WISATA

Menilik 6 Potensi Sports Tourism di Indonesia

A. Firdaus
Jumat 09 Januari 2026 / 13:10
Pada penghujung 2025 lalu, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pemuda dan Olahraga menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding/MoU). Upaya ini sebagai langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan sports tourism Indonesia.

Memangnya apa sih sports tourism itu? Bagaimana potensi dan dampaknya terhadap ekonomi dan masyarakat? Apa saja event sports tourism yang menarik untuk kamu rasakan? Yuk, simak penjelasannya.
 

Pengertian dan potensi sports tourism


Menurut UN Tourism, sports tourism atau wisata olahraga adalah jenis kegiatan wisata di mana wisatawan berpartisipasi dalam sebuah event olahraga baik sebagai peserta maupun sebagai penonton. Sports tourism menyumbang 10 persen dari total belanja wisata global pada 2023. Angka itu diproyeksikan tumbuh pesat hingga 17,5 persen pada periode 2023–2030.

Survei Expedia mencatat 44 persen wisatawan bersedia bepergian ke luar negeri untuk menghadiri event olahraga. Wisatawan olahraga ini juga memiliki karakter pengeluaran yang relatif tinggi, mencapai rata-rata 1.500 dolar AS per kunjungan.
 

Indonesia memiliki banyak fasilitas olahraga ikonis yang tersebar di berbagai daerah. Selain fasilitas olahraga, potensi besar juga datang dari perubahan gaya hidup masyarakat.

Survei Nielsen 2025 menunjukkan 86 persen masyarakat Indonesia kini proaktif menjaga kesehatan, jauh di atas rata-rata global sebesar 70 persen. Potensi ini menciptakan pasar besar bagi penyelenggaraan event lari, bersepeda, triathlon, yoga, hingga festival wellness.

 

1. MotoGP Mandalika


Bicara soal sports tourism di Indonesia tidak bisa terlepas dari Mandalika. Ya, kawasan di Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas ini memang memantapkan diri sebagai kawasan sports tourism kelas dunia dengan branding MotoGP-nya.

Penyelenggaraan MotoGP Mandalika berdampak secara langsung pada subsektor pariwisata yaitu akomodasi. Menurut Indonesia Tourism Outlook, okupansi hotel berbintang naik dari 33,51% di tahun 2021 menjadi 40,39% tahun 2024 dan okupansi hotel non Bintang juga terdongkrak dari 14,61% tahun 2021 menjadi 28,16% tahun 2024.

Penyelenggaraan MotoGP Mandalika termasuk upaya untuk menegaskan reputasi destinasi sports tourism kelas dunia yang dapat menjadi modal utama untuk menarik investasi jangka Panjang. Mengutip Indonesia Tourism Outlook, data Administrator Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (Indonesia SEZ) menunjukkan KEK Mandalika memiliki target investasi total tahun 2025 dipatok Rp4,430 triliun.

Sementara itu dampak yang sudah terlihat adalah soal penyerapan tenaga kerja. Pada 2023, penyerapan tenaga kerja tercatat 430.437 orang, meningkat dari 428.952 orang tahun 2022.

Kenaikan ketersediaan tenaga kerja ini berdampak pula pada penurunan angka kemiskinan di wilayah Mandalika. Tingkat kemiskinan di Lombok Tengah berhasil ditekan dari 13,44% tahun 2020 menjadi 12,07% tahun 2024. Pada skala provinsi angka kemiskinan NTB menyusut dari 13,97% di 2020 menjadi 12,91% di 2024.

Lalu, selain MotoGP Mandalika, event sports tourism apa lagi yang menarik untuk kamu rasakan ya?
 

2. Pocari Sweat Run Mandalika


Masih di Kawasan Mandalika, pada 14 September 2025 pertama kalinya Pocari Sweat Run diadakan di Mandalika, tepatnya di kawasan sirkuit Mandalika. Pocari Sweat Run 2025 menjadi pengalaman unik bagi ribuan pelari yang berpartisipasi karena mereka berlari di salah satu aspal terbaik di dunia. Pocari Sweat Run Mandalika 2025 menghadirkan berbagai kategori lomba, mulai dari 4,3 km mengelilingi sirkuit, kategori 10 Km, half marathon hingga kategori Marathon.


Pocari sweat run mendalika. Dok. kemenpar

Kehadiran event Pocari Sweat Run Mandalika ini bukan hanya membawa dampak positif bagi dunia olahraga, tetapi juga memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai destinasi sports tourism yang berkelas dunia. Hal ini terbukti karena sekitar 70 persen peserta berasal dari luar Lombok dan mampu menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp85,5 miliar.

Tahun 2026, Pocari Sweat Run Mandalika akan diadakan pada 11-12 Juli 2026. Jangan sampai kelewatan info pendaftarannya, ya!
 

3. Balapan Air di Danau Toba


Tidak hanya satu, tapi ada dua event sports tourism di Danau Toba! Di tahun 2025 ada Aquabike Jetski World Championship dan F1 Powerboat Lake Toba yang diadakan di bulan Agustus 2025. Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas, Danau Toba terus membangun branding sebagai destinasi kelas dunia dengan keunggulan keindahan alam yang membalut event-event sports tourism.

Pada 2025, ada 24 driver yang turut serta F1 Powerboat Lake Toba. Sementara pada Aquabike Jetski World Championship ada 53 riders yang berlaga. Event Aquabike Jetski World Championship dikelola oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang juga mengelola MotoGP Mandalika dan Pocari Sweat Run Mandalika.

Kedua event tersebut menjadi pesta rakyat yang digelar secara gratis dan menjadi rangkaian merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Bisa jadi pilihan menarik kamu nih merayakan kemerdekaan di Danau Toba!
 

4. BTN Jakarta International Marathon


Event BTN Jakarta International Marathon nggak boleh kamu lewati nih. Bayangkan lebih dari 30 ribu pelari meramaikan event lari yang sudah mendapatkan predikat World Athletics Label Road Races dari badan atletik dunia, World Athletics.

Pada event BTN JAKIM dimulai dengan flag off di Silang Barat Monas dan berakhir dengan finish di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, sehingga memberikan pengalaman yang unik bagi para peserta dan berbeda dengan kompetisi lari lainnya. 

Dampak ekonominya pun terlihat. Hotel-hotel di sekitar rute BTN JAKIM 2025 penuh terisi karena para peserta juga membawa keluarganya dan teman-temannya untuk menyemangati mereka.

Pesertanya bukan hanya dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah dan luar negeri. Sehingga kehadiran mereka juga akan menggerakkan transaksi ekonomi di berbagai area di Jakarta, seperti kuliner, pusat perbelanjaan, spot-spot pariwisata, dan hiburan lainnya
 

5. Paragliding World Cup


Langit Lombok jadi panggung sports tourism dunia dan seolah mengukuhkan kawasan Lombok dan Mandalika sebagai destinasi sports tourism kelas dunia. Melalui event Paragliding Accuracy World Cup 2025 yang digelar di Sky Lancing Lombok Paragliding, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia menunjukkan keseriusannya menjadikan sports tourism sebagai motor penggerak pariwisata berkualitas.


Paragliding accuracy World Cup Lombok. Dok. Kemenpora

Kompetisi olahraga paragliding yang digelar pada 22-25 Mei 2025 ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem sport tourism di Lombok. Diikuti oleh 47 atlet dari delapan negara, Paragliding Accuracy World Cup 2025 berfokus pada ketepatan pendaratan peserta di titik yang telah ditentukan.
 

6. Trail Running Indonesia


Event lari bukan hanya road race atau di aspal aja ya. Ada juga event lari yang menantang pesertanya dengan berbagai kondisi alam. Namanya trail run. Dari pantai sampai puncak gunung, dari night trail sampai ultra ekstrem, banyak event trail running yang bisa kamu ikuti di tahun 2026 ini dengan pemandangan yang indah, suasana yang adem, tapi bisa jadi dengan elevasi yang aduhai.

Beberapa event trail run yang bisa kamu rasakan di antaranya MesaStila, Siksorogo Lawu Ultra, BiosferRun, BTR Ultra Mount Batur, Sobo Ketapanrame Run, Coast to Coast Night Trail Ultra, Kerinci100, Merbabu Skyrace, Tahura Trail Running Race, Rinjani100, dan Dieng Caldera Race.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH