Rekomendasi Film Thriller Spanyol Orisinal Netflix
1. Mirage (2019)
Sensasi fenomena alam menjadi awal mula misteri yang memutarbalikkan kenyataan hidup seorang ibu bernama Vera Roy. Pengaruh badai listrik misteriah yang terjadi secara paralel setelah rentang waktu dua dekade memungkinkan Vera berkomunikasi dengan seorang anak laki-laki dari masa lalu melalui layar televisi tua.
Tindakan pahlawan Vera dalam menyelamatkan nyawa anak tersebut justru memicu efek kupu-kupu yang menghapus keberadaan putri kandungnya sendiri di masa kini. Ia harus berpacu dengan waktu dalam situasi penuh kebingungan untuk memecahkan teka-teki perjalanan waktu demi mengembalikan kehidupan nyatanya.
Sinematografi arahan sutradara Oriol Paulo ini diperkuat oleh akting Adriana Ugarte, Chino Darín, dan Álvaro Morte. Film berdurasi panjang yang tayang secara resmi di Netflix sejak Maret 2019 ini menyajikan narasi perjalanan waktu yang sangat emosional.
(Sumber: YouTube @qualitylover)
2. The Platform (2020)
Kritik sosial tajam dikemas secara ekstrem melalui sebuah penjara vertikal distopia yang dikenal sebagai Pusat Otomanajemen. Narasi memilukan ini berfokus pada sosok Goreng yang secara sukarela masuk ke fasilitas penjara berlantai ratusan demi mendapatkan ijazah.Setiap hari sebuah meja penuh makanan mewah diturunkan dari lantai teratas ke bawah, membuat para tahanan di tingkat bawah kelaparan dan saling membunuh. Goreng bersama rekan satu selnya berusaha mencari cara agar pembagian makanan bisa adil ke seluruh lantai.
Disutradarai oleh Galder Gaztelu-Urrutia, film ini dibintangi oleh Iván Massagué, Zorion Eguileor, dan Antonia San Juan. Karya sinematik fiksi ilmiah mencekam ini tayang perdana di platform Netflix pada Maret 2020.
(Sumber: YouTube @Netflix)
3. The Occupant (2020)
Intrik obsesi psikologis yang gelap tersaji lewat karakter bernama Javier Muñoz, seorang mantan eksekutif periklanan yang kehilangan pekerjaan. Akibat tekanan finansial, Javier beserta keluarganya terpaksa meninggalkan apartemen mewah tempat tinggal mereka sebelumnya.Rasa ketidakrelaan membuat Javier memanfaatkan kunci cadangan untuk menyusup ke apartemen lamanya yang kini dihuni keluarga baru. Ia mulai mengintai kehidupan penghuni baru tersebut dan secara licik menyusun rencana manipulatif untuk mengambil alih posisi pemilik rumah.
Film psikologis bernuansa kejahatan ini disutradarai oleh Àlex Pastor dan David Pastor dengan pemeran utama Javier Gutiérrez serta Mario Casas. Tayangan pemicu ketegangan moral ini dirilis secara global di Netflix pada Maret 2020.
(Sumber: YouTube @DECAL Releasing)
4. The Paramedic (2020)
Kisah obsesi berbahaya kembali membayangi kehidupan seorang petugas ambulans bernama Ángel yang mengalami kecelakaan fatal saat bertugas. Tragedi tersebut menyebabkan kelumpuhan pada bagian bawah tubuhnya sehingga memicu trauma psikologis berat.Ketidakmampuan menerima kenyataan membuat rasa cemburu dan kecurigaan Ángel terhadap kekasihnya, Vane, berkembang menjadi obsesi paranoid yang beracun. Ia menggunakan berbagai alat medis dan teknologi untuk mengontrol serta mengurung Vane di dalam rumah.
Sutradara Carles Torras mengarahkan film psikologis ini dengan deretan aktor seperti Mario Casas dan Déborah François. Film penuh tensi kecemasan domisiliar ini resmi diluncurkan di Netflix pada September 2020.
(Sumber: YouTube @Netflix Espana)
5. Below Zero (2021)
Ancaman bertubi-tubi dalam kondisi cuaca ekstrem menjadi latar utama narasi perjalanan mobil pengangkut tahanan yang dikemudikan polisi bernama Martín. Di tengah malam yang membeku dan jalanan terpencil, kendaraan lapis baja tersebut dihadang oleh penyerang misterius yang berniat membunuh salah satu tahanan.Martín yang terjebak di dalam kabin kemudi harus bertahan hidup dari serangan luar sekaligus mengendalikan para narapidana berbahaya yang berusaha kabur dari dalam. Pertarungan mempertahankan nyawa ini berlangsung sangat brutal di bawah kepungan suhu dingin yang mematikan.
Lluís Quílez bertindak sebagai sutradara dengan jajaran pemain ternama seperti Javier Gutiérrez, Karra Elejalde, dan Luis Callejo. Film aksi mencekam ini dapat disaksikan di platform Netflix sejak Januari 2021.
(Sumber: YouTube @Netflix)
God's Crooked Lines (2022)
Penyelidikan misteri yang penuh manipulasi pikiran berpusat pada sosok Alice Gould, seorang detektif swasta cerdas yang berpura-pura mengalami gangguan jiwa. Penyamaran ini dilakukan agar ia bisa masuk ke dalam rumah sakit jiwa tertutup demi menyelidiki kematian mencurigakan salah satu pasien.Namun, kondisi internal fasilitas medis yang penuh rahasia membuat batas antara kenyataan, investigasi, dan penyakit mental Alice sendiri menjadi sangat kabur. Penonton dibuat terus bertanya-tanya mengenai kebenaran identitas serta kesehatan mental sang detektif hingga akhir cerita.
Karya arahan Oriol Paulo ini menampilkan akting memukau dari Bárbara Lennie dan Eduard Fernández. Film dengan teka-teki berlapis ini resmi ditayangkan di Netflix pada Desember 2022.
(Sumber: YouTube @Phoenix Media Distribution)
Bird Box Barcelona (2023)
Ancaman global berupa entitas tak kasatmata yang memaksa manusia melakukan bunuh diri kini melanda wilayah metropolitan Spanyol. Cerita berfokus pada perjuangan Sebastián dan putri kecilnya yang berusaha menavigasi jalanan kota Barcelona yang hancur dan sepi.Di tengah kekacauan, mereka membentuk aliansi rapuh dengan survivor lain sembari terus menggunakan penutup mata agar selamat. Namun, ancaman yang hadir bukan hanya berasal dari makhluk misterius tersebut, melainkan juga dari sekte manusia yang memaksa orang lain untuk melihat.
Alex Pastor dan David Pastor kembali berkolaborasi sebagai sutradara dengan menggaet aktor Mario Casas, Georgina Campbell, serta Mario Casas. Film orisinal bergenre pasca-apokaliptik ini ditayangkan secara serentak di Netflix pada Juli 2023.
(Sumber: YouTube @Netflix)
Deretan film thriller Spanyol ini menjadi bukti nyata kepiawaian para sineas dalam mengemas cerita penuh kejutan yang tidak boleh Anda lewatkan. Segera luangkan waktu untuk menyaksikan ketegangan intens serta plot twist memukau yang ditawarkan oleh seluruh judul orisinal Netflix di atas.
(Dinda Intan Ramadhani)