitu, serial ini tetap mempertahankan identitas yang selama ini melekat pada semesta Stranger Things.
“Ini tetap Stranger Things, tetapi dengan sesuatu yang benar-benar baru dan menarik. Ada latar tempat baru, para pahlawan dan penjahat baru, serta banyak hal baru lainnya. Sebenarnya, kami belum boleh membocorkan lebih banyak. Sekarang, saatnya mencari para pemeran. Untuk sementara, awasi langit, para kutu buku!” lanjut mereka.
Proses produksi Other Worlds akan berlangsung di New Mexico, Amerika Serikat.
Kate Trefry dan Joe Wright Terlibat dalam Produksi
Kate Trefry akan mengemban sejumlah peran sekaligus dalam proyek ini, yakni sebagai kreator bersama, penulis, dan showrunner. Ia juga bertindak sebagai produser eksekutif setelah sebelumnya turut menulis naskah pertunjukan teater The First Shadow.
Sementara itu, posisi produser eksekutif lainnya diisi sutradara peraih penghargaan BAFTA dan Golden Globe, Joe Wright. Sutradara film Pride & Prejudice, Atonement, dan Darkest Hour tersebut juga dipercaya mengarahkan tiga episode pertama.
Trefry mengaku antusias bisa kembali bekerja sama dengan Duffer bersaudara. Ia menyebut kesempatan tersebut sebagai perjalanan istimewa sejak keduanya memberinya pekerjaan berbayar pertama di Hollywood.
“Duffer Brothers memberi saya pekerjaan berbayar pertama di Hollywood. Sejak saat itu, perjalanan ini terasa seperti kebahagiaan sekaligus mimpi yang luar biasa,” kata Trefry.
Ia juga merasa terhormat dapat mengembangkan cerita baru dalam semesta Stranger Things bersama Duffer bersaudara dan Joe Wright. Menurutnya, serial ini akan tetap menghadirkan unsur horor, keajaiban, dan misteri yang menjadi ciri khas cerita sebelumnya, tetapi dengan petualangan serta konflik yang berbeda.
“Sekarang, saya merasa sangat terhormat dan beruntung bisa menghadirkan babak baru Stranger Things bersama mereka dan sutradara hebat kami, Joe Wright. Dengan dukungan Netflix dan 21 Laps, kami menikmati setiap proses untuk kembali menghadirkan horor, keajaiban, dan misteri yang menjadi ciri khas serial utamanya. Namun, kali ini kami juga ingin menyuguhkan cerita yang benar-benar baru, yang kami harap bisa membuat penonton terpukau sekaligus kembali menguras emosi mereka. Masih ada begitu banyak misteri yang bisa dijelajahi. Selamat datang di Other Worlds,” lanjutnya.
Jajaran produser eksekutif lainnya mencakup Matt dan Ross Duffer melalui Upside Down Pictures, Shawn Levy bersama 21 Laps, Paul Dichter, Shelley Meals, Andrea Sperling, dan Pavlina Hatoupis.
Shawn Levy turut menyambut antusias kehadiran serial ini. Ia menyebut Other Worlds akan memperkenalkan karakter dan petualangan baru, tetapi tetap mempertahankan elemen yang membuat Stranger Things dicintai penonton.
“Lewat Other Worlds, Duffer Brothers dan Kate Trefry menghadirkan kelompok karakter serta petualangan baru yang tetap membawa DNA serial utama kita. Namun, serial ini juga akan mengeksplorasi era, latar, karakter, tema, dan mitologi yang benar-benar berbeda. Benih ceritanya mungkin berawal dari Hawkins, tetapi kini akan membawa penonton menjelajahi dunia lain yang penuh kemegahan, aksi, dan emosi,” ujar Levy.