WISATA

5 Gunung yang Cocok untuk Pemula

Muhammad Syahrul Ramadhan
Jumat 23 Oktober 2026 / 13:05
Ringkasnya gini..
  • Gunung Papandayan, Andong, Prau, Batur, dan Panderman bisa dipertimbangkan untuk pendaki pemula sesuai kemampuan.
  • Sebelum mendaki, perhatikan kondisi fisik, cuaca, perlengkapan, durasi perjalanan, dan status jalur resmi.
  • Jalur yang relatif ramah bukan berarti bebas risiko. Pendaki pemula tetap perlu persiapan dan mengutamakan keselamatan.
Jakarta: Mendaki gunung bisa menjadi pilihan aktivitas untuk menikmati alam sekaligus melatih ketahanan fisik. Namun, bagi yang baru pertama kali mencoba, memilih gunung dengan jalur sesuai kemampuan merupakan hal penting agar perjalanan terasa lebih nyaman.

Pendaki pemula sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan ketinggian gunung. Durasi perjalanan, kondisi medan, ketersediaan fasilitas, cuaca, serta pengalaman mendaki juga perlu diperhatikan.

Berikut ada beberapa gunung di Indonesia yang kerap menjadi pilihan bagi pendaki pemula. Meski jalurnya relatif ramah, setiap pendakian tetap membutuhkan persiapan dan kepatuhan terhadap aturan pengelola.

1. Gunung Papandayan, Garut

WhatsApp Image 2026-10-23 at 12_04_37
Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, menjadi salah satu pilihan pendakian bagi pemula. (Foto: Medcom/Ellen Octovia)

Gunung Papandayan berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dengan ketinggian sekitar 2.665 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini dikenal memiliki sejumlah daya tarik, seperti kawasan kawah, Hutan Mati, dan padang edelweiss.

Papandayan kerap direkomendasikan untuk pendaki pemula karena terdapat jalur yang relatif landai dan area yang dapat dijadikan tempat beristirahat atau berkemah. Meski demikian, kondisi medan tetap bervariasi, termasuk kawasan berbatu di sekitar kawah.

Pendaki perlu memperhatikan petunjuk jalur dan batas aman di kawasan kawah. Jangan mendekati area terlarang hanya demi mendapatkan foto.

2. Gunung Andong, Magelang

Gunung Andong di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, memiliki ketinggian sekitar 1.726 mdpl. Gunung ini menjadi salah satu pilihan untuk pendakian pertama karena jalurnya relatif singkat dibandingkan sejumlah gunung lain yang lebih tinggi.

Perjalanan menuju puncak dapat ditempuh dalam beberapa jam, bergantung pada jalur, kecepatan berjalan, dan kondisi fisik pendaki. Dari puncaknya, pendaki dapat menikmati panorama pegunungan di sekitarnya ketika cuaca cerah.

Walaupun relatif ramah bagi pemula, pendaki tetap perlu menyiapkan stamina. Jalur menanjak dan kondisi tanah yang licin setelah hujan bisa membuat perjalanan lebih menantang.

3. Gunung Prau, Jawa Tengah

WhatsApp Image 2026-10-23 at 12_29_00

Gunung Prau, menjadi salah satu pilihan pendakian bagi pemula. (Foto: Medcom/Ellen Octovia)

Gunung Prau berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, dengan ketinggian sekitar 2.565 mdpl. Gunung ini terkenal dengan panorama matahari terbit serta pemandangan perbukitan yang membentang di sekitarnya.

Prau memiliki beberapa jalur pendakian dengan karakter dan waktu tempuh berbeda. Karena itu, pemula perlu memilih jalur berdasarkan kemampuan fisik, bukan hanya mengikuti rute yang paling populer.

Suhu di kawasan ini dapat terasa sangat dingin, terutama menjelang pagi. Pendaki sebaiknya membawa jaket hangat, perlengkapan hujan, air minum, serta makanan yang cukup.

4. Gunung Batur, Bali

WhatsApp Image 2026-10-23 at 12_03_42
Gunung Batur, Bali, menjadi salah satu pilihan pendakian bagi pemula. (Foto: Medcom/Ellen Octovia)

Gunung Batur terletak di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, dengan ketinggian sekitar 1.717 mdpl. Gunung ini menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencoba pendakian sambil menikmati pemandangan matahari terbit.

Gunung Batur relatif ramah bagi pemula, meski jalurnya tetap memiliki tantangan. Medan berpasir dan batuan vulkanik dapat membuat langkah mudah tergelincir, terutama ketika turun.

Bagi pendaki yang belum berpengalaman, penting untuk mencari informasi dari pengelola atau pemandu lokal mengenai rute yang sesuai. Siapkan sepatu dengan daya cengkeram baik, pakaian hangat, dan perlengkapan penerangan jika berangkat sebelum matahari terbit.

5. Gunung Panderman, Kota Batu

Gunung Panderman berada di Kota Batu, Jawa Timur, dengan ketinggian sekitar 2.045 mdpl. Gunung ini dapat dipertimbangkan oleh pendaki pemula yang ingin mencoba jalur pendakian dengan waktu perjalanan relatif singkat.

Meski demikian, jalur menuju puncak tetap membutuhkan stamina dan kehati-hatian. Pendaki perlu mengatur ritme berjalan, beristirahat ketika diperlukan, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik menurun.

Sebelum berangkat, cari tahu informasi terbaru mengenai jalur, cuaca, dan ketentuan dari pengelola setempat.

Tips Aman Mendaki untuk Pemula

Sebelum menentukan gunung tujuan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Latih kondisi fisik. Biasakan berjalan kaki, jogging, atau naik turun tangga sebelum hari pendakian.

Gunakan perlengkapan yang sesuai. Bawa sepatu dengan daya cengkeram baik, pakaian hangat, jas hujan, air minum, makanan, dan perlengkapan pertolongan pertama.

Pilih teman mendaki berpengalaman. Jika baru pertama kali naik gunung, pertimbangkan untuk mendaki bersama orang yang memahami jalur dan prosedur keselamatan.

Cek cuaca dan status jalur. Pastikan jalur resmi dibuka dan tidak ada pembatasan pendakian dari pengelola.

Jangan memaksakan diri. Beristirahat atau membatalkan pendakian lebih baik daripada melanjutkan perjalanan dalam kondisi yang tidak aman.

Jaga kebersihan alam. Bawa kembali sampah dan patuhi seluruh aturan kawasan pendakian.
Pada akhirnya, gunung yang cocok untuk pemula bukan selalu gunung dengan ketinggian paling rendah, melainkan gunung dengan jalur yang sesuai kemampuan dan persiapan pendaki.

(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)

MOST SEARCH