Poster The King's Warden di Bioskop Indonesia (Foto: X/FeatPictures)
Poster The King's Warden di Bioskop Indonesia (Foto: X/FeatPictures)

Antara Tawa dan Air Mata, Mengintip Sinopsis 'The King's Warden'

Muhammad Syahrul Ramadhan • 07 April 2026 21:49
Ringkasnya gini..
  • The King's Warden menjadi fenomena di Korea Selatan dengan torehan 15,8 juta penonton hanya dalam lima pekan.
  • Film ini mengikuti kisah Raja Danjong (Park Ji-hoon), raja keenam yang naik takhta di usia 12 tahun.
  • Jangan lewatkan penayangannya di bioskop mulai tanggal 8 April 2026!
Jakarta: Drama sageuk selalu punya tempat spesial di hati penonton karena kemampuannya memadukan intrik politik dengan sisi kemanusiaan yang dalam. Hal inilah yang membawa The King's Warden menjadi fenomena di Korea Selatan dengan torehan 15,8 juta penonton hanya dalam lima pekan.

Sinopsis Film The King’s Warden

Berlatar tahun 1457, masa paling kelam dalam sejarah awal Dinasti Joseon, film ini mengikuti kisah Raja Danjong (Park Ji-hoon), raja keenam yang naik takhta di usia 12 tahun. Namun, masa kepemimpinannya hancur seketika setelah ia dikudeta oleh pamannya sendiri, Pangeran Agung Suyang, yang merasa lebih berhak berkuasa.
 
Dengan bantuan penasihat licik Han Myeong-hoe (Yoo Ji-tae), Danjong dibuang ke Cheongnyeongpo, sebuah wilayah di Provinsi Gangwon yang dikelilingi tebing terjal dan sungai deras yaitu sebuah penjara atau tempat pengasingan yang mematikan. Di sana, ia melepas gelar rajanya dan menggunakan nama aslinya, Yi Hong-wi, hanya ditemani abdi setianya, Mae-hwa (Jeon Mi-do).
 
Di pengasingan, Hong-wi bertemu dengan Eom Heung-do (Yoo Hae-jin), kepala desa yang awalnya hanya ingin memanfaatkan status Hong-wi demi keuntungan materi desa mereka yang miskin. Hong-wi tiba dalam kondisi mental yang hancur, bahkan sempat mencoba mengakhiri hidupnya di tebing curam.

Namun, momen kritis tersebut justru menjadi titik balik. Heung-do menyelamatkan Hong-wi bukan karena politik, melainkan naluri seorang ayah. Ia mulai melihat Hong-wi bukan sebagai mantan raja, melainkan sebagai anak lelaki kesepian yang butuh perlindungan. Sutradara Jang Hang-jun secara berani menyisipkan unsur komedi dan kehangatan di tengah latar sejarah yang kelam. Penonton akan melihat bagaimana Hong-wi mulai menjalin ikatan dengan warga desa, bahkan membantu putra Heung-do, Eom Tae-san (Kim Min), mempersiapkan ujian negara.
 
Melalui interaksi sederhana dengan rakyat jelata, sang raja muda menemukan kedamaian dan makna penyembuhan hati yang tidak pernah ia dapatkan di balik tembok istana yang dingin.
 
Sayangnya, kedamaian itu terusik saat Han Myeong-hoe mencium adanya plot pemberontakan untuk mengembalikan Hong-wi ke takhta. Pasukan istana pun memburu Hong-wi hingga ke desa terpencil tersebut, menyiksa warga, dan menangkap Tae-san.
 
Di sinilah Hong-wi dihadapkan pada pilihan mustahil, yaitu tetap bersembunyi dalam ketenangan, atau bangkit melawan demi melindungi orang-orang yang telah memberinya "rumah" baru, meskipun taruhannya adalah nyawanya sendiri.
 
The King's Warden menjanjikan kombinasi apik antara ketegangan thriller politik khas Jang Hang-jun dengan drama healing yang menguras air mata. Jangan lewatkan penayangannya di bioskop mulai tanggal 8 April 2026!
 
(Fany Wirda Putri)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA