WISATA
Upgrade Level! Indonesia Makin Solid Pimpin Pariwisata ASEAN di 2026
Yatin Suleha
Minggu 01 Februari 2026 / 16:00
- Sejalan dengan tren perjalanan di kawasan ASEAN, Indonesia menonjolkan portofolio experience-led tourism.
- Indonesia meraih penghargaan di ASEAN Tourism Standards Award 2026.
- ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 berlangsung pada momentum yang sangat strategis bagi kawasan.
Jakarta: ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 berlangsung pada momentum yang sangat strategis bagi kawasan. Indonesia berpartisipasi aktif dalam rangkaian pertemuan regional dan bilateral selama ATF 2026, antara lain The 29th Meeting of ASEAN Tourism Ministers, The 13th Meeting of ASEAN–India Tourism Ministers, serta The 5th Meeting of ASEAN–Russian Federation Tourism Ministers.
Rangkaian pertemuan tersebut didahului oleh The 63rd Meeting of the ASEAN National Tourism Organisations (NTOs) dan pertemuan pejabat senior dengan Dialogue Partners.
Pertemuan mencatat capaian substantif implementasi ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016–2025, yang telah memperkuat posisi ASEAN sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
Para Menteri menegaskan pentingnya implementasi ASEAN Tourism Sectoral Plan 2026–2030 (ATSP 2026–2030) dan ASEAN Tourism Marketing Strategy 2026–2030 (ATMS 2026–2030) sebagai panduan aksi kolektif ke depan, untuk memperkuat branding dan narasi kawasan serta meningkatkan visibilitas ASEAN di tingkat global.
Adapun Joint Media Statement yang telah disepakati dan diadopsi bersama pada ASEAN Tourism Forum 2026 telah dirilis oleh Panitia ATF 2026 dan Sekretariat ASEAN. Dokumen resmi tersebut terlampir dalam siaran pers ini.
Dalam rangkaian ATF 2026, Indonesia meraih 12 penghargaan melalui ajang ASEAN Tourism Standards Award, yang meliputi:
1. Mandarin Oriental Jakarta
2. Hotel Borobudur Jakarta
3. AYANA Resort Bali
4. Novotel Suites Yogyakarta Malioboro
5. THE 101 Yogyakarta Tugu

(Sejalan dengan tren perjalanan di kawasan ASEAN, Indonesia menonjolkan portofolio experience-led tourism, termasuk wisata bahari, kebugaran (wellness), gastronomi, perjalanan premium, serta wisata ramah Muslim (Muslim-friendly tourism). Foto: Dok. Birkom Kemenpar)
1. Kota Malang
2. Kota Surakarta
3. Kota Bukittinggi
4. Kabupaten Gianyar
5. Kota Tomohon
1. Urban Category: Bogor Botanical Gardens
2. Rural Category: Tenun Sumba Prai Ijing
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Indonesia dalam mendorong praktik pariwisata yang berkelanjutan, berkualitas, dan berdaya saing di tingkat kawasan.
Sebagai bagian dari ATF 2026, Indonesia juga memperkuat perannya melalui partisipasi pada ASEAN Travel Exchange (ATF TRAVEX) 2026, salah satu bursa pariwisata business-to-business (B2B) utama di kawasan ASEAN yang berlangsung pada 28–30 Januari 2026 di Mactan Expo Center, Cebu, Filipina.
Indonesia menghadirkan Paviliun Wonderful Indonesia dengan tema “Go Beyond Ordinary”, hasil kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila, serta mitra industri sebagai co-exhibitor."
"Sebanyak sembilan pelaku industri yang mewakili agen perjalanan, tour operator, dan hotel-hotel terkemuka mempromosikan beragam produk wisata unggulan dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.
Sejalan dengan tren perjalanan di kawasan ASEAN, Indonesia menonjolkan portofolio experience-led tourism, termasuk wisata bahari, kebugaran (wellness), gastronomi, perjalanan premium, serta wisata ramah Muslim (Muslim-friendly tourism).
Sepanjang penyelenggaraan ATF TRAVEX 2026, tercatat potensi penjualan sebesar 10.450 pax paket wisata dengan nilai transaksi mencapai USD 3.277.123 atau setara IDR 55 miliar.
Menutup rangkaian ASEAN Tourism Forum 2026, dilaksanakan prosesi handover tuan rumah dari Filipina kepada Singapura sebagai bagian dari kesiapan Singapura menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum 2027.
Indonesia berharap ATF 2027 dapat terselenggara dengan baik serta semakin memperkuat kolaborasi dan konektivitas pariwisata antar negara ASEAN.
Indonesia meyakini bahwa melalui semangat persatuan, kolaborasi lintas negara, serta keterlibatan mitra dan sektor swasta, pariwisata ASEAN akan menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi kawasan sekaligus jembatan persahabatan antarbangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Rangkaian pertemuan tersebut didahului oleh The 63rd Meeting of the ASEAN National Tourism Organisations (NTOs) dan pertemuan pejabat senior dengan Dialogue Partners.
Pertemuan mencatat capaian substantif implementasi ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016–2025, yang telah memperkuat posisi ASEAN sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
Para Menteri menegaskan pentingnya implementasi ASEAN Tourism Sectoral Plan 2026–2030 (ATSP 2026–2030) dan ASEAN Tourism Marketing Strategy 2026–2030 (ATMS 2026–2030) sebagai panduan aksi kolektif ke depan, untuk memperkuat branding dan narasi kawasan serta meningkatkan visibilitas ASEAN di tingkat global.
Adapun Joint Media Statement yang telah disepakati dan diadopsi bersama pada ASEAN Tourism Forum 2026 telah dirilis oleh Panitia ATF 2026 dan Sekretariat ASEAN. Dokumen resmi tersebut terlampir dalam siaran pers ini.
Indonesia Meraih Penghargaan di ASEAN Tourism Standards Award 2026
Dalam rangkaian ATF 2026, Indonesia meraih 12 penghargaan melalui ajang ASEAN Tourism Standards Award, yang meliputi:
• ASEAN Green Hotel Award (AGH)
1. Mandarin Oriental Jakarta
2. Hotel Borobudur Jakarta
3. AYANA Resort Bali
4. Novotel Suites Yogyakarta Malioboro
5. THE 101 Yogyakarta Tugu
• ASEAN Clean Tourist City Award (ACTC)

(Sejalan dengan tren perjalanan di kawasan ASEAN, Indonesia menonjolkan portofolio experience-led tourism, termasuk wisata bahari, kebugaran (wellness), gastronomi, perjalanan premium, serta wisata ramah Muslim (Muslim-friendly tourism). Foto: Dok. Birkom Kemenpar)
1. Kota Malang
2. Kota Surakarta
3. Kota Bukittinggi
4. Kabupaten Gianyar
5. Kota Tomohon
• ASEAN Sustainable Tourism Award (ASTA)
1. Urban Category: Bogor Botanical Gardens
2. Rural Category: Tenun Sumba Prai Ijing
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Indonesia dalam mendorong praktik pariwisata yang berkelanjutan, berkualitas, dan berdaya saing di tingkat kawasan.
Partisipasi Indonesia pada ATF TRAVEX 2026
Sebagai bagian dari ATF 2026, Indonesia juga memperkuat perannya melalui partisipasi pada ASEAN Travel Exchange (ATF TRAVEX) 2026, salah satu bursa pariwisata business-to-business (B2B) utama di kawasan ASEAN yang berlangsung pada 28–30 Januari 2026 di Mactan Expo Center, Cebu, Filipina.
Indonesia menghadirkan Paviliun Wonderful Indonesia dengan tema “Go Beyond Ordinary”, hasil kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila, serta mitra industri sebagai co-exhibitor."
"Sebanyak sembilan pelaku industri yang mewakili agen perjalanan, tour operator, dan hotel-hotel terkemuka mempromosikan beragam produk wisata unggulan dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.
Sejalan dengan tren perjalanan di kawasan ASEAN, Indonesia menonjolkan portofolio experience-led tourism, termasuk wisata bahari, kebugaran (wellness), gastronomi, perjalanan premium, serta wisata ramah Muslim (Muslim-friendly tourism).
Sepanjang penyelenggaraan ATF TRAVEX 2026, tercatat potensi penjualan sebesar 10.450 pax paket wisata dengan nilai transaksi mencapai USD 3.277.123 atau setara IDR 55 miliar.
Baca Juga :
Menilik 6 Potensi Sports Tourism di Indonesia
Penutupan ASEAN Tourism Forum 2026
Menutup rangkaian ASEAN Tourism Forum 2026, dilaksanakan prosesi handover tuan rumah dari Filipina kepada Singapura sebagai bagian dari kesiapan Singapura menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum 2027.
Indonesia berharap ATF 2027 dapat terselenggara dengan baik serta semakin memperkuat kolaborasi dan konektivitas pariwisata antar negara ASEAN.
Indonesia meyakini bahwa melalui semangat persatuan, kolaborasi lintas negara, serta keterlibatan mitra dan sektor swasta, pariwisata ASEAN akan menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi kawasan sekaligus jembatan persahabatan antarbangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)