Durasi Terbang Pemulangan Calon Haji Diprediksi Lebih Lama
Jemaah haji tahun 2017. Medcom.id/Pythag Kurniati
Solo:Durasi terbang pada saat pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji musim ini diprediksi tak sama. Waktu pemulangan diperkirakan bakal lebih lama lantaran faktor cuaca.

Station Manager Garuda Indonesia Surakarta Totok Suwarto menerangkan, durasi penerbangan saat perjalanan pulang ke tanah air bisa terlambat hingga 45 menit.


"Normalnya waktu penerbangan yakni 11 jam 45 menit," kata Totok, Rabu, 11 Juli 2018.

Hal tersebut, kata dia, terjadi lantaran arah angin. Arah angin pada saat penerbangan pulang berkebalikan dengan arah pesawat.

"Dua bulan ke depan, arah angin akan bergerak ke arah depan atau yang disebut dengan head wind," ucap dia. Hal tersebut berpengaruh pada kecepatan pesawat.

Totok memastikan lebih lamanya durasi hanya dipicu oleh faktor cuaca. Tidak berkaitan dengan padatnya lalu lintas penerbangan di Arab Saudi.

"Kalau bandara di sana sudah punya sistem pengaturan. Jadi kepadatan lalu lintas penerbangan bisa teratasi," katanya.

General Manager Garuda Indonesia Surakarta Hendrawan mengaku, tahun ini ada sebanyak 34.112 calon jemaaah haji asal Embarkasi Haji Solo yang akan diangkut ke tanah suci. Mereka berasal dari Provinsi Jawa Tengah dan DIY.

Fase pemberangkatan bakal dimulai sejak 17 Juli 2018 hingga 15 Agustus 2018. Sedangkan fase pemulangan dimulai 26 Agustus 2018 hingga 25 September 2018.

"Kita pergunakan lima pesawat Airbus A330 dengan kapasitas 360 seat," papar Hendrawan.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id