WISATA
Data: 43 Persen Masyarakat Berencana Mudik Lebaran 2026, Bluebird Siapkan 25 Ribu Armada
Aulia Putriningtias
Sabtu 28 Februari 2026 / 08:15
- Blue Bird memastikan ketersediaan armada pada 1.300 pangkalan di seluruh Indonesia.
- Pola perjalanan yang semakin terkonsentrasi menjelang dan setelah Lebaran
- Pola perjalanan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran mengalami perubahan.
Jakarta: PT Blue Bird Tbk pada 2026 turut bersiap menghadapi euforia mudik Lebaran Idulfitri. Salah satu strateginya adalah dengan menyiapkan sekitar 25 ribu armada milik mereka.
Marketing Officer Bluebird, Monita Moerdani, menyampaikan bahawa kesiapan ini dirancang secara strategis dengan mempertimbangkan lonjakan mobilitas pada periode paling krusial. Ada beberapa data yang cukup menarik di tahun ini.
Berdasarkan Insight Perilaku Perjalanan Lebaran 2026 dari data YouGov, sebanyak 43 persen masyarakat berencana berangkat mudik 2-6 hari sebelum Lebaran. Sementara itu, sekitar 51 persen masyarakat berencana kembali 2-6 hari setelah Lebaran.
Menurut Monita, pola perjalanan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran mengalami perubahan yang terfokus pada beberapa agenda. Mulai dari agenda berbuka puasa, silahturahmi, hingga perjalanan mudik dan arus balik.
"Kami melihat pola perjalanan yang semakin terkonsentrasi menjelang dan setelah Lebaran. Karena itu, kami memastikan kesiapan lebih dari 25.000 armada, termasuk peremajaan armada, baik untuk layanan Bluebird, Silverbird, Goldenbird, Bigbird, Cititrans, hingga Bluebird Kirim," kata Monita dalam temu media bersama Bluebird di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Blue Bird menyiapkan sekitar 25 ribu armada dalam menghadapi mudik lebaran 2026. Dok. Ist
Perusahaan memastikan ketersediaan armada pada 1.300 pangkalan di seluruh Indonesia. Adapun titik-titik prioritas seperti ini pusat perbelanjaan, area kuliner, kawasan residensial dan hotel, serta bandara, stasiun, dan terminal yang menjadi simpul transportasi krusial saat mudik dan arus balik.
Sementara itu, data internal tahun 2025 dari Bluebird juga menunjukkan tren positif pada fase arus balik. Seperti layanan taksi, rata-rata pertumbuhan hingga 20 persen di kota-kota besar seperti Bandung, Semarang, dan Yogyakarta, serta Medan dan Makassar. Pada lini antarkota, Cititrans sebagai layanan bus kecil mengalami pertumbuhan hampir 23 persen pada periode Lebaran 2025.
Inisiatif lainnya juga diwujudkan melalui fitur aplikasi mereka, seperti Advance Booking untuk menjadwalkan perjalanan lebih awal, dan Fixed Price yang memberikan kepastian tarif kepada konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Marketing Officer Bluebird, Monita Moerdani, menyampaikan bahawa kesiapan ini dirancang secara strategis dengan mempertimbangkan lonjakan mobilitas pada periode paling krusial. Ada beberapa data yang cukup menarik di tahun ini.
Berdasarkan Insight Perilaku Perjalanan Lebaran 2026 dari data YouGov, sebanyak 43 persen masyarakat berencana berangkat mudik 2-6 hari sebelum Lebaran. Sementara itu, sekitar 51 persen masyarakat berencana kembali 2-6 hari setelah Lebaran.
Menurut Monita, pola perjalanan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran mengalami perubahan yang terfokus pada beberapa agenda. Mulai dari agenda berbuka puasa, silahturahmi, hingga perjalanan mudik dan arus balik.
"Kami melihat pola perjalanan yang semakin terkonsentrasi menjelang dan setelah Lebaran. Karena itu, kami memastikan kesiapan lebih dari 25.000 armada, termasuk peremajaan armada, baik untuk layanan Bluebird, Silverbird, Goldenbird, Bigbird, Cititrans, hingga Bluebird Kirim," kata Monita dalam temu media bersama Bluebird di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Blue Bird menyiapkan sekitar 25 ribu armada dalam menghadapi mudik lebaran 2026. Dok. Ist
Perusahaan memastikan ketersediaan armada pada 1.300 pangkalan di seluruh Indonesia. Adapun titik-titik prioritas seperti ini pusat perbelanjaan, area kuliner, kawasan residensial dan hotel, serta bandara, stasiun, dan terminal yang menjadi simpul transportasi krusial saat mudik dan arus balik.
Sementara itu, data internal tahun 2025 dari Bluebird juga menunjukkan tren positif pada fase arus balik. Seperti layanan taksi, rata-rata pertumbuhan hingga 20 persen di kota-kota besar seperti Bandung, Semarang, dan Yogyakarta, serta Medan dan Makassar. Pada lini antarkota, Cititrans sebagai layanan bus kecil mengalami pertumbuhan hampir 23 persen pada periode Lebaran 2025.
Inisiatif lainnya juga diwujudkan melalui fitur aplikasi mereka, seperti Advance Booking untuk menjadwalkan perjalanan lebih awal, dan Fixed Price yang memberikan kepastian tarif kepada konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)