GADGET TALK

Kenapa Smartwatch Makin Jadi Bagian dari Lifestyle Gen Z?

A. Firdaus
Sabtu 26 September 2026 / 11:55
Ringkasnya gini..
  • Smartwatch kini ikut masuk ke berbagai rutinitas harian, dari olahraga sampai tidur.
  • PwC Indonesia mencatat 90% konsumen muda sudah menggunakan aplikasi kesehatan atau perangkat wearable.
  • Fenomena ini menunjukkan teknologi makin menyatu dengan cara Gen Z menjalani keseharian.

Jakarta: Coba perhatiin, sekarang smartwatch nggak cuma dipakai buat lihat jam atau baca notifikasi. Perangkat yang melingkar di pergelangan tangan ini mulai ikut “ngintip” berbagai aktivitas sehari-hari, dari jumlah langkah, waktu tidur, sampai rutinitas olahraga.

Menariknya, kebiasaan ini makin dekat dengan generasi muda. Berdasarkan Voice of the Consumer 2026 dari PwC Indonesia, sebanyak 86% konsumen Indonesia sudah menggunakan aplikasi kesehatan atau perangkat wearable. Pada konsumen muda, angkanya bahkan mencapai 90%.

Lantas, kenapa smartwatch bisa makin nyelip ke lifestyle Gen Z?


 

liat jam

(Smartwatch membantu memantau aktivitas harian, seperti jumlah langkah dan durasi bergerak. Foto: AI Generated)

 

Bukan cuma buat gaya

Smartwatch memang bisa jadi aksesori yang melengkapi outfit. Tapi, fungsinya sekarang jauh lebih luas. Perangkat wearable bisa membantu pengguna melihat berbagai data aktivitas sehari-hari, termasuk pola tidur, aktivitas olahraga, sampai aspek kesehatan mental.

PwC Indonesia mencatat 33% konsumen menggunakan teknologi digital untuk memantau kualitas tidur, sementara 29% memakainya untuk memantau aktivitas olahraga. Angka ini menunjukkan teknologi makin dekat dengan kebiasaan yang sebelumnya dilakukan tanpa bantuan perangkat.

Alhasil, smartwatch bisa ikut menemani berbagai momen. Bangun tidur, pengguna bisa melihat pola tidurnya. Pergi olahraga, aktivitas fisik bisa dipantau. Bahkan saat terlalu lama duduk, data dari perangkat bisa menjadi pengingat untuk lebih banyak bergerak.

Bukan berarti semua angka di smartwatch harus dikejar setiap saat. Informasi tersebut lebih tepat dilihat sebagai cara untuk mengenali pola dan kebiasaan diri.

 


 

Lifestyle makin berbasis data

Perubahan ini juga menunjukkan kalau wellness sekarang nggak selalu identik dengan pergi ke gym atau menjalani rutinitas super ketat. Teknologi membuat aktivitas kecil sehari-hari ikut terdokumentasi.

Jalan kaki ke kantor, naik tangga, tidur lebih awal, sampai menyempatkan olahraga bisa terlihat sebagai bagian dari pola hidup yang lebih aktif. PwC Indonesia mencatat 58% konsumen Indonesia rutin melakukan aktivitas kebugaran fisik. Pada konsumen muda, angkanya lebih tinggi, yaitu 61%.

Nah, smartwatch akhirnya bukan cuma benda teknologi yang dipakai sesekali. Perangkat ini mulai menyatu dengan cara orang menjalani hari. Data yang dikumpulkan juga bisa membuat seseorang lebih sadar terhadap kebiasaan yang sebelumnya mungkin nggak terlalu diperhatikan.

Fenomena ini sejalan dengan laporan global PwC 2026 yang melihat kesehatan makin menjadi bagian dari rutinitas harian. Wearable, aplikasi, dan teknologi digital ikut membuat proses memantau serta menyesuaikan kebiasaan terasa lebih praktis dan personal.


Desi Indasari



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH