Poster film pendek Anissa (Foto: Instagram @kawankawanmedia)
Poster film pendek Anissa (Foto: Instagram @kawankawanmedia)

Film Reza Rahadian Tembus Cannes 2026, Kisah Anak Tunanetra Berjudul Annisa

Basuki Rachmat • 06 Mei 2026 08:20
Ringkasnya gini..
  • Sinopsis film Annisa karya Reza Rahadian, kisah anak tunanetra mengejar mimpi tampil di panggung.
  • Sinopsis Annisa tampil di Cannes 2026, cerita inspiratif tentang semangat dan harapan di tengah keterbatasan.
  • Sinopsis proyek Reza Rahadian di Cannes, angkat kisah nyata anak tunanetra yang berani bermimpi besar.
Jakarta: Aktor sekaligus sineas Reza Rahadian menjadi salah satu dari empat sutradara Indonesia yang terlibat dalam proyek Next Step Studio, sebuah program kolaborasi lintas Asia Tenggara yang akan dipresentasikan di ajang La Semaine de la Critique dalam Cannes Film Festival 2026 pada 14 Mei mendatang.
 
Dalam proyek tersebut, Reza berkolaborasi dengan sineas asal Filipina, Sam Manacsa, untuk menggarap film pendek bertajuk Annisa. Film ini mengangkat kisah seorang anak perempuan tunanetra yang memiliki mimpi besar untuk bernyanyi di atas panggung.
 
“Ini cerita tentang seorang anak perempuan yang punya mimpi untuk bernyanyi di panggung, tanpa melihat apakah itu panggung besar atau kecil,” ungkap Reza dalam sesi jumpa pers Next Step Studio Indonesia di Institut Français Indonesia (IFI) Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa, 5 Mei 2026.
 
Sutradara yang sebelumnya debut lewat film Pangku ini menjelaskan bahwa Annisa berfokus pada semangat dan keteguhan seorang anak dalam mengejar mimpi di tengah keterbatasan penglihatan.

Inspirasi cerita tersebut, menurut Reza, datang dari pertemuannya dengan sosok nyata saat menjalani proses syuting proyek lain. Ia mengaku terkesan dengan semangat hidup anak tersebut hingga akhirnya mengangkatnya menjadi sebuah cerita.
 
"Saya bertemu ketika saya sedang syuting sebuah film. Saya jatuh cinta pada anak ini, pada semangatnya, pada spirit hidupnya, dan kemudian membuat ceritanya," lanjutnya.
 
Reza juga menegaskan bahwa dalam proses kreatifnya, ia lebih menitikberatkan pada kejujuran dalam bercerita ketimbang ambisi personal sebagai pembuat film.
 
"Saya bukan seorang pembuat film yang saya rasa saya cukup pandai untuk bisa mengetahui apa yang sebenarnya ingin saya ceritakan, selain menangkap gambar demi gambar dan merangkainya menjadi sebuah gambar yang bergerak gitu ya. Di luar itu saya lebih percaya pada bagaimana nanti orang bisa menikmati, mungkin ada yang suka, mungkin tidak, dan lain-lain," tutup Reza Rahadian.
 
Film Annisa dibintangi oleh Choirunnisa Fernanda, Nazira C. Noer, dan Shakeel Fauzi. Dari sisi produksi, film ini turut didukung oleh tim kreatif seperti sinematografer Vera Lestafa, Faozan Rizal, dan Deska Binarso, serta penata artistik Retno Ratih Damayanti dan Sigit D. Pratama.
 
Film ini dibintangi oleh Choirunnisa Fernanda, Nazira C. Noer, dan Shakeel Fauzi. Film ini juga didukung oleh sinematografer peraih penghargaan seperti Vera Lestafa, Faozan Rizal, dan Deska Binarso, serta sentuhan artistik dari Retno Ratih Damayanti dan Sigit D. Pratama.
 
Annisa menjadi satu dari empat film pendek Next Step Studio 2026, bersama Holy Crowd, Original Wound, dan Mothers Are Mothering, yang dijadwalkan tayang perdana dalam sesi khusus La Semaine de la Critique di Cannes.
 
Partisipasi ini menjadi langkah penting bagi sineas Indonesia untuk terus memperluas jangkauan karya di panggung perfilman dunia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA