Ilustrasi (Foto: Kinepolis.lu)
Ilustrasi (Foto: Kinepolis.lu)

Delapan Film India Kontroversial

Cecylia Rura • 30 Januari 2018 11:22

Jakarta: India melalui industri Bollywood memiliki koleksi film yang tak kalah menarik untuk ditonton. Beberapa daftar judul bahkan dapat bersaing dengan judul film lain di kancah internasional, seperti My Name Is Khan (2010) dan We Are Family (2010).
 
Selain karya para sineas Negara Anak Benua, beberapa lakon berdarah India ikut melambung namanya dan masuk dalam jajaran selebriti yang diperhitungkan. Sebut saja, Ben Kingsley, Aishwarya Rai Bachchan, Padma Lakshmi, Priyanka Chopra, dan Shah Rukh Khan.
 
Namun, di samping kesuksesan mereka ada pula beberapa karya sineas yang dikecam dan menuai krontroversi. Berikut hasil rangkuman Medcom.id terkait film-film Bollywood yang menuai kontroversi.

1. Aandhi (1975)

Delapan Film India Kontroversial
 
Film Aandhi menuai kontroversi. Poster dalam film menampilkan politisi wanita, yang seolah menceritakan kehidupan Perdana Menteri India, Indira Gandhi. Aandhi kemudian dilarang tayang seketika. Namun, film itu kemudian dirilis di stasiun televisi pemerintah dan populer seketika.
 
Aandhi dirilis pada 14 Februari 1975. Film ini diarahkan sutradara Gulzar, diproduseri oleh Gulzar sendiri dibantu J. Om Prakash. Pengerjaan naskah diserahkan pada Kamleshwar. Film yang diproduksi oleh Mehboob Studio dan Natraj Studio ini dikemas dalam 133 menit.
 
Sanjeev Kumar dan Suchitra Sen didapuk menjadi tokoh utama dalam cerita.
 
Kendati menuai kontroversi, film Aandhi beserta dua tokoh utama berhasil masuk dalam nominasi Filmfare Awards ke-23. Sanjeev Kumar berhasil memenangkan trofi kategori Best Actor dan film Aandhi sendiri memenangkan kategori Best Movie.
 

2. Bandit Queen (1994)
 
Delapan Film India Kontroversial

 

Bandit Queen merupakan film biografi yang diambil dari kisah nyata. Sebelum divisualkan dalam sebuah film, cerita ini dikisahkan dalam sebuah novel berjudul India's Bandit Queen: The True Story of Phoolan Devi yang ditulis Mala Sen.
 
Bandit Queen disebut sebagai salah satu film terbaik yang pernah menghiasi layar bioskop India. Meski menuai pujian di beberapa festival film, Bandit Queen dikritik oleh Dewan Sensor India lantaran penggunaan bahasa yang kasar dan menampilkan konten seksual berlebihan. Kontroversi film ini semakin mengerucut ketika Phoolan Devi, tokoh nyata sebagai basis cerita mengajukan keberatan.
 
Film ini dirilis pada 26 Januari 1994 di bawah arahan sutradara Shekhar Kapur, diproduseri Bobby Bedi di bawah rumah produksi Kaleidoscope Entertainment dan Channel4. Pengerjaan naskah diserahkan pada Mala Sen, dan untuk dialog pada Ranjit Kapoor.
 
Film ini dikemas dalam durasi 119 menit.
 
Seema Biswas dan Nirmal Pandey didapuk sebagai tokoh utama dalam film ini.
 
Bandit Queen tercatat sebagai film India yang masuk dalam daftar Best Foreign Language Film di Academy Awards ke-67. Sayangnya, film tersebut tidak disetujui masuk dalam daftar nominee.
 

3. Fire (1996)
 
Delapan Film India Kontroversial

Fire menjadi bagian dari kisah trilogi sutradara Deepta Mehta yang terkenal. Film ini mengglorifikasi hubungan sesama jenis. Praktis, Fire menggemparkan India di hari pertama perilisan film dan dikembalkan pada pihak sensor. Kendati sudah dibersihkan, Fire tetap menjadi film paling kontroversial di India.
 
Fire dirilis di bioskop India pada 5 November 1998. Alur cerita diarahkan sutradara Deepa Mehta dan diproduseri oleh Deepa sendiri dibantu Bobby Bedi. Pengerjaan naskah juga dikerjakan Deepa Mehta. Film berdurasi 108 menit ini diproduksi Kaleidoscope Entertainment bersama Trial by Fire Films.
 
Dua tokoh utama yang memerankan Fire adalah Nandita Das dan Shabana Azmi.
 
 

4. Black Friday (2004)


Delapan Film India Kontroversial

Black Friday mengusung genre drama-kriminal garis keras. Film ini menceritakan salah satu persitiwa paling mengerikan dalam sejarah Mumbai, tentang kerusuhan dan peristiwa bom di tahun 1992-1993. Film ini kemudian diblokir oleh pihak sensor film, dengan kekhawatiran dapat menyulut kerusuhan di India. Black Friday kemudian harus menjalani berbagai pemutaran sebelum dirilis.
 
Film Black Friday didapuk sebagai film drama kriminal terkejam arahan sutradara Anurag Kashyap yang disadur dari novel karya Hussain Zaidi berjudul sama. Film ini diproduseri Arindam Mitra. Film yang dikemas dalam durasi 167 menit ini diproduksi oleh Mid Day Multimedia Limited, Big Bang Pictures, Jhamu Sughand dan Mirror Films, dirilis di India pada 9 Februari 2007.
 
Para pemeran yang digandeng untuk peran inti dalam film ini antara lain Kay Kay Menon, Pavan Malhotra, Aditya Shrivastava, Imtiaz Ali, Pratima Kazmi dan Zakir Hussain.
 
Meski menuai kontroversi, Black Friday memenangkan Grand Jury Prize dalam Indian Film Festival of Los Angeles dan masuk dalam daftar nominasi di Locarno International Film Festival. Water dirilis 9 September 2005 dan dikemas dalam durasi 114 menit, ditayangkan lewat dua bahasa, Inggris dan India.
 

5. Water (2005)
 
Delapan Film India Kontroversial


Film Water menceritakan tentang Sati, dewi pernikahan dan umur panjang dalam agama Hindu. Water menuai murka organisasi Hindu di Varanasi. Film ini kemudian mengalami banyak masa-masa sulit ketika syuting.
 
Water merupakan film arahan sutradara Deepa Mehta yang alur ceritanya juga ditulis sendiri olehnya. Film ini diproduseri oleh David Hamilton di bawah rumah produksi David Hamilton Productions.
 
Film ini menggandeng John Abraham dan Lisa Ray sebagai tokoh utama dalam cerita.
 
Berkat film Water, Deepa Mehta diganjar beberapa penghargaan bergengsi antara lain Best Golden Kinnaree Film dalam Bangkok International Film Festival, Top 5 Foreign Language Films dalam National Board of Review, Top 10 Films dalam New York Film Critics Online, Best Silver Mirror Feature Film dalam Oslo Films from the South Festival, Best Canadian director dalam  Vancouver Film Critics Circle, dan Best International Family Feature Film dalam Young Artist Awards.
 

6. Madras Cafe (2013)
 

Delapan Film India Kontroversial

Madras Cafe merupakan film bergenre thriller yang memuat unsur politik dan mata-mata. Film ini juga memuat seputar pembunuhan Perdana Menteri India, Rajiv Gandhi dan intervensi di India dalam peran sipil di Sri Lanka. Film ini berhasil membongkar organisasi anarkis yang berkuasa dan melakukan penganiayaan terhadap Muslim warga Tamil. Madras Cafe kemudian dilarang oleh beberapa organisasi politik Tamil.
 
Madras Cafe disutradarai oleh Shoojit Sircar. Film ini diproduseri John Abraham yang sekaligus berperan sebagai tokoh utama, sutradara Shoojit Sircar, dan Ronnie Lahiri. Pengerjaan naskah dilakukan oleh Somnath Dey, Shubendu Bhattacharya, Juhi Chaturvedi, dan Tushar Jain.
 
Film berdurasi 130 menit ini diproduksi oleh JA Entertainment dan Rising Sun Films. Madras Cafe dirilis pada 23 Agutus 2013.
 
Menemani John Abraham, beberapa lakon yang ikut andil dalam cerita antara lain Nargis Fakhri, Rashi Khanna, Siddharth Basu, dan Prakash Belawadi.
 
Kendati menuai kontroversi, Madras Cafe memenangkan memenangkan trofi National Film Awards kategori Best Audiography for Nihar Ranjan Samal dan trofi National Film Awards ke-61 kategori Best Audiography for Bishwadeep Chatterjee.
 
7. Vishwaroopam (2013)
 

Delapan Film India Kontroversial


Film ini mengusung genre thriller yang kemudian dikecam penayangannya di India. Sempat dijadwalkan tayang di 500 layar di Tamil Nadu, namun film tersebut dihapus. Sebabnya, kelompok Muslim di Tamil Nadu menuntut pelarangan film dan mengklaim akan melukai sentimen Muslim. Kendati film tersebut dibuka oleh Dewan Sertifikasi Film India Tengah, para pemuka Tamil Nadu meminta agar film tersebut tidak ditayangkan dengan alasan hukum dan ketertiban. Film tersebut kemudian dirilis di negara-negara lain dengan populasi Muslim lebih besar dibanding Tamil Nadu.
 
Vishwaroopam dirilis perdana 25 Januari 2013 di bawah arahan sutradara Kamal Haasan, diproduseri S. Chandrahasan, Kamal Haasan, dan Prasad Vara Potluri. Pengerjaan naskah diserahkan pada Kamal Haasan dan Atul Tiwari. Film berdurasi 149 menit ini diproduksi rumah film Raaj Kamal Films International.
 
Nama-nama lakon yang didapuk berperan dalam film ini antara lain Kamal Hasan, Rahul Bose, Pooja Kumar, Andrea Jeremiah, dan Jaideep Ahlawat.
 
Film ini diganjar penghargaan Best Art Direction dan Best Choreography dalam National Film Awards ke-60. Rencananya, sekuel kedua Vishwaroopam akan dirilis tahun 2018.
 

8. Padmavati atau Padmavaat (2018)
 

Delapan Film India Kontroversial

 


Padmavaat atau Padmavati merupakan ratu India legendaris di abad 13 dan 14. Menjelang perilisan film ini sutradara Sanjay Leela Bhansali harus menghadapi beberapa tantangan dari komunitas Rajput. Mereka yang mengecam mengaku khawatir film ini mendistorsi sejarah dalam menceritakan Rajput Ratu Padmavati. Cerita ini disadur dari buku Padmavat karya Malik Muhammad.
 
Selain sebagai sutradara, Sanjay Leela berperan sebagai produser menemani Sudhanshu Vats dan Ajit Andhare. Ia juga ikut andil dalam penulisan naskah, dibantu Prakash Kapadia.
 
Film yang mengusung genre drama ini dirilis 25 Januari 2018 dengan durasi 163 menit, diproduksi oleh rumah film Bhansali Productions dan Viacom 18 Motion Pictures.
 
Deepika Padukone, Shahid Kapoor, dan Ranveer Singh didapuk sebagai tokoh utama dalam cerita.


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA