WISATA
Indonesia AirAsia Buka Rute Penerbangan Baru Bali-Da Nang Vietnam
Fatha Annisa
Rabu 07 Januari 2026 / 13:29
Jakarta: Indonesia AirAsia membuka rute penerbangan internasional baru yang menghubungkan Bali dan Da Nang, Vietnam. Rute ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 20 Maret 2026.
Setelah sebelumnya terhubung dengan Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia, Indonesia AirAsia kini memperluas jaringannya ke Vietnam melalui rute langsung eksklusif yang saat ini hanya dilayani Indonesia AirAsia dari Bali ke Da Nang.
“Penerbangan langsung Bali–Da Nang ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wisata di kawasan Asia Tenggara sekaligus membuka akses ke destinasi baru yang kini dapat dijangkau secara langsung dari Bali,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman.
Capt. Sadikin menambahkan bahwa kehadiran rute Bali–Da Nang turut memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Vietnam, termasuk melalui layanan fly-thru dari Jakarta dan Labuan Bajo ke Da Nang via Bali.
Perjalanan ke Vietnam Tengah juga menjadi lebih mudah dan terhubung dengan jaringan penerbangan Indonesia AirAsia dari Bali ke berbagai destinasi internasional di Australia, termasuk Perth, Adelaide, dan Melbourne.
Penerbangan perdana akan dimulai pada 20 Maret 2026 dan beroperasi empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Sementara itu, untuk rute Da Nang (DAD) ke Bali (DPS), AirAsia akan melayani penerbangan dengan nomor QZ 481. Pesawat dijadwalkan lepas landas pukul 18.25 dari Da Nang dan tiba pukul 23.55 di Bali.
Menurut data National Statistics Office (Ministry of Finance) Vietnam, jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Vietnam pada periode Januari hingga November 2025 mencapai 19,15 juta kunjungan, meningkat sekitar 20,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Indonesia tumbuh sebesar 13,8% sebagai salah satu negara penyumbang wisatawan.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama Januari hingga November 2025 tercatat mencapai 13,9 juta kunjungan, dengan jumlah wisatawan asal Vietnam ke Indonesia mencapai 80.313 kunjungan, mencerminkan potensi pertukaran wisata dua arah yang terus berkembang antara kedua negara.
Bali sendiri telah lama menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Asia Tenggara dengan beragam daya tarik, mulai dari kawasan budaya Ubud, pantai-pantai populer seperti Kuta, Seminyak, dan Nusa Dua, hingga keindahan alam di Uluwatu dan Nusa Penida.
Konektivitas langsung Bali–Da Nang membuka peluang perjalanan lintas destinasi yang lebih fleksibel bagi wisatawan Indonesia yang ingin berkunjung ke Vietnam maupun wisatawan Vietnam yang ingin berwisata ke Indonesia.
“Pola perjalanan antar destinasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata lintas negara sekaligus meningkatkan pertukaran kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia dan Vietnam,” tutup Capt. Sadikin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(PRI)
Setelah sebelumnya terhubung dengan Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia, Indonesia AirAsia kini memperluas jaringannya ke Vietnam melalui rute langsung eksklusif yang saat ini hanya dilayani Indonesia AirAsia dari Bali ke Da Nang.
“Penerbangan langsung Bali–Da Nang ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wisata di kawasan Asia Tenggara sekaligus membuka akses ke destinasi baru yang kini dapat dijangkau secara langsung dari Bali,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman.
Capt. Sadikin menambahkan bahwa kehadiran rute Bali–Da Nang turut memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Vietnam, termasuk melalui layanan fly-thru dari Jakarta dan Labuan Bajo ke Da Nang via Bali.
Perjalanan ke Vietnam Tengah juga menjadi lebih mudah dan terhubung dengan jaringan penerbangan Indonesia AirAsia dari Bali ke berbagai destinasi internasional di Australia, termasuk Perth, Adelaide, dan Melbourne.
| Baca juga: AirAsia Raih Penghargaan Maskapai Berbiaya Hemat Terdepan Dunia di WTA 2025 |
Jadwal Penerbangan Rute Bali–Da Nang
Rute penerbangan langsung dari Bali (DPS) ke Da Nang (DAD) dengan nomor penerbangan QZ 480 dijadwalkan berangkat pukul 14.15 dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dan tiba pukul 17.55 di Bandara Internasional Da Nang.Penerbangan perdana akan dimulai pada 20 Maret 2026 dan beroperasi empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Sementara itu, untuk rute Da Nang (DAD) ke Bali (DPS), AirAsia akan melayani penerbangan dengan nomor QZ 481. Pesawat dijadwalkan lepas landas pukul 18.25 dari Da Nang dan tiba pukul 23.55 di Bali.
Peluang Wisata Dua Arah Indonesia–Vietnam
Da Nang merupakan kota terbesar kelima di Vietnam yang dikenal sebagai “Miami of Vietnam”, semakin populer di kalangan wisatawan dan media sosial berkat pantai-pantainya. Kota pesisir di Vietnam Tengah ini juga memiliki kekayaan budaya dan alam, dengan berbagai atraksi unggulan.Menurut data National Statistics Office (Ministry of Finance) Vietnam, jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Vietnam pada periode Januari hingga November 2025 mencapai 19,15 juta kunjungan, meningkat sekitar 20,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Indonesia tumbuh sebesar 13,8% sebagai salah satu negara penyumbang wisatawan.
| Baca juga: AirAsia Perbarui Kebijakan Seragam Pramugari, Kini Bisa Berhijab |
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama Januari hingga November 2025 tercatat mencapai 13,9 juta kunjungan, dengan jumlah wisatawan asal Vietnam ke Indonesia mencapai 80.313 kunjungan, mencerminkan potensi pertukaran wisata dua arah yang terus berkembang antara kedua negara.
Bali sendiri telah lama menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Asia Tenggara dengan beragam daya tarik, mulai dari kawasan budaya Ubud, pantai-pantai populer seperti Kuta, Seminyak, dan Nusa Dua, hingga keindahan alam di Uluwatu dan Nusa Penida.
Konektivitas langsung Bali–Da Nang membuka peluang perjalanan lintas destinasi yang lebih fleksibel bagi wisatawan Indonesia yang ingin berkunjung ke Vietnam maupun wisatawan Vietnam yang ingin berwisata ke Indonesia.
“Pola perjalanan antar destinasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata lintas negara sekaligus meningkatkan pertukaran kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia dan Vietnam,” tutup Capt. Sadikin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)