Benedict Cumberbatch memerankan Doctor Strange (Foto: Ist)
Benedict Cumberbatch memerankan Doctor Strange (Foto: Ist)

Benedict Cumberbatch Bela Aksi Doctor Strange di Spider-Man: No Way Home

Hiburan benedict cumberbatch marvel cinematic universe Doctor Strange
Medcom • 04 Mei 2022 16:33
Jakarta: Aktor asal Inggris yang membintangi film Marvel Cinematic Universe (MCU) Doctor Strange in the Multiverse of Madness, Benedict Cumberbatch memberikan pembelaan atas perbuatan karakternya di film Spider-Man: No Way Home.
 
Kepada The Hollywood Reporter, Cumberbatch yang memerankan karakter Stephen Strange membenarkan aksinya membantu Peter Parker alias Spider-Man dengan membuat sebuah mantra yang menyebabkan orang-orang melupakan identitas asli Spider-Man. Cumberbatch sebut jika Strange berniat baik membantu seorang pemuda yang telah kehilangan sosok mentornya.
 
"Dia (Strange) adalah seorang manusia, dan aku pikir itu adalah kesalahan manusiawi. Dia melihat Peter sebagai sesama prajurit dan lalu sebagai remaja yang sedang melalui pengalaman formatif, yaitu tidak bisa menjadi dirinya sendiri karena identitasnya terbuka, dan karena telah kehilangan mentor, (Strange) memutuskan untuk turun tangan dengan niat yang cukup baik." kata aktor berumur 45 tahun tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun Strange memiliki niatan baik, mantra yang dia buat gagal saat Peter Parker mengganggunya. Terkait hal tersebut Cumberbatch tidak bisa membela kelakuan karakter yang diperankan Tom Holland itu.
 
"Semua orang lupa kalau Peter menyela mantranya berkali-kali, dan itulah yang menyebabkannya korup. Itulah yang membiarkannya masuk. Peter, melalui keahlian yang dimiliki kekuatannya, mempengaruhi mantra dengan perkataannya. Itu bukan salah Strange. Dia benar ingin membantu Peter. Pahlawan super macam apa jika dia tidak ingin membantu pahlawan lainnya?" ujarnya.
 
Diketahui, film Doctor Strange 2 membahas tema multiverse, di mana nantinya Doctor Strange akan bertemu dirinya sendiri dari semesta lain. Cumberbatch ungkap proses memerankan karakter yang sama, tetapi beda versi adalah pengalaman yang tidak jauh berbeda dari biasanya.
 
"Aku pikir itu sama saja, tapi agak beda. Kau harus mendapatkan korelasi sehingga kau tahu bahwa kau sedang melihat sebuah iterasi yang pada dasarnya melalui pilihan atau keadaan dan lingkungan menghasilkan jalur yang berbeda." ucapnya.
 
(Yahya Nadim Oday)
 
(ASA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif