Dalam proyek tersebut, Reza berkolaborasi dengan sineas asal Filipina, Sam Manacsa, untuk menggarap film pendek bertajuk Annisa. Film ini mengangkat kisah seorang anak perempuan tunanetra yang memiliki mimpi besar untuk bernyanyi di atas panggung.
“Ini cerita tentang seorang anak perempuan yang punya mimpi untuk bernyanyi di panggung, tanpa melihat apakah itu panggung besar atau kecil,” ungkap Reza dalam sesi jumpa pers Next Step Studio Indonesia di Institut Français Indonesia (IFI) Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Sutradara yang sebelumnya debut lewat film Pangku ini menjelaskan bahwa Annisa berfokus pada semangat dan keteguhan seorang anak dalam mengejar mimpi di tengah keterbatasan penglihatan.
Inspirasi cerita tersebut, menurut Reza, datang dari pertemuannya dengan sosok nyata saat menjalani proses syuting proyek lain. Ia mengaku terkesan dengan semangat hidup anak tersebut hingga akhirnya mengangkatnya menjadi sebuah cerita.
"Saya bertemu ketika saya sedang syuting sebuah film. Saya jatuh cinta pada anak ini, pada semangatnya, pada spirit hidupnya, dan kemudian membuat ceritanya," lanjutnya.
Reza juga menegaskan bahwa dalam proses kreatifnya, ia lebih menitikberatkan pada kejujuran dalam bercerita ketimbang ambisi personal sebagai pembuat film.
"Saya bukan seorang pembuat film yang saya rasa saya cukup pandai untuk bisa mengetahui apa yang sebenarnya ingin saya ceritakan, selain menangkap gambar demi gambar dan merangkainya menjadi sebuah gambar yang bergerak gitu ya. Di luar itu saya lebih percaya pada bagaimana nanti orang bisa menikmati, mungkin ada yang suka, mungkin tidak, dan lain-lain," tutup Reza Rahadian.
Baca Juga :
Ecko Show Suarakan Keresahan Musisi Indonesia Timur: Siap Tinggalkan YouTube Jika Tak Dihargai
Film Annisa dibintangi oleh Choirunnisa Fernanda, Nazira C. Noer, dan Shakeel Fauzi. Dari sisi produksi, film ini turut didukung oleh tim kreatif seperti sinematografer Vera Lestafa, Faozan Rizal, dan Deska Binarso, serta penata artistik Retno Ratih Damayanti dan Sigit D. Pratama.
Film ini dibintangi oleh Choirunnisa Fernanda, Nazira C. Noer, dan Shakeel Fauzi. Film ini juga didukung oleh sinematografer peraih penghargaan seperti Vera Lestafa, Faozan Rizal, dan Deska Binarso, serta sentuhan artistik dari Retno Ratih Damayanti dan Sigit D. Pratama.
Annisa menjadi satu dari empat film pendek Next Step Studio 2026, bersama Holy Crowd, Original Wound, dan Mothers Are Mothering, yang dijadwalkan tayang perdana dalam sesi khusus La Semaine de la Critique di Cannes.
Partisipasi ini menjadi langkah penting bagi sineas Indonesia untuk terus memperluas jangkauan karya di panggung perfilman dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News