Jonatan Christie Pernah Main Film Badminton saat Remaja
Jonatan Christie (FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah)
Jakarta: Jonatan Christie berhasil meraih medali emas dari cabang bulutangkis Asian Games 2018. Sebelum mendapat sorotan di lapangan badminton sebagai atlet muda berbakat, pemuda yang kerap disapa Jojo atau Jo ini juga pernah tampil di panggung layar lebar ketika masih berusia 11 tahun. Jojo menjadi pemeran pendukung dalam film King garapan produser dan sutradara Ari Sihasale.

King, yang naskahnya ditulis oleh Ari bersama Dirmawan Hatta, Nia Zulkarnaen, dan Andhy Pulung, berkisah tentang perjuangan dan perjalanan Guntur (Rangga Raditya) dalam meraih cita-cita menjadi juara bulutangkis. Dia dan ayahnya (Mamiek Prakoso) sama-sama mengidolakan Liem Swie King. Ayahnya adalah komentator pertandingan badminton antar kampung di Banyuwangi, sekaligus pengumpul bulu angsa untuk membuat shuttlecock. Sang ayah menularkan kecintaan badminton kepada Guntur.

Mendengar cerita demi cerita dari ayahnya, Guntur bertekad menjadi juara dunia dengan segala keterbatasan dan kendala. Raden (Lucky Martin), sahabat setianya selalu berusaha membantu, kendati bantuan tersebut sering menyusahkan Guntur.


Lalu di mana Jojo?

Jojo memerankan tokoh bernama Arya, murid sebuah klub badminton tempat Guntur bergabung. Bisa dibilang, Arya adalah rival Guntur di klub tersebut. Dalam satu dua adegan, ada pula Kevin Sanjaya,  yang muncul sebagai salah satu atlet badminton anak-anak.

"Hanya 20 anak yang terpilih. Sayang, temanku Arya tidak dipilih," kata Guntur ketika dia menerima beasiswa badminton bersama 19 anak lain.


Jonatan Christie di film King (Foto: Youtube)

King menjadi satu-satunya film yang melibatkan Jojo sebagai pemain. Dalam wawancara dengan Badzine pada Maret 2014, Jojo mengaku mendapat tawaran peran untuk beberapa film setelah King, tetapi menolak karena lebih memilih badminton.

"Semangatku adalah menjadi pemain badminton. Aku punya target personal di badminton. Aku tidak bisa melihat diriku menjadi bintang film di masa depan. Aku melihat diriku sebagai pemain badminton sukses di masa depan," ungkapnya.

"Sebenarnya aku menerima tawaran untuk bermain peran di sebuah film beberapa kali. Salah satunya tahun lalu. Rumah produksi ini menawari audisi, tetapi aku tolak karena itu bukan passion-ku," imbuh Jojo.

Jojo mulai bermain badminton sejak kelas 1 SD. Kendati lebih menyukai renang, dia bergabung ke klub ekstrakurikuler badminton atas arahan ayahnya. Sejak itu, dia menyelami dunia badminton dan mengidolakan Taufik Hidayat serta Lin Dan.

 



(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id