WISATA

Staycation Nggak Cuma Rebahan, Tren Hotel Wellness Makin Diburu Traveler

A. Firdaus
Selasa 21 Juli 2026 / 16:10
Ringkasnya gini..
  • Tren ini dikenal sebagai wellness tourism atau wisata kesehatan dan kebugaran, yang diproyeksikan terus tumbuh di Indonesia.
  • Indonesia Tourism Outlook 2025/2026, segmen health and wellness tourism diperkirakan menjadi salah satu sektor pariwisata dengan pertumbuhan tercepat.
  • Sebanyak 77 hotel dalam jaringan tersebut telah menyediakan sedikitnya satu fasilitas wellness.
Jakarta: Liburan kini tak lagi sekadar mengunjungi destinasi wisata atau berburu kuliner. Semakin banyak wisatawan yang memanfaatkan perjalanan sebagai momen untuk memulihkan energi, menjaga kesehatan fisik dan mental, hingga menerapkan gaya hidup yang lebih seimbang. Tren ini dikenal sebagai wellness tourism atau wisata kesehatan dan kebugaran, yang diproyeksikan terus tumbuh di Indonesia.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, wisatawan kini mulai mempertimbangkan fasilitas penunjang kebugaran saat memilih akomodasi. Kehadiran pusat kebugaran, spa, kolam renang, sauna, hingga kelas yoga menjadi nilai tambah yang dicari untuk melengkapi pengalaman menginap.

Mengacu pada Indonesia Tourism Outlook 2025/2026, segmen health and wellness tourism diperkirakan menjadi salah satu sektor pariwisata dengan pertumbuhan tercepat. Tren ini didorong oleh meningkatnya minat wisatawan yang ingin menjadikan liburan sebagai kesempatan untuk beristirahat sekaligus menjaga kebugaran.
Melihat perkembangan tersebut, Archipelago Hotels menghadirkan berbagai fasilitas wellness di jaringan hotelnya yang tersebar di sejumlah destinasi di Indonesia. Saat ini, sebanyak 77 hotel dalam jaringan tersebut telah menyediakan sedikitnya satu fasilitas wellness.

Fasilitas yang tersedia meliputi 55 hotel dengan pusat kebugaran, 31 hotel yang memiliki kolam renang, 67 hotel yang menyediakan layanan spa, enam hotel dengan sauna, empat hotel yang menawarkan jacuzzi, serta 12 hotel yang menghadirkan aktivitas kebugaran seperti yoga, zumba, dan pilates.

Layanan tersebut tersedia di berbagai jaringan hotel, mulai dari Aston, Kamuela, The Alana, Harper, Quest Hotels, Hotel Neo, hingga fave hotel yang tersebar di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Tak hanya menawarkan fasilitas kebugaran modern, sejumlah hotel juga menghadirkan pengalaman relaksasi melalui perawatan spa yang terinspirasi dari tradisi Nusantara. Layanan ini dijalankan bersama mitra seperti Alaya Spa, Annathaya Spa, Kamma Spa, Apsara Spa, serta berbagai operator spa lokal.

CEO Archipelago Hotels, John Flood, mengatakan kebutuhan wisatawan terhadap fasilitas wellness terus meningkat seiring perubahan pola perjalanan.

"Hotel kini memiliki peran lebih dari sekadar tempat menginap. Kami melihat kebutuhan tamu berkembang ke arah pengalaman yang juga mendukung kesehatan dan keseimbangan hidup. Karena itu, kami terus mengembangkan fasilitas wellness di berbagai brand agar pengalaman menginap semakin relevan dengan gaya hidup wisatawan saat ini," ujarnya.

Kehadiran fasilitas wellness dinilai memberikan fleksibilitas bagi tamu untuk tetap menjaga rutinitas kesehatan, baik saat melakukan perjalanan bisnis maupun liburan. Mulai dari berolahraga, menikmati perawatan spa, hingga mengikuti kelas kebugaran, wisatawan dapat tetap menjaga kondisi fisik dan mental tanpa harus meninggalkan kebiasaan sehat selama bepergian.

Tren ini menunjukkan bahwa konsep healing kini tak lagi identik dengan bersantai semata. Bagi banyak wisatawan, liburan juga menjadi kesempatan untuk kembali bugar, mengurangi stres, dan pulang dengan tubuh serta pikiran yang lebih segar.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH