Film ini disutradarai sekaligus ditulis oleh komika Bene Dion Rajagukguk. Tak main-main, dalam menggarap aspek musikalnya, Bene menggandeng komposer legendaris Viky Sianipar sebagai Penata Musik. Di kursi penyutradaraan, Bene juga dibantu oleh Kristo Immanuel yang menjabat sebagai ko-sutradara.
Kejutan besar muncul dari jajaran pemain. Bene Dion dan produser Ernest Prakasa memilih dua talenta muda untuk debut perdana di layar lebar sebagai pemeran utama, yakni Axelo Nababan (sebagai Daniel) dan Vanessa Zee (sebagai Uli).
Menariknya, keduanya merupakan jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol Musim ke-13. Axelo menceritakan bahwa perjalanannya menuju film ini bermula dari ajakan Ernest Prakasa, selaku co-founder dan produser dari Imajinari melalui pesan Direct Message (DM) di Instagram.
"Untuk sampai di titik ini panjang banget ya. Pertama kali casting di bulan Januari. Jadi waktu itu aku lagi di rumah, lagi gabut tiba-tiba aku buka sosmed aku dapat DM dari Ko Ernest Prakasa. Waktu itu Koh Ernest bilang 'aku mau ngajakin casting nih' dan ya dengar nama Ernest Prakasa kan enggak mungkin dong nolak? Gas, gas!," ungkap Axelo bersemangat dalam sesi jumpa pers di Studio Sepat 72, Jakarta Selatan, pada Jumat, 17 April 2026.
"Akhirnya ikut casting dan kirim video casting ke Koh Ernest, ketemu juga sama Bang Bene untuk ngobrol-ngobrol lebih banyak. Akhirnya latihan vokal, rekaman, dan press conference setelah kurang lebih 3 bulanan," lanjutnya.
Syarat Mutlak Jadi Pemeran di Film Pulang Kampung: Harus "Bermarga" dan Bisa Nyanyi
Bene Dion mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kriteria yang sangat spesifik untuk menghidupkan karakter dalam film Pulang Kampung yang banyak merepresentasikan budaya suku Batak. Baginya, syarat utama menjadi pemeran utama di film ini adalah harus memiliki marga dan bisa menyanyi."Kenapa Axelo? Pertama, aku pengen semua pemainnya benar-benar orang Batak. Syarat utama adalah bermarga. Kami mencari yang spesifikasinya cocok untuk karakter Daniel, dan Axelo adalah yang paling pas," tutur sutradara film Ngeri-Ngeri Sedap tersebut.
Selain harus bermarga, kemampuan bernyanyi menjadi kewajiban bagi pemeran utama, mengingat film ini mengusung drama musikal Batak.
"Dan yang kedua selain marga, yang adalah harus bisa menyanyi. Jadi semua yang dicasting adalah yang bisa nyanyi dan dicasting oleh orang yang enggak bisa nyanyi," canda Bene.
Baca Juga :
132 Hari Tayang, Agak Laen: Menyala Pantiku Pamit dari Bioskop dengan Raihan 11 Juta Penonton!
Sinopsis
Film Pulang Kampung berkisah tentang Daniel, seorang pemuda Batak kelahiran Jakarta, yang dipaksa menjadi calon legislatif (caleg) oleh orang tuanya untuk mewakili tanah kelahiran ayahnya, seorang pengacara sukses.Tapi ketika pulang kampung, ia justru jatuh cinta pada Uli, gadis lokal yang membantunya mempelajari tentang keindahan budaya tanah Batak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News