Syukuran film Suzzanna Ratu Ilmu Hitam (Foto: Instagram @sunilgsamtani)
Syukuran film Suzzanna Ratu Ilmu Hitam (Foto: Instagram @sunilgsamtani)

Film Suzzanna "Ratu Ilmu Hitam" Digarap Ulang

Hiburan film indonesia
Purba Wirastama • 26 Maret 2019 11:47
Jakarta: Setelah Pengabdi Setan, Rapi Film mengambil satu lagi film horor klasik mereka era 1980-an untuk dibuat ulang. Ratu Ilmu Hitam, yang dibintangi oleh Suzanna dan meraih lima nomine Piala Citra, akan segera punya versi remake yang digarap oleh sutradara Kimo Stamboel.
 
Naskahnya ditulis ulang oleh Joko Anwar, yang sebelumnya telah sukses dengan proyek remake Pengabdi Setan sebagai penulis dan sutradara. Bagi Kimo, ini menjadi film panjang horor garapannya setelah film horor adaptasi gim video DreadOut. Gope Samtani menjadi produser.
 
Belasan pemain telah diumumkan. Mereka adalah Ario Bayu, Hannah Al Rashid, Imelda Therinne, Miller Khan, Tanta Ginting, Salvita DeCorte, Zara JKT48, Ade Firman Hakim, Ruth Marini, Yayu Unru, Putri Ayudya, Shenina Cinnamon, Giulio Parengkuan, Gisellma, Sheila Dara, Muzakki, serta Ari Irham.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Belum ada jadwal rilis resmi. Namun film diharapkan bisa dirilis pada 2019.
 
Ratu Ilmu Hitam versi 1981 digarap oleh sutradara Lilik Sudjio, yang tahun itu juga mengerjakan film adaptasi komik Gundala Putra Petir. Naskahnya ditulis oleh Imam Tantowi dan ceritanya dikembangkan bersama Subagio Samtani.
 
Film ini termasuk film horor awal Suzanna, yang sekaligus mengawali dekade film-film horor mistiknya seperti Nyi Blorong, Telaga Angker, Bangunnya Nyi Roro Kidul, Malam Satu Suro, serta Ratu Biaya Putih. Sebelumnya, Suzanna telah bermain dalam Beranak dalam Kubur (1971) yang diadaptasi dari komik Tangis dalam Kabut.
 
Kisahnya berpusat pada Murni (Suzanna), Kohar (Alan Nuari) mantan pacarnya, Permana (Teddy Purba) kakaknya, dan dukun teluh Gendon (WD Mochtar).
 
Setelah acara pernikahannya dengan Baedah (Siska Widowati) kacau, Kohar mendapat informasi dari dukun bahwa sumber guna-guna pembuat kekacauan berasal dari barat. Curiga pelakunya adalah Murni, Kohar dan para penduduk membuang Murni ke jurang dan membakar rumahnya.
 
Murni diselamatkan dukun teluh Gendon, yang ternyata menjadi biang onar kekacauan karena dendam tidak terpilih sebagai kepala desa. Gendon membujuk Murni untuk membalas dendam dan mengajarkan semua ilmu hitam. Sementara itu, datanglah Permana, kakak Murni yang sudah lama hilang.
 
Dalam Festival Film Indonesia 1982, film ini masuk menjadi nomine lima kategori, meliputi pemeran utama wanita terbaik, pemeran pembantu pria terbaik, editing terbaik, fotografi terbaik, serta artistik terbaik.

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif