Hak Film Adaptasi Karya Stephen King Dijual Seharga Rp15 Ribu
Stephen King (Foto: Alex Gotfryd/CORBIS/Getty Images)
Wales: Stephen King bisa saja punya novel bernilai tinggi seperti It yang kemudian menjadi film layar lebar dengan pendapatan kotor USD700,38 juta atau sekitar Rp10,64 triliun. Namun kepada pelajar film muda yang baru meniti anak tangga, Stephen punya kemurahan hati. 

Khusus kepada pelajar film, Stephen menjual hak adaptasi karya-karyanya seharga sekeping dollar AS saja atau sekitar Rp15 ribu dengan sejumlah batasan. Salah satu yang mendapatkan hak cipta nyaris gratis ini adalah pelajar film di Wales. 

Menurut laporan Boston Globe pada 24 Oktober 2018, Stephen memberi hak untuk membuat film adaptasi cerpen Stationary Bike kepada grup pelajar film di Blaenau Gwent Film Academy seharga USD 1. Mereka mengajukan permintaan kepada pihak Stephen dan segera mendapatkan jawaban.


"Stephen King sangat mendukung lembaga pendidikan. Kami mendapat balasan dari kantornya dalam waktu kurang dari 24 jam. Ini bagus untuk pelajar kami yang adalah penggemar karya-karya tulisannya dan kabar bagus bagi akademi," kata salah satu pengajar kepada Boston Globe. 

Alfie Evans, salah satu pelajar yang memimpin proyek itu mengaku sangat terkejut sekaligus senang ketika membaca surat balasan dari perwakilan Stephen. Di sana, sudah terlampir surat kontrak dengan tanda tangan digital Stephen. Alfie mengaku penggemar berat karya Stephen. 

Stationary Bike hanya satu dari sekian cerpen Stephen yang hak ciptanya dijual seharga USD1. Ini adalah bagian dari program Dollar Baby atau Dollar Deal yang telah terjadi sejak 1970-an, tetapi baru dibicarakan kepada publik pada 1990-an. 

Dalam kontrak tersebut, pelajar atau produser teater boleh membuat karya adaptasi non-komersial atas cerpen tertentu Stephen. Film ini tidak boleh dirilis komersial dan dibagikan di internet. Hak atas film tetap dipegang oleh Stephen.

Beberapa sineas membuka jalannya lewat Dollar Baby. Salah satunya adalah Frank Darabont, yang membuat film pendek The Woman in the Room ketika berusia 20. Setelah itu dan hingga kini, Frank telah menyutradarai tiga film panjang adaptasi novel Stephen, yaitu Shawsank Redemption, The Green Mile, dan The Mist.

 



(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id