Jumpa pers film Bike Boyz di Jakarta Selatan, Selasa, 5 November 2019. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Jumpa pers film Bike Boyz di Jakarta Selatan, Selasa, 5 November 2019. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Film Bike Boyz Ingin Suguhkan Realita Orang Bandung Secara Benar

Hiburan Film Bike Boyz
Cecylia Rura • 05 November 2019 20:23
Jakarta: Sutradara Aris Nugraha kembali mengangkat tema kearifan lokal Bandung dengan komunitas sepeda motor vespa dalam film layar lebar Bike Boyz. Aris ingin menuangkan gambaran nyata figur warga Sunda dalam sinetron maupun film. Dia cukup resah ketika warga Bandung tak ditampilkan sebagaimana mestinya.
 
"Kalau saya bawa Aep Bancet ke bioskop orang bilang salah casting, itu sudah salah. Orang Bandung ya begini, aksen, (penampilan) lecek, kusam. Terus ganteng-ganteng belum maksimal. Orang ketika melihat film saya nonton kenyataan," kata Aris Nugraha dalam jumpa pers film Bike Boyz di Jakarta Selatan, Selasa, 5 November 2019.
 
Aep Bancet menjadi tokoh utama representasi warga Bandung. Aris menilai, ada satu kesalahpahaman tentang orang Bandung yang selalu menggunakan imbuhan 'mah' dan 'teh'.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya sering risau lihat sinetron yang disunda-sundain karena orang Sunda enggak begitu. Enggak semua harus ada kata 'mah' atau 'teh'. Enggak semua harus pakai 'teh' atau 'mah', enggak semua diayun-ayun," kata Aris.
 
Semua pemain Bike Boyz berasal dari daerah Bandung. Pemilihan aktor-aktor asal Bandung juga memberikan ciri khas autentitas budaya Bandung dalam film.
 
"Supaya enggak banyak PR saya pakai orang asli Sunda yang lama tinggal di daerah Sunda," lanjutnya.
 
Pemilihan wajah tak komersial pun tampaknya menjadi tradisi film dan sinetron Aris Nugraha. Kreator Bajaj Bajuri itu tak ingin sekadar menjual wajah pemain tanpa 'nyawa'. Pernyataan ini selaras dengan pendapat Chand Parwez, produser eksekutif dari Starvision Plus.
 
"Sebuah tontonan yang menurut saya script dan eksekusi baik justru menghadirkan pemain baru yang baik. Bukan pemain yang populer dengan script acak adul, asal-asalan. Mungkin orang hanya melihat pemain tapi tidak memberikan kesan terhadap penontonnya," kata Chand Parwez dalam jumpa pers.
 
Bike Boyz berangkat dari kisah anak-anak komunitas motor vespa dan kesehariannya. Agus (Aep Bancet), bersama Marwan (Gariz Luis), Ichan (Damar RM), Koko (Andy Josalim), Andi (Dicky Satria), dan Pendi (Fadly Dodun) rutin berkumpul di markas komunitas. Konflik masing-masing dari mereka dijabarkan, dimulai dari Agus dan Marwan yang salah sangka terhadap, Mega (Birgi Putri) pencuri sepeda.
 
Perkara lain muncul. Satu hari Agus bertemu dengan teman sekampung, Lilis (Aline Manza) yang pergi ke kota untuk mencari suaminya, Ajat (Nendy Nurdin). Di tengah permasalahan dan solidaritas sesama anggota komunitas vespa, Agus harus menepati janjinya menemukan Ajat.
 
Bike Boyz disutradarai dan ditulis naskahnya oleh Aris Nugraha. Film ini diproduksi melalui Starvision Plus dan siap tayang di bioskop 14 November 2019.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif