Autobiography (Foto: instagram)
Autobiography (Foto: instagram)

Menangkan Belasan Penghargaan di Luar Negeri, Ini Fakta Film Autobiography

Medcom • 01 Februari 2023 16:08
Jakarta: Film Autobiography jadi salah satu film Indonesia paling berprestasi satu tahun belakangan ini. Bagaimana tidak, film yang dibintangi Arswendy Beningswara dan Kevin Ardilova ini sudah diputar di banyak festival film besar dunia dan sudah memenangkan belasan penghargaan.
 
Autobiography menceritakan tentang Rakib yang bekerja menjaga rumah kosong milik seorang pensiunan bernama Purna. Suatu hari, Purna pulang kampung untuk mencalonkan diri menjadi bupati di daerah kampungnya. Rumah yang Rakib jaga kini tidak lagi kosong.
 
Setiap hari, ia menemani Purna ketika melaksanakan sejumlah kegiatan sebagai calon bupati, termasuk berkampanye dan memasang spanduk. Rakib melihat sosok seorang ayah yang ia dambakan dalam diri Purna, hingga sebuah kejadian tak terduga mengubah semua pandangannya tersebut.

Rupanya, kisah yang diangkat dalam film ini berangkat keresahan personal sang sutradara, Makbul Mubarak. Seperti apa ceritanya? simak rangkuman berikut bersama sejumlah fakta menarik lainnya.
 
1. Berangkat dari pengalaman personal
 
Faktor pengalaman masa kecil turut mempengaruhi referensi Makbul dalam meramu cerita Autobiography. Ia mengaku cukup dekat dengan lingkup politisi di desa tempatnya tumbuh, sebab lingkup di desa terbilang kecil dibandingkan di kota.
 
"Memang pengalaman-pengalaman soal kekuasaan, pengalaman-pengalaman soal kontrol itu memang dari kecil udah dekat buat saya, bukan karena saya mendekati, tapi memang kami tumbuh di lingkup yang lebih kecil," tutur Makbul dalam sesi wawancara dengan Medcom, baru-baru ini.  
 
"Itu kenapa Autobiography setting-nya di kampung, karena itu yang dekat dengan saya, personal," lanjutnya.
 
2. Autobiography sebagai jawaban atas minimnya film politik dalam negeri
 
Kisah dalam film Autobiography banyak mengangkat soal lingkup politisi di sebuah desa. Film ini banyak berbicara tentang kekuasaan, kontrol, juga strategi politik.
 
Meski bukan termasuk kategori film mainstream, Makbul berujar bahwa film politik seperti Autobiography bukanlah hal yang tabu buat industri film Indonesia. Ia justru mengaku heran, mengapa film politik di Indonesia terbilang sedikit, padahal politik merupakan hal yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.
 
"Menurut saya film politik kayak Autobiography ini ya wajar dibikin di Indonesia, karena orang Indonesia kan kalo nongkrong di warteg aja tuh ngomonginnya politik. Kadang saya juga naik ojol ditanya, ngobrol sama abang ojolnya ngobrolinnya hal-hal kayak gitu, di sosmed isinya juga gitu," ujar Makbul.
 
"Justru yang selama ini agak mengherankan kok kita tuh setiap hari ngobrolin politik tapi film politiknya sedikit," tambahnya.
 
3. Melibatkan lebih dari seribu extras
 
Dari sisi produksi, kebanyakan adegan dalam film ini diambil di Bojonegoro. Film ini pun melibatkan banyak sekali warga Bojonegoro.
 
"Jadi banyak sekali warga Bojonegoro yang terlibat di dalam produksi film ini, baik di depan layar maupun belakang layar," kata Makbul.
 
"Kalo extras-nya 600 lebih, itu baru extras yang muncul di film, belum yang di belakang layar yang membantu dalam pemilihan lokasi, properti, keamanan. Mungkin 1000 seribu (orang) lebih yang terlibat," tambahnya
 
4. Berhasil memenangkan belasan penghargaan
 
Autobiography pertama kali diputar di Festival Film Venesia pada September 2022. Setelahnya, film ini pun melanglang buana ke berbagai festival mancanegara, seperti di Toronto, Busan, dan juga Stockholm.
 
Film ini pun sudah puluhan kali dinominasikan di ajang penghargaan film yang berbeda-beda. Hingga saat ini, Autobiography sudah memenangkan 18 penghargaan, di mana 13 di antaranya merupakan penghargaan internasional.
 
"Ada 18 (penghargaan yang menangkan) dari 36 nominasi sejauh ini," ucap Makbul.
 
Itu dia sejumlah fakta menarik soal film Autobiography. Jadi makin tertarik kan buat ke bioskop untuk nonton filmnya?.
 
(Nicholas Timothy Suteja)
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan