WISATA

Bentang Alam Tanjung Eputobi Nan Memesona

Arthurio Oktavianus Arthadiputra
Selasa 11 Mei 2021 / 14:53
Flores Timur: Saat traveling ke Pulau Flores, coba mampir sejenak di Tanjung Eputobi, Titihena, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Pesona bentang alam yang tersaji di sana, sangat menawan dan memanjakan mata. Sayang untuk melewatkannya begitu saja.

Tanjung Eputobi berada di kilometer 29, tepat di tepi jalan Trans Larantuka-Maumere. Hamparan pantai luas menjadi pemandangan dari ketinggian, berlatar jejeran perbukitan yang semakin menambah keindahan alamnya.

Selain itu, Tanjung Eputobi juga menampilkan Pulau Konga, panorama teluk dan Pulau Solor yang menawan. Lekukan garis pantai dan pepohonan hijau yang daunnya ditiup angin, bak penari alam di bawah bentangan awan yang bergerak pelan.

Dalam bahasa setempat, “epu” memiliki arti tempat orang berkumpul setelah iris tuak. Sedangkan “tobi” adalah pohon asam. Menurut kisah penduduk lokal, dahulu terdapat pohon asam yang dijadikan tempat berkumpul oleh penduduk setelah mengiris tuak dan tempat itu dinamai Eputobi.

Dahulu, kegiatan berkumpul sebagai tatanan hidup berkomunitas, yang dalam sejarah setempat dikenal sebagai komunitas Dumbata atau Lewowerang. Kini, kegiatan berkumpul setelah iris tuak berganti dengan berkumpul untuk menikmati pesona alamnya.

Banyak pengendara yang menghentikan laju kendaraannya saat melintasi Tanjung Eputobi di jalan ini. Sekedar melepas lelah atau sengaja untuk mengabadikan momen, dengan berfoto bersama atau pun swafoto. 

Ada juga lopo (pondok) yang dibangun menghadap hamparan pantai. Lopo dibuat dari kayu tua berukuran besar dan batang kelapa yang kokoh. Lopo dilengkapi pula dengan meja dan kursi kayu, yang dibuat tanpa merusak bentuk kayu sehingga tampak sangat natural.

Pesona indah Tanjung Eputobi dapat dinikmati saat pagi hari. Waktu terbaik adalah menjelang senja, saat mentari perlahan menghilang di batas cakrawala dan menyuguhkan jingga di langit. Romantisme warna di atas Flores Timur.

Tanjung Eputobi juga dikenal dengan tanjung cinta. Ada juga yang menyebut tempat ini bukit cinta. Apapun namanya, Tanjung Eputobi tetap indah. Terutama saat dinikmati di pagi hari, atau saat matahari terbenam. 

Apalagi menikmati panorama Tanjung Eputobi sambil menyeruput secangkir kopi panas dan menikmati kudapan pisang goreng di lopo kayu yang ada di wilayah tersebut. Satu kata untuk itu semua: sempurna. 
(TIN)

MOST SEARCH