YOUR FASHION

Sambangi Sensasi Mengukur Celana Lewat 3D Scanner di Kasual Custom Week

MetroTV
Sabtu 18 Desember 2021 / 04:36
Jakarta: Membeli celana yang pas dengan bentuk tubuh kerap merepotkan bagi sebagian orang. Namun, Startup Fesyen Kasual berhasil menghadirkan teknologi yang memudahkan pelanggan melakukan kustomisasi produk celana hingga mendapat ukuran dan gaya yang sesuai.

Teknologi ini dibalut dalam mesin 3D scanner yang dilengkapi kecerdasan buatan dari kasual. Teknologi ini dapat mengukur tubuh dengan cepat, tidak sampai 10 menit setelah Anda masuk ke dalam kotak pengukur tubuh tersebut.

"Yang membedakan kasual dengan yang lain, Artificial Intelligence (AI) atau otak yang digunakan untuk memproses data yang dihasilkan dari 3D scanner ini. Jadi data dari 3D scanner ini diolah lagi di kasual untuk menciptakan ukuran dengan akurasi yang tinggi," ucap Founder dan CEO Kasual Alam Akbar dalam konferensi persnya, Jumat, 17 Desember 2021.

Baca juga: Startup Fesyen Kasual Gandeng Konveksi Lokal Kembangkan Sistem Otomatisasi

Selain akurasi, teknologi ini juga menerapkan sistem nirkontak. Menurut Alam, hal ini sangat membantu dalam menjaga protokol kesehatan di masa pandemi. Pasalnya, pelanggan tidak perlu diukur dengan meteran seperti yang dilakukan penjahit konvensional.

"Ini semua merupakan inovasi pertama di Indonesia, jadi setidaknya kita mau user itu kenal dan experience dulu," kata Alam menyimpulkan.

Bagi pelanggan yang ingin mencoba melihat ukuran tubuhnya lewat teknologi instant 3D+ ini dapat menyambangi Kasual Custom Week di Creative Hall, M Bloc Space, Jakarta Selatan. Acara ini dilaksanakan mulai hari ini, 17-19 Desember 2021 dan gratis tiket masuk.

Pelanggan hanya butuh membawa ponsel pintarnya yang mampu terhubung dengan situs web kasual. Setelah itu, mesin 3D measurement ini langsung melontarkan sinar infrared yang menampilkan 3D Avatar lengkap dengan rincian panjang dan lebar kaki pelanggan.

Tak berhenti sampai di situ, pelanggan dapat memilih sendiri model celana, mulai dari preferensi warna, kantong, hingga bahan lewat sentuhan jari. Terakhir, pelanggan tinggal menunggu lima hari sampai produk dikirimkan langsung ke tangan pelanggan. (Mentari Puspadini)
(MBM)

MOST SEARCH