Jumpa pers film Pulang Kampung (Foto: Medcom/Basuki)
Jumpa pers film Pulang Kampung (Foto: Medcom/Basuki)

Ernest Prakasa Beberkan Alasan Imajinari Kerap Garap Film Bernuansa Batak

Basuki Rachmat • 17 April 2026 23:00
Ringkasnya gini..
  • Ernest Prakasa jelaskan alasan Imajinari sering angkat tema Batak karena kedekatan kreatif dengan Bene Dion di ekosistem HAHAHA Corp.
  • Film Pulang Kampung jadi proyek terbaru Imajinari, drama musikal Batak pertama di Indonesia. Produksi mulai 23 April 2026, syuting di Danau Toba.
  • Bene Dion pilih pemain utama wajib bermarga Batak dan bisa nyanyi. Axelo Nababan dan Vanessa Zee, jebolan Indonesian Idol XIII, terpilih debut layar lebar.
Jakarta: Co-founder sekaligus produser Imajinari, Ernest Prakasa, mengungkap alasan di balik konsistensi rumah produksinya mengangkat tema bernuansa Batak dalam sejumlah karya film.
 
Terbaru, Ernest kembali terlibat dalam produksi film drama musikal Batak pertama di Indonesia bertajuk Pulang Kampung, yang disutradarai sekaligus ditulis oleh komika Bene Dion Rajagukguk.
 
Seperti diketahui, Imajinari sebelumnya sukses lewat sejumlah film bertema serupa, seperti Ngeri-Ngeri Sedap (2022), Agak Laen (2024), hingga Agak Laen 2 (2025), yang berhasil mencuri perhatian jutaan penonton di bioskop Tanah Air.

Dalam sesi jumpa pers yang digelar di Studio Sepat 72, Jakarta Selatan, pada Jumat, 17 April 2026, Ernest menjelaskan bahwa pendekatan tema Batak berangkat dari kedekatan kreatif dengan Bene Dion sebagai bagian dari ekosistem internal mereka.
 
"Sebenarnya kenapa Batak lagi Batak lagi, karena di kami tuh Imajinari itu kan bagian dari keluarga namanya HAHAHA Corp, HAHAHA Artist Management dan ada Bene Dion," ungkap Ernest Prakasa.
 
"Dan Bene adalah salah satu talent yang udah ada di keluarga HAHAHA Corp dari lama banget," lanjutnya.
 
Ia menambahkan, Bene merupakan salah satu talenta yang telah lama berada dalam naungan HAHAHA Corp, sehingga ruang kreatif yang diberikan pun selaras dengan latar belakang dan keresahan yang ingin disampaikan sang kreator.
 
"Jadi kenapa kita mendekat ke film atau karya-karya yang bernuansa Batak? Karena itu adalah sesuatu yang Bene mau sampaikan," tutur Ernest.
 
Bagi Ernest, selama ide dan cerita yang dibawa memiliki kekuatan serta daya tarik, Imajinari akan terus memberikan dukungan penuh terhadap karya tersebut.
 
"Jadi selama Bene mau bercerita dan berkarya dalam yang ada lingkup bataknya, ya kita support Bene gitu. Asal kita belief sama karyanya dan kita merasa ini menarik untuk dikerjakan ya kita kerjakan," tutupnya.
 
Selain digarap oleh Bene Dion, film Pulang Kampung juga akan melibatkan Kristo Immanuel sebagai ko-sutradara, serta kembali menggandeng Viky Sianipar sebagai penata musik.
 
Proses produksi dijadwalkan mulai pada 23 April 2026 dan akan berlangsung selama 26 hari. Pengambilan gambar akan dilakukan di sejumlah lokasi ikonik di Sumatera Utara, seperti Danau Toba dan Pulau Samosir, serta di Jakarta.
 
Menariknya, untuk jajaran pemeran utama, Bene menetapkan kriteria khusus, yakni harus memiliki marga Batak sekaligus kemampuan bernyanyi. Dari proses casting tersebut, terpilih dua talenta muda yang akan menjalani debut layar lebar, yakni Axelo Nababan sebagai Daniel dan Vanessa Zee sebagai Uli.
 
Keduanya diketahui merupakan jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ke-13.
 

 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA