WISATA
Nostalgia 4 Tempat Nongkrong Anak Gaul Jakarta yang Tinggal Kenangan
Rendy Renuki H
Jumat 05 Februari 2021 / 16:54
Jakarta: Jakarta kerap menjadi tempat tujuan utama anak muda mencari hiburan. Tempat nongkrong di Ibu Kota pun saat ini kian semakin menjamur.
Mereka seolah berlomba menyuguhkan makanan maupun susana. Namun beberapa tahun silam, Jakarta juga memiliki sejumlah tempat nongkrong asyik.
Tempat tersebut bahkan seperti menjadi tujuan wajib anak gaul Jakarta. Sayang, tempat nongkrong anak gaul itu kini tinggal kenangan.
(Istimewa)
Kawasan yang terkenal dengan julukan Parkit itu menjadi tempat nongkrong wajib anak muda di Jakarta. Padahal jika dicermati, Parkit tidak mempunya fasilitas hiburan.
Namun entah mengapa kawasan parkiran di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) itu selalu ramai. Meskipun hanya ada warung minuman dan makanan.
Salah satu warung yang paling terkenal di kalangan anak muda adalah Maduma. Selain itu, Parkit juga menjadi tempat penjual sepatu dan aksesoris fashion lainnya pada siang hari.
Namun saat ini, kawasan Parkit telah kembali ke fungsi utamanya sebagai lahan parkir. Pengelola GBK pun menata kawasan itu sedemikian rupa menjadi lebih rapi.
(Istimewa)
Kawasan ini menjadi yang paling melegenda di Jakarta, karena sudah dibuka sejak 1970. Lokasinya tepat disamping TVRI.
Taman Ria menawarkan sejumlah wahana permainan. Tempat ini juga sempat menjadi panggung rutin pertunjukan grup lawak Srimulat.
Namun, pilihan kafe dan kelab yang ada di sana juga menjadi magnet anak gaul Jakarta. Salah satu kelab yang terkenal adalah Embassy.
Sayang gemerlap Taman Ria redup dan akhirnya ditutup 2010 lalu. Kini kawasan tersebut pun sedang direnovasi.

(Istimewa)
Lokasi yang kerap disingkat KTS menjadi salah satu warung tenda yang banyak menyedot animo anak muda 1990-an hingga 2000-an awal.
Sesuai dengan namanya, warung makan itu berada di tenda kaki lima. Namun bukan itu yang menjadi selling point-nya.
Kafe Tenda Semanggi banyak didatangi anak gaul Jakarta, karena bisa nongkrong sampai malam. Comedy Cafe menjadi salah satu tempat favorit di KTS pada masanya.
Namun kawasan KTS saat ini sudah dibongkar. Kawasan yang terletak di SCBD itu kini berdiri deretan bar dan kafe masa kini.
(Foto: notegakpenting.blogspot.com)
Sebelum konsep food market banyak digunakan tempat makan saat ini, pada awal 2000-an sudah ada tempat yang menggunakannya, yakni Bale Aer, di Jl Gatot Subroto.
Deretan restoran ternama ada di tempat yang mengusung konsep pedesaan itu. Banana Cafe dan Dapur Sunda menjadi tempat makan favorit di sana.
Suasana nyaman di sana pun membuat Bale Aer kerap diserbu anak gaul Jakarta. Bahkan sempat diklaim menjadi salah satu tempat nongkrong terbaik di Jakarta pada eranya.
Sayang, tempat yang berada di sebelah Museum Satria Mandala itu kini tinggal kenangan. Tempat itu kini sudah dipugar dan didirikan hotel berbintang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(ACF)
Mereka seolah berlomba menyuguhkan makanan maupun susana. Namun beberapa tahun silam, Jakarta juga memiliki sejumlah tempat nongkrong asyik.
Tempat tersebut bahkan seperti menjadi tujuan wajib anak gaul Jakarta. Sayang, tempat nongkrong anak gaul itu kini tinggal kenangan.
Berikut Medcom.id rangkum beberapa di antaranya:
1. Parkir Timur Senayan

(Istimewa)
Kawasan yang terkenal dengan julukan Parkit itu menjadi tempat nongkrong wajib anak muda di Jakarta. Padahal jika dicermati, Parkit tidak mempunya fasilitas hiburan.
Namun entah mengapa kawasan parkiran di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) itu selalu ramai. Meskipun hanya ada warung minuman dan makanan.
Salah satu warung yang paling terkenal di kalangan anak muda adalah Maduma. Selain itu, Parkit juga menjadi tempat penjual sepatu dan aksesoris fashion lainnya pada siang hari.
Namun saat ini, kawasan Parkit telah kembali ke fungsi utamanya sebagai lahan parkir. Pengelola GBK pun menata kawasan itu sedemikian rupa menjadi lebih rapi.
2. Taman Ria Senayan

(Istimewa)
Kawasan ini menjadi yang paling melegenda di Jakarta, karena sudah dibuka sejak 1970. Lokasinya tepat disamping TVRI.
Taman Ria menawarkan sejumlah wahana permainan. Tempat ini juga sempat menjadi panggung rutin pertunjukan grup lawak Srimulat.
Namun, pilihan kafe dan kelab yang ada di sana juga menjadi magnet anak gaul Jakarta. Salah satu kelab yang terkenal adalah Embassy.
Sayang gemerlap Taman Ria redup dan akhirnya ditutup 2010 lalu. Kini kawasan tersebut pun sedang direnovasi.
3. Kafe Tenda Semanggi

(Istimewa)
Lokasi yang kerap disingkat KTS menjadi salah satu warung tenda yang banyak menyedot animo anak muda 1990-an hingga 2000-an awal.
Sesuai dengan namanya, warung makan itu berada di tenda kaki lima. Namun bukan itu yang menjadi selling point-nya.
Kafe Tenda Semanggi banyak didatangi anak gaul Jakarta, karena bisa nongkrong sampai malam. Comedy Cafe menjadi salah satu tempat favorit di KTS pada masanya.
Namun kawasan KTS saat ini sudah dibongkar. Kawasan yang terletak di SCBD itu kini berdiri deretan bar dan kafe masa kini.
4. Bale Aer Gatot Subroto
(Foto: notegakpenting.blogspot.com)
Sebelum konsep food market banyak digunakan tempat makan saat ini, pada awal 2000-an sudah ada tempat yang menggunakannya, yakni Bale Aer, di Jl Gatot Subroto.
Deretan restoran ternama ada di tempat yang mengusung konsep pedesaan itu. Banana Cafe dan Dapur Sunda menjadi tempat makan favorit di sana.
Suasana nyaman di sana pun membuat Bale Aer kerap diserbu anak gaul Jakarta. Bahkan sempat diklaim menjadi salah satu tempat nongkrong terbaik di Jakarta pada eranya.
Sayang, tempat yang berada di sebelah Museum Satria Mandala itu kini tinggal kenangan. Tempat itu kini sudah dipugar dan didirikan hotel berbintang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ACF)