Namun, tren ini menuai kecaman oleh warga Tiongkok yang menganggap penggemar K-pop memiliki kekurangan pengetahuan tentang budaya. Alih-alih keren, sebenarnya tato huruf Tiongkok di wajah seseorang memiliki makna penting.
Warga Tiongkok menjelaskan kata-kata dan karakter di wajah itu memiliki makna negatif karena mirip dengan kebiasaan Tiongkok kuno. Pasalnya, kata-kata yang ditato atau digambar ada pada wajah para penjahat.
Dalam banyak kasus, penggemar K-pop hanya mengambil kata-kata berbahasa Mandarin secara acak dan "menempelkannya" di wajah idol mereka.
| baca juga: Tembus 4 Juta Penonton, Film Exhuma Puncaki Box Office Korea |
Kemungkinan mereka tidak mengerti bahasa Mandarin sehingga membuat gambar yang diedit terlihat konyol dan tidak berarti. Warga Tiongkok ramai meninggalkan komentar kecaman mereka terhadap tren ini.
"Mereka mencuri ide tersebut tanpa mengetahui apa artinya," tulis seorang netizen.
"Mereka bahkan tidak memahami latar belakang sejarah dari kebiasaan itu, tetapi tetap menjadikannya sebuah tren. Kalian perlu belajar lebih banyak tentang budaya Tiongkok," sahut netizen lainnya.
"Hanya penjahat yang memiliki kata-kata yang tergambar di wajah mereka," imbuh lainnya.
Film Exhuma menceritakan tentang dua dukun muda yang berupaya untuk menyelamatkan seorang bayi baru lahir yang dikelilingi sejumlah kejadian mistis dengan menggabungkan unsur-unsur supranatural, ritual shamanistic, serta tradisi, dan latar belakang sejarah Korea. Film ini dibintangi oleh dua aktor ternama Korea Selatan, yakni Kim Go-eun dan Lee Do-hyun.
Di sisi lain, Exhuma merupakan film misteri okultisme tentang peristiwa aneh yang melibatkan ahli feng shui (Choi Min Sik), petugas pemakaman (Yoo Hae Jin), serta dua dukun (Go Eun dan Do Hyun). Mereka merelokasi kuburan misterius dengan imbalan sejumlah besar uang.
Sementara itu, Exhuma langsung mencetak prestasi sebagai pembukaan box office Korea terbesar di tahun 2024 sejauh ini. Pada 4 Maret lalu, Exhuma secara resmi telah menjangkau total 6.033.190 penonton bioskop.
(Theresia Vania Somawidjaja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News