Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih (Foto: instagram)
Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih (Foto: instagram)

Yusuf Mahardika dan Wavi Zihan Hadapi Tantangan Besar di Film Rambut Sewu

Elang Riki Yanuar • 04 September 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • Yusuf Mahardika mengungkap perjalanan Damar yang berperan penting dalam membuka misteri masa lalu di film Rambut Sewu.
  • Rambut Sewu: Satu Langkah Getih memadukan teror supranatural, konflik batin, dan pendalaman karakter dalam kisah horor yang penuh misteri.
  • Wavi Zihan menghadapi tantangan memerankan Wulan dan Sundari dengan perbedaan karakter yang harus ditampilkan secara halus.
Jakarta: Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih tidak hanya mengandalkan teror supranatural untuk membangun ketegangan. Konflik para karakter menjadi bagian penting yang membuat cerita horor ini semakin kompleks.

Yusuf Mahardika yang memerankan Damar dan Wavi Zihan sebagai Wulan-Sundari harus menjalani proses pendalaman karakter untuk menghadirkan sosok yang berhadapan dengan misteri, ketakutan, dan konflik batin.

Dalam cerita Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, Damar memiliki peran yang cukup penting dalam mengungkap berbagai misteri. Kehadirannya ikut membuka lapisan rahasia yang berkaitan dengan perjalanan Wulan.

Yusuf melihat Damar sebagai karakter yang memiliki fungsi lebih dari sekadar pendamping dalam cerita. Damar menjadi salah satu sosok yang membantu mengungkap misteri ketika rahasia masa lalu mulai bermunculan.

"Perjalanan karakter Damar menjadi bagian penting dalam kisah Rambut Sewu: Satu Langkah Getih karena dia bukan hanya hadir sebagai pelengkap cerita, tetapi menjadi salah satu sosok yang membantu membuka lapisan misteri yang terjadi," ujar Yusuf.
Perjalanan Damar juga membawanya berhadapan dengan rasa takut dan konflik batin. Dia harus menghadapi situasi sulit ketika kutukan masa lalu mulai memberikan pengaruh terhadap kehidupan para karakter.

Tantangan berbeda dihadapi Wavi Zihan ketika memerankan Wulan-Sundari. Karakter Wulan digambarkan memiliki kemampuan untuk merasakan kehadiran sesuatu yang bersifat mistis.

Meski merasakan berbagai kejanggalan, Wulan justru berusaha menyembunyikan ketakutannya. Sikap tersebut dilakukan untuk menjaga perasaan sang ibu sehingga Wavi harus menyampaikan pergulatan karakter melalui cara yang lebih subtil.

"Untuk membangun karakter Wulan, tantangannya adalah bagaimana menggambarkan sosok yang mampu merasakan kehadiran hal-hal mistis, tetapi tetap berusaha menyembunyikan ketakutan tersebut demi menjaga perasaan ibunya," kata Wavi.

Karena Wulan bukan sosok yang mudah mengungkapkan perasaannya secara langsung, Wavi lebih banyak mengandalkan ekspresi, gestur, dan bahasa tubuh. Detail kecil tersebut menjadi bagian dari proses membangun karakter.

Tantangan Wavi semakin bertambah karena harus memerankan Wulan dan Sundari yang memiliki sisi berbeda. Perubahan karakter tersebut harus tetap terlihat dalam berbagai situasi tanpa kehilangan nuansa cerita.

"Selain menghadapi teror dan misteri masa lalunya, tantangan lainnya adalah memerankan dua karakter yang memiliki sisi berbeda, yaitu Wulan dan Sundari. Saya juga harus membangun perbedaan dalam setiap adegan, termasuk ketika Wulan mengalami kerasukan oleh beberapa makhluk dengan perubahan yang tetap terasa meski dilakukan secara halus," ungkap Wavi.

Untuk mendapatkan karakter Wulan yang lebih kuat, Wavi melakukan pendalaman melalui reading dan diskusi bersama sutradara. Dari proses tersebut, dia mengembangkan sejumlah gestur yang kemudian menjadi ciri khas Wulan.

Salah satunya adalah kebiasaan memegang leher ketika merasakan sesuatu yang janggal. Wulan juga digambarkan menyentuh hidung ketika menangkap adanya perubahan suasana di sekitarnya.
Film ini dibintangi Taskya Namya sebagai Marni, Wavi Zihan sebagai Wulan-Sundari, dan Yusuf Mahardika sebagai Damar. Sejumlah pemain lain turut memperkuat film, di antaranya Donny Alamsyah sebagai Suradi, Sadana Agung sebagai Tedjo, Bonar Manalu sebagai Bonar, Yewen sebagai Pieter, Ivonne Dahler sebagai Minarti, serta Ihsan Tarore sebagai Ustaz.

Rambut Sewu: Satu Langkah Getih dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA