KULINER

PergiKuliner Luncurkan Voucher Kolektif yang Anak Muda Banget

A. Firdaus
Sabtu 23 April 2022 / 07:48
Jakarta: Melihat tren anak muda saat ini yang menggunakan voucher diskon untuk makan di restoran dan mendapatkan informasi dari mulut ke mulut atau media sosial, PergiKuliner memutuskan untuk meluncurkan fitur baru yang bernama 'Voucher Kolektif'.

Voucher Kolektif adalah program promosi restoran dengan sistem group-buying. Nantinya semakin banyak orang yang membeli, maka nilai voucher akan semakin tinggi. Voucher Kolektif adalah cara menghemat uang untuk makan di restoran dan menyatukan keluarga, teman, dan kolega secara online.

"PergiKuliner menjadi yang pertama meluncurkan voucher resto dengan sistem group-buying, jadi Voucher Kolektif ini mendorong orang-orang untuk mengajak teman-temannya membeli voucher di resto yang sama, agar mereka mendapatkan nilai voucher yang maksimal," ujar Oswin, CEO PergiKuliner.

Voucher Kolektif dapat dibeli melalui situs dan aplikasi PergiKuliner mulai dari tanggal 16 setiap bulannya dengan harga terendah yaitu Rp20 ribu dan nilai maksimal yang bisa didapatkan oleh pembeli hingga Rp150 ribu.

Voucher Kolektif sangat menguntungkan bagi pembeli maupun mitra restoran. Reputasi mitra restoran akan terlindungi karena peningkatan nilai Voucher tidak mengurangi nilai jual produk restoran dan bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan efek viralitas karena pembeli terdorong untuk menyebarkan-luaskan informasi restoran dan mengajak sesama untuk membeli
Voucher Kolektif.

Sebagai platform pencarian dan review tempat makan yang tersebar di kota-kota besar Indonesia sejak 2015, PergiKuliner meluncurkan fitur baru ini bukan hanya untuk keuntungan semata, tetapi juga untuk mendukung bisnis kuliner dan UMKM di Indonesia agar bangkit kembali di masa pandemi.

"Melihat kondisi pandemi yang berangsur-angsur semakin membaik, kami ingin mengajak kembali masyarakat untuk dine-in di restoran guna membangkitkan bisnis kuliner yang sudah 2 tahun terkena dampak pandemi adalah tujuan utama dari program Voucher Kolektif," ujar Oswin.
(FIR)

MOST SEARCH