Film di Balinale 2026 (Foto: instagram)
Film di Balinale 2026 (Foto: instagram)

Balinale 2026 Hadirkan 94 Film dari 38 Negara

Elang Riki Yanuar • 29 Mei 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Balinale 2026 hadirkan 94 film dari 38 negara dan siap ramaikan Bali dengan deretan premiere internasional.
  • Balinale 2026 tampilkan 26 film Indonesia dan perkenalkan penghargaan baru untuk film pendek lokal.
  • Festival film Balinale 2026 kembali jadi ajang berkumpulnya sineas dunia di Sanur, Bali.
Jakarta: Bali International Film Festival atau Balinale bakal kembali digelar pada 1 hingga 7 Juni 2026. Memasuki edisi ke-19, festival film internasional bergengsi ini kembali menghadirkan puluhan karya sinema dari berbagai negara dengan deretan program spesial yang siap memanjakan pecinta film.
 
Tahun ini, kawasan Icon Bali Mall di Sanur dipilih menjadi pusat utama penyelenggaraan festival. Selain itu, sejumlah agenda pemutaran film dan diskusi juga berlangsung di beberapa venue pilihan di kawasan Sanur, Bali.
 
Balinale 2026 menghadirkan total 94 film dari 38 negara. Festival ini semakin meriah dengan kehadiran 20 World Premiere, 10 International Premiere, dan 26 Asian Premiere yang akan diputar sepanjang festival berlangsung.

Tidak hanya menjadi ajang pemutaran film, Balinale juga kembali menjadi ruang pertemuan bagi sineas dunia untuk berbagi pengalaman dan memperluas kolaborasi lintas negara. Festival ini dikenal sebagai salah satu festival film internasional terbesar di Asia Tenggara yang aktif mendorong perkembangan industri perfilman global.
Program tahun ini menampilkan beragam genre dan perspektif sinematik yang dinamis. Balinale juga memberi perhatian besar terhadap perkembangan co-production internasional yang kini semakin mendominasi perfilman modern.
 
Menariknya, Balinale 2026 menghadirkan sebanyak 26 film Indonesia dalam berbagai kategori pemutaran. Kehadiran film-film lokal ini menjadi bentuk dukungan terhadap pertumbuhan industri perfilman nasional di panggung internasional.
 
Pada edisi kali ini, Balinale juga memperkenalkan kategori penghargaan baru bertajuk Best Indonesian Short Tapestry of Indonesia. Penghargaan tersebut dibuat untuk merayakan keberagaman cerita dan budaya Indonesia melalui karya film pendek.
 
Untuk kategori Narrative Feature, sejumlah film internasional yang masuk kompetisi resmi antara lain Mon Ami karya Mohamed Zran dari Tunisia, Aisha Can't Fly Away garapan Morad Mostafa dari Mesir, Death Drive dari sutradara Korea Selatan Eolgul Park, hingga Sound of Falling karya Mascha Schilinski asal Jerman.
 
Sementara di kategori Documentary Feature terdapat Divia karya Dmytro Hreshko, The Madness of Moonlight karya Leigh-Ann Beverley, The Rain Won't Let Us Fly dari Ignacio Marín dan Rubén Díez, serta The Designer Is Dead karya Gonzalo Hergueta.
 
Kompetisi film pendek juga menghadirkan sejumlah karya menarik dari berbagai negara. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Psychopomp, film pendek yang disutradarai aktor Game of Thrones, Kit Harington.
 
Di kategori animasi pendek, Balinale menampilkan sejumlah karya kreatif seperti The Magician, Jailbirds, Lifetime Warranty, hingga White Hare yang berasal dari Korea Selatan.
 
Balinale 2026 juga kembali menghadirkan jajaran dewan juri internasional dari berbagai latar belakang industri perfilman. Beberapa nama yang bergabung antara lain sutradara Indonesia Yosep Anggi Noen, aktris Marcella Zalianty, Eros Zhao, Joseph J.U. Taylor, Richard Todd, Annissa Nurul Shanty Kusuma Wardhani Heryadie, I Made Denny Chrisna Putra, Denise Castelli, Nirartha Bas Diwangkara, hingga David Hanan.
 
Festival tahun ini dibuka dengan film Euphoria karya sutradara Julian Rosefeldt yang merupakan hasil kolaborasi produksi Jerman, Ukraina, Bulgaria, dan Amerika Serikat.
Sementara film The End karya Joshua Lincoln Oppenheimer dipilih menjadi penutup festival Balinale 2026. Film tersebut merupakan produksi gabungan Denmark, Jerman, Irlandia, Italia, Inggris, Swedia, dan Amerika Serikat.
 
Balinale selama ini dikenal sebagai salah satu festival film internasional yang aktif memperkenalkan Bali sebagai destinasi kreatif dunia. Selain menjadi ruang apresiasi karya sinema, festival ini juga memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
 
Jadwal lengkap pemutaran film serta daftar program Balinale 2026 dapat diakses melalui situs resmi penyelenggara.
 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA