WISATA
Event Lokal Auto Level Up! Kemenpar Spill Bocoran Kurasi KEN 2027, Catat Tanggal Mainnya!
A. Firdaus
Kamis 20 Agustus 2026 / 08:23
- Pembangunan pariwisata Indonesia ke depan bakal makin fokus pada quality tourism.
- Keberhasilan KEN memang nggak perlu diragukan lagi.
- Kurasi independen ini dilakukan demi menggali event yang benar-benar berkualitas tinggi.
Jakarta: Dunia pariwisata dan event kreatif di Indonesia siap makin gacor! Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi membuka sosialisasi kurasi Karisma Event Nusantara (KEN) 2027. Langkah ini diambil buat mendorons pariwisata yang nggak cuma seru dan aesthetic, tapi juga punya dampak ekonomi nyata buat masyarakat lokal.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pembangunan pariwisata Indonesia ke depan bakal makin fokus pada quality tourism. Event-event daerah terbukti bukan sekadar hiburan visual atau tempat hunting konten, melainkan motor penggerak ekonomi daerah yang sesungguhnya.
"Pariwisata adalah salah satu motor penggerak pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Indonesia. Ketika pariwisata bergerak, ada UMKM yang tumbuh, pekerja seni yang mendapatkan ruang, lapangan kerja yang tercipta, dan ekonomi daerah yang ikut bergerak," ujar Menpar Widiyanti saat Sosialisasi Kurasi KEN 2027 secara daring, Rabu (19/8/2027).
Keberhasilan KEN memang nggak perlu diragukan lagi. Pada gelaran KEN 2026, Kemenpar menyokong total 125 event yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia. hingga 30 Juni 2026, sebanyak 36 event sukses digelar.
Hasil kajian dari 23 event yang telah selesai membuktikan impact-nya yang luar biasa:
- 1,34 Juta Pengunjung hadir meramaikan.
- Rp90,53 Miliar transaksi ekonomi langsung tercipta.
- Melibatkan 10 ribu UMKM dan 23,5 ribu pekerja seni.
- Membuka lebih dari 20 ribu lapangan kerja baru.
Bahkan sepanjang tahun 2025 lalu, deretan event KEN berhasil memberikan perputaran dampak ekonomi fantastis hingga Rp13,76 triliun!
"Jadi bagi saya, KEN bukan hanya menghadirkan kalender event. KEN adalah tentang bagaimana kekuatan dan kreativitas daerah kita dorong menjadi kekuatan pariwisata dan ekonomi Indonesia," tegas Menpar Widiyanti.
Nah, buat pemerintah daerah atau pengelola event yang mau kreasinya masuk dalam kalender megah KEN 2027, catat baik-baik timeline resminya berikut ini:
- Pendaftaran: 24 Agustus – 25 September 2026 (via dashboard Event by Indonesia)
- Seleksi Administrasi & Konten: 1 – 2 Oktober 2026
- Seleksi Wawancara: 3 – 13 November 2026
- Rapat Pleno: 1 Desember 2026
- Pengumuman Hasil: Januari 2027
Proses kurasi ini bakal dinilai langsung oleh tim gabungan Kemenpar dan kurator independen yang profesional. Ada 5 komponen utama yang bakal dikulik habis:
- Manajemen Kegiatan: 25%
- Ide & Inovasi: 20%
- Pemasaran & Strategi Komunikasi: 20%
- Manajemen Keuangan: 20%-
- Analisis Dampak (Sosial, Ekonomi, Lingkungan): 15%
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar, Hafiz Agung Rifai, menyampaikan bahwa proses kurasi independen ini dilakukan demi menggali event yang benar-benar berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan travel-worthy bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Di sisi lain, Kemenpar juga memberikan special attention untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam pelaksanaan sosialisasi KEN 2027 ini. Mengingat beberapa area di NTT baru saja terdampak bencana alam, skema pendampingan dan penyesuaian akan diselaraskan dengan kesiapan serta masa pemulihan daerah setempat.
(FIR)
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pembangunan pariwisata Indonesia ke depan bakal makin fokus pada quality tourism. Event-event daerah terbukti bukan sekadar hiburan visual atau tempat hunting konten, melainkan motor penggerak ekonomi daerah yang sesungguhnya.
"Pariwisata adalah salah satu motor penggerak pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Indonesia. Ketika pariwisata bergerak, ada UMKM yang tumbuh, pekerja seni yang mendapatkan ruang, lapangan kerja yang tercipta, dan ekonomi daerah yang ikut bergerak," ujar Menpar Widiyanti saat Sosialisasi Kurasi KEN 2027 secara daring, Rabu (19/8/2027).
Impact Nyata: Cuan Triliunan & Ribuan Lapangan Kerja
Keberhasilan KEN memang nggak perlu diragukan lagi. Pada gelaran KEN 2026, Kemenpar menyokong total 125 event yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia. hingga 30 Juni 2026, sebanyak 36 event sukses digelar.
Hasil kajian dari 23 event yang telah selesai membuktikan impact-nya yang luar biasa:
- 1,34 Juta Pengunjung hadir meramaikan.
- Rp90,53 Miliar transaksi ekonomi langsung tercipta.
- Melibatkan 10 ribu UMKM dan 23,5 ribu pekerja seni.
- Membuka lebih dari 20 ribu lapangan kerja baru.
Bahkan sepanjang tahun 2025 lalu, deretan event KEN berhasil memberikan perputaran dampak ekonomi fantastis hingga Rp13,76 triliun!
"Jadi bagi saya, KEN bukan hanya menghadirkan kalender event. KEN adalah tentang bagaimana kekuatan dan kreativitas daerah kita dorong menjadi kekuatan pariwisata dan ekonomi Indonesia," tegas Menpar Widiyanti.
Bocoran Jadwal & Bobot Penilaian Kurasi KEN 2027
Nah, buat pemerintah daerah atau pengelola event yang mau kreasinya masuk dalam kalender megah KEN 2027, catat baik-baik timeline resminya berikut ini:
- Pendaftaran: 24 Agustus – 25 September 2026 (via dashboard Event by Indonesia)
- Seleksi Administrasi & Konten: 1 – 2 Oktober 2026
- Seleksi Wawancara: 3 – 13 November 2026
- Rapat Pleno: 1 Desember 2026
- Pengumuman Hasil: Januari 2027
Proses kurasi ini bakal dinilai langsung oleh tim gabungan Kemenpar dan kurator independen yang profesional. Ada 5 komponen utama yang bakal dikulik habis:
- Manajemen Kegiatan: 25%
- Ide & Inovasi: 20%
- Pemasaran & Strategi Komunikasi: 20%
- Manajemen Keuangan: 20%-
- Analisis Dampak (Sosial, Ekonomi, Lingkungan): 15%
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar, Hafiz Agung Rifai, menyampaikan bahwa proses kurasi independen ini dilakukan demi menggali event yang benar-benar berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan travel-worthy bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Perhatian Khusus untuk NTT
Di sisi lain, Kemenpar juga memberikan special attention untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam pelaksanaan sosialisasi KEN 2027 ini. Mengingat beberapa area di NTT baru saja terdampak bencana alam, skema pendampingan dan penyesuaian akan diselaraskan dengan kesiapan serta masa pemulihan daerah setempat.
(FIR)