Film Kartini (Foto: screenplay)
Film Kartini (Foto: screenplay)

Tiga Film Rekomendasi tentang Perjuangan Kartini

Hiburan Hari Kartini film kartini rekomendasi film trivia film
Medcom • 21 April 2022 12:17
Jakarta: Tanggal 21 April menjadi sebuah tanggal yang signifikan bagi kaum perempuan di Tanah Air. Diketahui, tanggal tersebut merupakan tanggal kelahiran tokoh pelopor gerakan pemberdayaan wanita di Indonesia, R.A Kartini. Hari Peringatan ini ditetapkan oleh Presiden Indonesia Ir. Soekarno melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964.
 
Sosok Kartini memiliki peranan penting bagi kaum wanita di Indonesia, perjuangannya atas penindasan terhadap wanita di Tanah Air kala itu patut dihormati. Perjuangan Kartini yang inspiratif menjadi sumber ide bagi para sineas untuk menggarap film-film tentang dirinya.
 
Berikut 3 film Indonesia yang menceritakan tentang Kartini:

1. R.A Kartini (1982)

Film yang disutradarai oleh Sjumandjaja ini mengadaptasi buku Biografi Kartini karya penulis Sitisoemandari Soeroto. Dibintangi oleh Yeny Rachman, Bambang Hermanto, Adi Kurdi dan Nani Widjaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Film berdurasi hampir 3 jam menceritakan penuh kehidupan Kartini dari masa muda hingga dewasa. Film ini menjadi film pertama yang mengangkat sosok Kartini ke layar sinema Indonesia.
Tiga Film Rekomendasi tentang Perjuangan Kartini

2. Surat Cinta untuk Kartini (2016)

Surat Cinta untuk Kartini digarap oleh sutradara Azhar Kinoi Lubis serta dibintangi oleh Chicco Jerikho dan Rania Putrisari. Film ini menjadi film dengan latar belakang sejarah, namun memadukan unsur fiksi.
 
Menceritakan kisah seorang tukang pos bernama Sawardi yang kagum dan jatuh cinta dengan sosok Kartini, namun dirinya harus menghadapi stigma negatif orang-orang terhadap Kartini yang dianggap melanggar adat dengan mendobrak tradisi.
 

3. Kartini (2017)


Karya sutradara Hanung Bramantyo, dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Christine Hakim, Deddy Sutomo dan Reza Rahadian. Film ini berlatar waktu di tahun 1900-an, memperlihatkan suasana Tanah Air yang kala itu masih dalam jajahan Belanda.
 
Pada era itu, wanita tidak diperbolehkan untuk mengenyam pendidikan dan justru hanya diwajibkan menjadi istri yang baik. Film ini menceritakan perjuangan Kartini, yang memiliki pandangan berbeda dengan masyarakat pada masa itu yang masih meremehkan derajat wanita.
 

 
(Yahya Nadim Oday)
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif