WISATA
Vietjet Mantapkan Langkah Jadi Maskapai Terdepan lewat Modernisasi Armada
A. Firdaus
Rabu 05 November 2025 / 15:11
Jakarta: Sebagai maskapai penerbangan era baru terkemuka di kawasan Asia-Pasifik, Vietjet terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perjalanan udara yang terjangkau, nyaman, dan menyenangkan bagi semua kalangan.
Vietjet dan Airbus baru-baru ini menandatangani kesepakatan pemesanan 100 pesawat Airbus A321neo, yang menegaskan visi maskapai asal Vietnam ini dalam memperluas jaringan penerbangan serta meningkatkan efisiensi operasional.
Selain itu, Vietjet juga menandatangani perjanjian bernilai US$3,8 miliar dengan Rolls-Royce untuk pemesanan 92 mesin Trent 7000, yang mencakup layanan pemeliharaan komprehensif TotalCare.
Armada tambahan Vietjet yang meliputi pesawat A321neo dan 40 pesawat wide-body A330neo bertenaga mesin Trent 7000 dengan dukungan layanan TotalCare, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional maskapai di kawasan Asia-Pasifik, serta memperluas jangkauan penerbangan ke berbagai benua, termasuk Eropa.
Sebagai maskapai yang melayani empat penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali ke Hanoi serta Ho Chi Minh City, dengan jaringan yang luas di dalam maupun luar Vietnam, langkah modernisasi armada ini akan memungkinkan Vietjet, untuk menawarkan lebih banyak pilihan penerbangan dan pengalaman terbang yang lebih nyaman bagi penumpang yang bepergian antara Indonesia, Vietnam, dan beragam destinasi di kawasan Asia-Pasifik.
Nguyen Thi Phuong Thao, Chairwoman Vietjet, mengatakan, perjanjian ini bukan hanya sekadar kontrak komersial, tetapi juga simbol dari kepercayaan, aspirasi, dan visi bersama untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta memperkuat konektivitas global.
"Airbus dan Rolls-Royce telah menjadi mitra tepercaya Vietjet dalam mewujudkan impian masyarakat untuk terbang dengan aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap penumpang. Dengan kolaborasi ini, kami tidak hanya menghubungkan kota dan negara, tetapi juga menjembatani manusia, budaya, dan masa depan, serta mendorong pertumbuhan, kerja sama, dan kemakmuran demi terciptanya dunia yang lebih damai dan lebih baik," kata Nguyen.
Sementara Christian Scherer, CEO Divisi Pesawat Komersial Airbus, menyampaikan, rasa bangganya dapat bermitra dengan Vietjet, yang menjadi simbol semangat, vitalitas, dan kemajuan Vietnam yang terus berkembang.
Ewen McDonald, Chief Customer Officer Rolls-Royce Civil Aerospace, menuturkan, sangat antusias menyaksikan kemajuan pesat Vietjet dan bangga dapat mendukung maskapai ini dalam setiap tahap pertumbuhannya.
Melalui perjanjian ini, Vietjet memiliki kesempatan lebih luas untuk memperkuat jaringan penerbangan globalnya dan terus memberikan pengalaman terbang yang menyenangkan bagi jutaan penumpang.
"Vietjet telah menjadi salah satu mitra strategis Rolls-Royce, dan kami berkomitmen untuk terus mendampingi perkembangan maskapai ini di masa mendatang," sambungnya.
Kesepakatan bersejarah ini diumumkan pada saat kunjungan resmi Sekretaris Jenderal Vietnam To Lam ke Inggris, yang menandai babak baru dalam hubungan bilateral antara Vietnam dan Inggris yang kini meningkat menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Vietjet dan Airbus baru-baru ini menandatangani kesepakatan pemesanan 100 pesawat Airbus A321neo, yang menegaskan visi maskapai asal Vietnam ini dalam memperluas jaringan penerbangan serta meningkatkan efisiensi operasional.
Selain itu, Vietjet juga menandatangani perjanjian bernilai US$3,8 miliar dengan Rolls-Royce untuk pemesanan 92 mesin Trent 7000, yang mencakup layanan pemeliharaan komprehensif TotalCare.
Armada tambahan Vietjet yang meliputi pesawat A321neo dan 40 pesawat wide-body A330neo bertenaga mesin Trent 7000 dengan dukungan layanan TotalCare, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional maskapai di kawasan Asia-Pasifik, serta memperluas jangkauan penerbangan ke berbagai benua, termasuk Eropa.
Sebagai maskapai yang melayani empat penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali ke Hanoi serta Ho Chi Minh City, dengan jaringan yang luas di dalam maupun luar Vietnam, langkah modernisasi armada ini akan memungkinkan Vietjet, untuk menawarkan lebih banyak pilihan penerbangan dan pengalaman terbang yang lebih nyaman bagi penumpang yang bepergian antara Indonesia, Vietnam, dan beragam destinasi di kawasan Asia-Pasifik.
Nguyen Thi Phuong Thao, Chairwoman Vietjet, mengatakan, perjanjian ini bukan hanya sekadar kontrak komersial, tetapi juga simbol dari kepercayaan, aspirasi, dan visi bersama untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta memperkuat konektivitas global.
"Airbus dan Rolls-Royce telah menjadi mitra tepercaya Vietjet dalam mewujudkan impian masyarakat untuk terbang dengan aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap penumpang. Dengan kolaborasi ini, kami tidak hanya menghubungkan kota dan negara, tetapi juga menjembatani manusia, budaya, dan masa depan, serta mendorong pertumbuhan, kerja sama, dan kemakmuran demi terciptanya dunia yang lebih damai dan lebih baik," kata Nguyen.
Sementara Christian Scherer, CEO Divisi Pesawat Komersial Airbus, menyampaikan, rasa bangganya dapat bermitra dengan Vietjet, yang menjadi simbol semangat, vitalitas, dan kemajuan Vietnam yang terus berkembang.
Ewen McDonald, Chief Customer Officer Rolls-Royce Civil Aerospace, menuturkan, sangat antusias menyaksikan kemajuan pesat Vietjet dan bangga dapat mendukung maskapai ini dalam setiap tahap pertumbuhannya.
Melalui perjanjian ini, Vietjet memiliki kesempatan lebih luas untuk memperkuat jaringan penerbangan globalnya dan terus memberikan pengalaman terbang yang menyenangkan bagi jutaan penumpang.
"Vietjet telah menjadi salah satu mitra strategis Rolls-Royce, dan kami berkomitmen untuk terus mendampingi perkembangan maskapai ini di masa mendatang," sambungnya.
Kesepakatan bersejarah ini diumumkan pada saat kunjungan resmi Sekretaris Jenderal Vietnam To Lam ke Inggris, yang menandai babak baru dalam hubungan bilateral antara Vietnam dan Inggris yang kini meningkat menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)