WISATA
Vietjet Jadi Maskapai Fastest Growing, Traveler Indonesia Kian Diuntungkan
A. Firdaus
Rabu 06 Mei 2026 / 13:16
- Airport NEO kini menghadirkan layanan ground handling secara menyeluruh untuk operasional Air India.
- Penguatan layanan ini turut meningkatkan kontrol operasional Vietjet.
- Bagi pasar Indonesia, ekspansi ini membawa dampak positif.
Jakarta: Vietjet terus memperkuat ekosistem aviasi sekaligus memperluas pengaruhnya di kancah global. Langkah ini ditandai dengan keberhasilan Airport NEO Ground Services Company, yang berevolusi dari Vietjet Ground Services Center (VJGS), dalam menangani penerbangan internasional berjadwal perdana Air India ke Hanoi di Bandara Internasional Noi Bai.
Airport NEO kini menghadirkan layanan ground handling secara menyeluruh untuk operasional Air India. Layanan tersebut mencakup standar keselamatan dan keamanan berkelas internasional, efisiensi operasional, hingga kualitas layanan yang konsisten tinggi.
Sejak berdiri pada 2020 sebagai VJGS, Airport NEO telah berkembang menjadi penyedia layanan aviasi yang komprehensif. Mulai dari penanganan penumpang, operasional ramp, load control, layanan inflight, pembersihan kabin, hingga dukungan teknis di apron dan terminal, seluruhnya ditopang fasilitas modern serta tenaga kerja terlatih.
Penguatan layanan ini turut meningkatkan kontrol operasional Vietjet, termasuk ketepatan waktu penerbangan dan konsistensi layanan, dua faktor penting dalam mendukung ekspansi jaringan internasional maskapai tersebut.
Tak hanya melayani internal, pencapaian ini juga menunjukkan kesiapan Airport NEO untuk memenuhi standar global dan melayani maskapai internasional lainnya. Ke depan, perusahaan berencana terus berinvestasi pada infrastruktur, peralatan, serta pengembangan sumber daya manusia guna menopang operasional domestik dan internasional.
Di saat yang sama, nilai brand Vietjet juga mencatat lonjakan signifikan. Berdasarkan laporan Brand Finance, nilai brand Vietjet meningkat 117 persen hingga mencapai USD906 juta pada 2026. Pencapaian ini menjadikannya sebagai maskapai dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Kinerja tersebut didukung oleh tingginya permintaan penumpang, dengan tingkat keterisian kursi mencapai 86 persen. Selain itu, diversifikasi pendapatan melalui layanan tambahan (ancillary services) juga menyumbang 41 persen dari total pendapatan.
Didukung armada yang relatif muda dan efisien bahan bakar, serta strategi operasional yang disiplin, Vietjet semakin memperkuat daya saingnya di industri aviasi global.
Bagi pasar Indonesia, ekspansi ini membawa dampak positif. Dengan rute langsung dari Jakarta dan Bali menuju Vietnam, serta konektivitas lanjutan yang terus berkembang, wisatawan Indonesia kini memiliki akses yang lebih luas ke berbagai destinasi internasional.
Ke depan, kehadiran Vietjet sebagai konektor regional diharapkan semakin memudahkan perjalanan lintas negara, sekaligus membuka lebih banyak peluang eksplorasi destinasi baru bagi para pelancong Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Airport NEO kini menghadirkan layanan ground handling secara menyeluruh untuk operasional Air India. Layanan tersebut mencakup standar keselamatan dan keamanan berkelas internasional, efisiensi operasional, hingga kualitas layanan yang konsisten tinggi.
Sejak berdiri pada 2020 sebagai VJGS, Airport NEO telah berkembang menjadi penyedia layanan aviasi yang komprehensif. Mulai dari penanganan penumpang, operasional ramp, load control, layanan inflight, pembersihan kabin, hingga dukungan teknis di apron dan terminal, seluruhnya ditopang fasilitas modern serta tenaga kerja terlatih.
Penguatan layanan ini turut meningkatkan kontrol operasional Vietjet, termasuk ketepatan waktu penerbangan dan konsistensi layanan, dua faktor penting dalam mendukung ekspansi jaringan internasional maskapai tersebut.
Tak hanya melayani internal, pencapaian ini juga menunjukkan kesiapan Airport NEO untuk memenuhi standar global dan melayani maskapai internasional lainnya. Ke depan, perusahaan berencana terus berinvestasi pada infrastruktur, peralatan, serta pengembangan sumber daya manusia guna menopang operasional domestik dan internasional.
Di saat yang sama, nilai brand Vietjet juga mencatat lonjakan signifikan. Berdasarkan laporan Brand Finance, nilai brand Vietjet meningkat 117 persen hingga mencapai USD906 juta pada 2026. Pencapaian ini menjadikannya sebagai maskapai dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Kinerja tersebut didukung oleh tingginya permintaan penumpang, dengan tingkat keterisian kursi mencapai 86 persen. Selain itu, diversifikasi pendapatan melalui layanan tambahan (ancillary services) juga menyumbang 41 persen dari total pendapatan.
Didukung armada yang relatif muda dan efisien bahan bakar, serta strategi operasional yang disiplin, Vietjet semakin memperkuat daya saingnya di industri aviasi global.
Bagi pasar Indonesia, ekspansi ini membawa dampak positif. Dengan rute langsung dari Jakarta dan Bali menuju Vietnam, serta konektivitas lanjutan yang terus berkembang, wisatawan Indonesia kini memiliki akses yang lebih luas ke berbagai destinasi internasional.
Ke depan, kehadiran Vietjet sebagai konektor regional diharapkan semakin memudahkan perjalanan lintas negara, sekaligus membuka lebih banyak peluang eksplorasi destinasi baru bagi para pelancong Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)