D4vd (Foto: Spotify)
D4vd (Foto: Spotify)

Musisi D4vd Ditangkap Imbas Kasus Pembunuhan Remaja

Elang Riki Yanuar • 18 April 2026 23:27
Ringkasnya gini..
  • LAPD menangkap musisi D4vd pada 16 April 2026 terkait dugaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez (15) yang jasadnya ditemukan di bagasi mobil Tesla miliknya.
  • Pengacara D4vd menegaskan kliennya tidak bersalah. Polisi menahan tanpa jaminan dan kasus akan diajukan ke jaksa wilayah pada 20 April 2026.
  • Kasus ini mengguncang karier D4vd yang viral lewat Romantic Homicide. Sejumlah jadwal tur AS, Eropa, hingga acara di Grammy Museum LA dibatalkan.
Jakarta: Tujuh bulan setelah penemuan jasad di bagasi mobil milik D4vd, Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) resmi menangkap musisi tersebut pada Kamis, 16 April 2026 waktu setempat. Ia diamankan usai diduga membunuh Celeste Rivas Hernandez, seorang perempuan berusia 15 tahun, pada bulan September 2025. 
 
Proses penangkapan penyanyi dengan nama asli David Anthony Burke dikonfirmasi lewat cuitan singkat pihak kepolisian pada platform X, Jumat (17/4). Foto-foto yang menyertai unggahan ini menunjukkan sejumlah petugas keamanan LAPD berdiri di sekitar rumah tersangka. 
 
“Divisi Pembunuhan dan Perampokan LAPD, dengan bantuan @LAPD_GND, telah menangkap David Burke atas kasus pembunuhan Celeste Rivas,” tulisnya lewat akun @LAPDHQ, dikutip pada Sabtu (18/4). 

Laporan dari BBC mengungkap bahwa LAPD tengah menahan pemuda berusia 21 tahun itu tanpa jaminan dan kasusnya akan diajukan ke kantor jaksa wilayah pada hari Senin (20/4) mendatang. Belum ada konfirmasi apakah Burke akan hadir di pengadilan pekan depan.
 
Burke menyerahkan diri di Hollywood, Los Angeles, California dan dimasukkan ke penjara sekitar lima jam setelah penangkapannya pada pukul 17.00 waktu setempat. 
 
Meski polisi menangkap Burke karena adanya kecurigaan, pengacaranya bersikukuh bahwa sang klien tidak bersalah. Mereka menegaskan kalau belum ada tuntutan dan laporan pidana yang diajukan dewan juri.
 
Penyanyi tersebut harus didakwa atau dibebaskan paling lambat pukul 17.00 waktu setempat pada hari Senin, sesuai dengan aturan penahanan 48 jam yang tidak termasuk akhir pekan dan hari libur pengadilan.
 
Kasus ini diketahui berawal dari penemuan mengerikan terkait properti D4vd. Ia diketahui tinggal di sebuah rumah sewa kawasan Hollywood Hills. Polisi pun menggeledah properti tersebut untuk mencari bukti darah.
 
Sementara itu, mobil Tesla milik D4vd ditemukan ditinggalkan di parkiran terdekat. Mobil tersebut ditarik ke tempat penyimpanan, dan di sanalah jasad Celeste Rivas ditemukan di bagasi depan mobil.
 
Jasad Celeste ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam kantong plastik pada awal September lalu. Sumber investigasi menyebutkan bahwa jasad tersebut tampak dimutilasi.
 
Tak hanya itu, cara Celeste dimutilasi sangat mengindikasikan bahwa pelaku mendapatkan bantuan dari orang lain dalam aksinya. Celeste Rivas sendiri diketahui tidak pernah terlihat lagi dalam foto atau video sejak September 2024.
 
Penyelidikan polisi juga mengungkap adanya aktivitas mencurigakan yang melibatkan D4vd. Sekitar bulan Maret hingga Mei 2025, D4vd diduga melakukan perjalanan pada tengah malam ke area terpencil di Santa Barbara County dan berada di sana selama beberapa jam.
   

Profil Singkat D4vd

D4vd, dilafalkan sebagai “David,” menjadi viral di TikTok pada tahun 2022 berkat lagu hitnya “Romantic Homicide,” yang mencapai posisi ke-4 di tangga lagu Billboard Hot Rock & Alternative Songs. Setelah menandatangani kontrak dengan Darkroom dan Interscope Records, D4vd merilis EP debutnya Petals to Thorns dan album lanjutan The Lost Petals pada tahun 2023.
 
Saat jenazah Rivas Hernandez ditemukan, D4vd sedang dalam tur untuk mempromosikan album penuh pertamanya, Withered. Lagu tema resmi pertama Fortnite, “Locked & Loaded”, yang ia kolaborasikan dengan Epic Games pun baru saja dirilis. 
 
Dua pertunjukan terakhir tur di Amerika Utara, San Francisco dan Los Angeles, bersama dengan pertunjukan yang dijadwalkan di Grammy Museum LA dibatalkan. Begitu pula tur Eropa yang seharusnya dimulai di Norwegia.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA