Gareth Evans (Foto: Arthur Mola/Invision/AP)
Gareth Evans (Foto: Arthur Mola/Invision/AP)

Sutradara The Raid Kisahkan Awal Mula Petualangannya di Indonesia

Hiburan film indonesia
Dhaifurrakhman Abas • 20 Mei 2020 18:19
Jakarta: Sutradara asal Wales, Gareth Evans, mengenang pengalamannya membuat film pertama di Indonesia. Film dokumenter berjudul Mystic Arts of Indonesia: Pencak Silat mengisahkan filosofi Pencak Silat.
 
"Film pertamaku di Indonesia bermula dari ide domumenter tentang elemen dan budaya Indonesia. Kemudian aku memilih Pecak Silat," kata Gareth dalam diskusi virtual Cabin Fever yang digelar di Instagram @milesfilms, tempo hari.
 
Gareth tertarik membuat film dokumenter itu karena jatuh hati mengenai ragam budaya nusantara. Hal ini juga dipilih agar dia bisa sekalian berlibur di Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Aku rasa ini ide pertamaku yang bisa dilakukan sambil berlibur. Sekitar 6 bulan riset dan 6 minggu perjalanan ke Sumatera Barat dan Jakarta hingga ketemu Iko Uwais dan lainnya," paparnya.
 
Gareth mengatakan, pertemuannya dengan Iko yang merupakan aktor laga Tanah Air itu bermula sekitar tahun 2007. Dari sana, merekq mukai berkolaborasi menciptkaan beberapa film laga seperti Merantau, The Raid dan The Raid 2.
 
"Berawal dari Indonesia, membuatku bisa seperti saat ini. Saya sangat berterimakasih dengan para tim Indonesia yang sangat ramah dan baik," ujar dia.
 
Sayangnya, Gareth mengaku belum ada rencana untum melanjutkan produksi film The Raid 3. Kesibukannya dan para pemain menjadi penyebabnya.
 
"Menurutku ide untuk The Raid 3 tak terjadi sampai akhirnya kami benar-benar sibuk dan tak melanjutkannya," papar dia.
 
The Raid 3 nyaris diproduksi 3 tahun silam. Alur ceritanya tak lagi mengangkat sosok Iko Uwais yang menjadi bintang pada dua film The Raid.
 
"Kami sangat suka dengan ide bagaimana jika The Raid 3 akan dibuat karena itu akan sangat berbeda tentunya. Tapi itu seharusnya bisa terjadi 3 tahun lalu," papar dia.
 
Gareth pun mengaku senang ketika mengetahui masih banyak orang-orang yang berharap dengan kelanjutan film The Raid meskipun dia sudah berkali-kali menyangkal kelanjutannya. Dia haru film tersebut mendapat apresiasi publik.
 
"Saya sangat senang film ini bisa diapresiasi. Karena mulanya, kami tidak pernah menyangka orang-orang akan menyukai dan menikmati dua film The Raid," tandasnya.

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif