Dalam film terbarunya, Cregger mencoba menerjemahkan bahasa visual gim Resident Evil ke dalam medium layar lebar. Salah satunya dengan menempatkan kamera mengikuti sudut pandang karakter utama yang diperankan Austin Abrams.
Alih-alih mengambil karakter atau alur cerita yang sudah dikenal dari gim, Cregger memilih mempertahankan sensasi ketika seseorang sedang memainkan Resident Evil. Pendekatan tersebut membuat film ini menghadirkan karakter baru, tetapi tetap membawa atmosfer khas franchise tersebut.
“Ini adalah karakter baru, tetapi ceritanya harus terasa seperti saat bermain game,” ungkap Cregger dikutip dari AFP pada Kamis, 17 September 2026.
Film yang dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada Jumat, 18 September 2026 ini mengikuti Bryan (Austin Abrams), seorang kurir yang mendapat tugas mengantarkan paket pada larut malam ke sebuah rumah sakit. Namun, pekerjaan sederhana tersebut berubah menjadi pengalaman mengerikan yang membuatnya harus berhadapan dengan berbagai ancaman.
Untuk semakin mendekatkan pengalaman menonton dengan sensasi bermain gim, Cregger menempatkan kamera di belakang Abrams dan membuatnya bergerak mengikuti apa yang dilihat sang karakter.
Pendekatan tersebut juga diterapkan melalui sistem perkembangan senjata yang digunakan Bryan sepanjang film. Senjata yang dimiliki karakter tersebut berkembang secara bertahap, seperti mekanisme yang umum ditemukan dalam gim Resident Evil.
“Kamu mulai dengan pistol, lalu mendapatkan senapan, kemudian senapan mesin,” jelas Cregger.
“Saya rasa para pemain game akan mengenali banyak aspek dari game tersebut dalam film ini,” imbuh dia.
Lebih Menonjolkan Unsur Horor
Berbeda dengan sejumlah film Resident Evil sebelumnya yang lebih banyak mengedepankan aksi, Cregger memilih mengembalikan fokus franchise tersebut kepada elemen horor.Sutradara asal Amerika Serikat itu ingin membangun ketegangan secara perlahan dan menghadirkan rasa takut yang menjadi bagian penting dari pengalaman bermain gim Resident Evil.
“Saya ingin benar-benar menonjolkan unsur horor, serta rasa ketakutan yang perlahan-lahan muncul, yang telah ditampilkan dengan sangat baik dalam semua seri gimnya,” kata Cregger.
Sementara itu, Austin Abrams mengaku memiliki pendekatan berbeda ketika pertama kali menerima peran Bryan. Aktor berusia 30 tahun tersebut bahkan belum pernah memainkan gim Resident Evil sebelum terlibat dalam film ini.
Meski demikian, Abrams berusaha memahami karakter Bryan sebagai sosok biasa yang tiba-tiba harus menghadapi situasi di luar kemampuannya. Ia ingin karakter tersebut tidak digambarkan sebagai pahlawan yang sejak awal sudah siap menghadapi berbagai ancaman.
“Salah satu tantangannya saya ingin karakter ini tidak terlihat seperti seseorang yang seolah-olah mampu melakukan ini,” kata Abrams kepada AFP.
Abrams mengakui dirinya kini mulai terbiasa dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi Bryan. Namun, ia juga merasa tidak yakin dirinya mampu melewati seluruh cobaan yang dialami karakter tersebut jika berada dalam situasi yang sama.
Cregger menyadari pendekatannya mungkin tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi seluruh penggemar Resident Evil, terutama karena film ini menghadirkan karakter serta cerita baru. Meski begitu, ia tetap memilih mempertahankan visi kreatifnya sembari membawa elemen-elemen yang membuat pengalaman film tersebut terasa seperti bermain gim.
mnnm