Salah satunya saat tim pelatih tim bulu tangkis remaja Korea Selatan menumpahkan kekesalannya saat mengikuti event di Jakarta. Dalam dialog adegan tersebut, Indonesia digambarkan sengaja memberi fasilitas buruk agar tim Korsel kalah.
Selain itu, terdapat adegan yang menyudutkan suporter Indonesia. Salah satu adegan menggambarkan suporter Indonesia suka mengejek tim lawan yang kalah.
Hal tersebut membuat netizen geram. Dan mengkritik drakor tersebut dan menilai penulis naskah kurang melakukan riset soal suporter Indonesia.
Berikut enam fakta drakor Racket Boys.
1. Cerita tentang bulu tangkis
Drakor Racket Boys ini bercerita tentang bulu tangkis. Sutradara Cho Young-kwangCho Young-kwang punya alasan menarik dalam mengangkat hal ini. Menurutnya, bulutangkis merupakan olahraga yang dapat diakses banyak orang dengan hanya membutuhkan sebuah raket.
2. Muncul The Minions
Drakor ini sempat memunculkan pebulutangkis Indonesia yakni Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya. Ganda putra yang berjuluk The Minions muncul dalam salah satu adegan. Namun, bukan sebagai pemain tetapi di sebuah kalender..jpg)
(YouTube)
3. Ditulis penulis terkenal
Naskah drakor Racket Boys ditulis oleh Jung Bo Hoon yang telah menggarap drama komedi Prison Playbook. Prison Playbook yang merupakan salah satu drama yang juga populer di tahun 2017.4. Dinilai melecehkan Indonesia
Drakor yang rilis 31 Mei tersebut dinilai netizen melecehkan Indonesia tepatnya dalam adegan di episode 5. Salah satunya soal suporter tuan rumah melakukan booing kepada pemain Korea Selatan. Menurut netizen, penulis naskah drakor tersebut kurang riset tentang perilaku suporter Indonesia kepada pemain lawan.Adegan lainnya yang membuat drakor ini dirujak netizen adalah soal keluhan tim pelatih yang merasa dikerjain. Pelatih Fang yang diperankan Ahn Nae Sang mengeluhkan fasilitas yang diberikan jauh dari kata layak. Dialog tersebut dinilai menjatuhkan citra Indonesia oleh netizen dan bahkan pecinta drakor.
5. SBS minta maaf
Merespons protes tersebut, pihak SBS melayangkan permintaan maaf melalui akun media sosial Instagram @sbsdrama.official. Sayangnya, bukannya permintaan maaf itu diterima netizen malahmakin geram.
.jpg)
(Instagram)
Penyebabnya, pihak SBS meminta maaf di kolom komentar pada salah satu unggahnya. Netizen pun meminta agar SBS meminta maaf secara resmi.
6. Rating anjlok
Buntut dari protes netizen Indonesia, rating drakor ini anjlok. Di IMDb rating drakor ini hanya 1,5 pasalnya banyak yang memberikan poin satu tercatat hampir enam ribu pengguna memberi rating jelek.Sedangkan di Google review, drakor ini hanya memiliki rating 7 persen. Padahal sejak awal rilis rating Racket Boys cukup tinggi sampai 90 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News