KULINER

Matcha vs Kopi, Mana Kafein Paling Tinggi? Ini yang Paling Bikin Melek!

Aulia Putriningtias
Rabu 14 Oktober 2026 / 10:00
Ringkasnya gini..
  • Matcha adalah salah satu minuman yang terkenal di kalangan muda saat ini.
  • Bubuk teh hijau asal Jepang ini sering dikonsumsi sebagai alternatif kopi.
  • Namun, apakah matcha benar-benar tidak mengandung kafein atau lebih rendah dari kopi?
Jakarta: Matcha adalah salah satu minuman yang terkenal di kalangan muda saat ini. Kamu pasti pernah mendengar bahwa kandungan kafein dan kopi mirip, nih!

Matcha memang punya rasa yang unik. Bubuk teh hijau asal Jepang ini sering dikonsumsi sebagai alternatif kopi. Sebagian orang memilih matcha karena ingin tetap terjaga tanpa merasakan efek kafein yang terlalu kuat. 

Namun, apakah matcha benar-benar tidak mengandung kafein atau lebih rendah dari kopi?
 

Dikutip dari Medical News Today, kandungan kafein pada matcha dapat beragam tergantung dari cara meracik minuman tersebut. Namun, matcha umumnya mengandung sekitar 18,9 hingga 44,4 miligram kafein per gramnya.

Sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kadar kafein dalam matcha. Mulai dari jumlah bubuk matcha yang digunakan, suhu air, usia daun teh, dan waktu panennya.

Menggunakan lebih banyak bubuk matcha dan suhu yang lebih tinggi akan meningkatkan jumlah kafein per cangkir. Namun, menggunakan lebih sedikit bubuk atau lebih sedikit air panas dapat menurunkan kadar kafein dalam minuman tersebut.

Sayangnya, menurut penelitian pada 2021, matcha mengandung lebih banyak kafein per gram dibandingkan kopi dan teh lainnya. Sebanyak 1 gram bubuk matcha dapat mengandung 18,9-44,4 miligram kafein. Sementara, 1 gram biji kopi mengandung sekitar 10-12 miligram kafein.

Bagaimana dengan olahan dari daun atau biji dan menjadi minuman? Satu cangkir matcha dapat mengandung sekeitar 75,6 hingga 177,6 miligram kafein. Sedangkan, satu cangkir kopi mengandung sekitar 80 hingga 100 miligram kafein.

Jadi, sudah sangat terlihat untuk kandungan kafein di matcha, Sobat Medcom! Namun, kembali lagi kadar kafein dalam satu cangkir matcha dapat berbeda-beda tergantung cara seseorang membuat minuman tersebut.

Sebagai panduan umum, asupan kafein hingga 400 miligram per hari biasanya tidak dikaitkan dengan efek negatif pada kebanyakan orang dewasa sehat. 

Namun, angka tersebut merupakan batas acuan umum, bukan target konsumsi harian. Orang yang sensitif terhadap kafein mungkin perlu membatasi asupannya jauh lebih rendah.

Salah satu panduan praktis yang dapat digunakan adalah membatasi konsumsi matcha sekitar dua gelas berukuran 474 mililiter atau sekitar dua sendok teh bubuk per hari, sambil tetap memperhatikan takaran dan kandungan kafein produk. 

Jumlah tersebut bukan jaminan aman bagi semua orang karena konsentrasi matcha dalam setiap gelas dapat berbeda.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH