SPKLU di Rest Area. Jasa Marga
SPKLU di Rest Area. Jasa Marga

Tren Mudik Pakai Mobil Listrik Meningkat, SPKLU Aman?

Ekawan Raharja • 06 April 2026 15:43
Ringkasnya gini..
  • PLN mencatat rekor 18.088 transaksi pengisian kendaraan listrik di SPKLU saat periode mudik Idulfitri 2026.
  • Lonjakan transaksi menunjukkan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dan kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur SPKLU.
  • PLN juga menambah jaringan SPKLU, menghadirkan fast charging, serta layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Sragen: PT PLN (Persero) mencatat rekor transaksi harian tertinggi sepanjang sejarah penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Rekor tersebut terjadi pada Senin (23 Maret 2026), atau H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, dengan total 18.088 transaksi pengisian kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
 
Pada hari yang sama, konsumsi energi listrik untuk pengisian kendaraan mencapai 427.980 kilowatt hour (kWh). Angka tersebut meningkat sekitar 4,15 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 4.360 transaksi dengan konsumsi 103.010 kWh.
 
Lonjakan transaksi ini menunjukkan semakin meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, terutama saat perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.

Pemerintah Nilai Infrastruktur SPKLU Berperan Penting

Dalam kunjungannya ke SPKLU Rest Area KM 519B Sragen Jawa Tengah pada pada (26/3/2026), Bahlil Lahadalia menilai peningkatan transaksi tersebut menandakan perkembangan industri kendaraan listrik yang semakin pesat di Tanah Air.

Menurutnya, perkembangan tersebut tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur pengisian daya yang terus dipercepat.

Baca Juga:
Daftar Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026


“Dibandingkan dengan tahun kemarin, memang belum semasif sekarang. Ini terjadi karena memang industri daripada mobil listrik ini belum sebaik sekarang. Tetapi tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLU-nya enggak kita bangun,” ujar Bahlil dikutip dari keterangan resmi PLN.

Kepercayaan Pengguna EV Terus Meningkat

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan rekor transaksi tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap keandalan infrastruktur kendaraan listrik yang disediakan PLN bersama mitra.
 
“Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan SPKLU baik dari sisi kuantitas, teknologi, maupun integrasi layanan digital, mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh,” ujar Darmawan.

Jaringan SPKLU PLN Terus Bertambah

Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, PLN bersama mitra kini telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia. Rata-rata jarak antar SPKLU saat ini sekitar 22 kilometer.
 
Khusus pada jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 titik, baik di jalur tol maupun non-tol. Jumlah tersebut meningkat sekitar 70 persen dibandingkan periode Idulfitri tahun sebelumnya.

Baca Juga:
Estimasi Pajak Toyota Innova Reborn Berdasarkan Tahun Produksi


Selain itu, PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis seperti exit tol untuk mengantisipasi kebutuhan pengisian darurat bagi pengguna kendaraan listrik.
 
“Kami juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis exit tol untuk mengantisipasi pengguna EV yang membutuhkan pengisian daya darurat. Ribuan personel juga kami terjunkan untuk mendukung kelancaran operasional SPKLU selama periode siaga,” tambah Darmawan.

Layanan SPKLU Ditingkatkan dengan Teknologi Fast Charging

Selain menambah jumlah infrastruktur, PLN juga meningkatkan kualitas layanan pengisian daya. Beberapa SPKLU dengan tingkat penggunaan tinggi telah ditingkatkan dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging untuk mempercepat waktu pengisian kendaraan listrik.
 
“Upaya peningkatan kualitas layanan ini juga diiringi dengan penguatan ekosistem layanan digital, melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile,” ucapnya.
 
Melalui aplikasi PLN Mobile, pengguna kendaraan listrik dapat mengakses berbagai layanan digital untuk mempermudah perjalanan.
 
Beberapa fitur yang tersedia antara lain Trip Planner, yang membantu merencanakan rute perjalanan dengan informasi lokasi SPKLU dan ketersediaan konektor, serta fitur AntreEV untuk memantau antrean pengisian daya secara real-time.

Baca Juga:
Sebelum Pulang Kerja, Cek Dulu 28 Gerbang Tol yang Terkena Ganjil Genap


“Kemudahan transaksi juga terus kami tingkatkan melalui pengembangan EV-TAP, yang menggunakan pembayaran berbasis kartu elektronik di sejumlah SPKLU di jalur mudik Trans Jawa, sehingga proses pengisian daya menjadi lebih cepat dan praktis,” tutup Darmawan.
 
Dengan peningkatan infrastruktur, layanan digital, dan teknologi pengisian daya yang semakin modern, PLN berharap penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dapat terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan