GADGET TALK
Inovasi Terbaru DM7 Series Permudah Pekerjaan Sound Engineer
Medcom
Rabu 27 September 2023 / 13:11
Jakarta: Yamaha Musik Indonesia meluncurkan mixer digital terbaru DM7 series yang memiliki banyak fitur dan fungsi tapi berukuran kompak. Yamaha menyematkan berbagai elemen terbaik dari digital mixing system yang dibuat sebelumnya dan menggabungkannya dengan fitur yang inovatif dalam paket lengkap yang berukuran ringkas.
DM7 Series didesain untuk menyajikan hasil yang luar biasa untuk berbagai kebutuhan seperti pertunjukkan musik live, acara korporasi seperti seminar, talkshow, pertemuan hingga gedung teater, broadcasting, atau streaming.
Terdiri dari dua konsol dan unit ekspansi kontrol, DM7 mampu memproses 120 kanal masuk, 32 titik koneksi (port) masuk dan 16 port keluar di panel belakang unit. Di kedua model disematkan kemampuan memproses output sebanyak 48 Mix, 12 Matrix dan dua bus stereo. Terdapat pula konektivitas Dante Networking onboard hingga 144 input dan output di sample rate hingga 96kHz. DM7 Control menambahkan kontrol fisik untuk tombol dan knob, serta lisensi untuk paket perangkat lunak Broadcast dan Theater.
"Bunyi yang natural dan tidak mengalami perubahan warna merupakan titik awal untuk pekerjaan seorang sound engineer. Mixer Yamaha didesain untuk menangkap bunyi secara natural dengan akurasi tinggi sebelum memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menambahkan ekspresi kreatifnya," kata Kenichi Hiwasa selaku General Manager Audio Group PT. YMID.
Kenichi menambahkan, DM7 memiliki desain user interface baru yang sangat simpel dan efisien dengan alur kerja yang sangat baik dan intuitif. Meski begitu, perangkat ini tetap mempertahankan berbagai kebiasaan yang telah dikenal dari Yamaha Console sebelumnya.
"Inovasi terbaru pada DM7 ialah layar utility yang dapat diakses setiap saat dengan tampilan berbagai informasi dan fungsi penting seperti daftar scene, user defined keys dan meter," ucapnya.
Fitur utama lainnya yang terdapat pada DM7 ialah Split Mode di mana channel input, scene, dan mix bus dapat dibagi menjadi dua. Hal ini memungkinkan satu unit DM7 atau DM7 Compact untuk beroperasi layaknya dua unit mixer. Pengguna dapat melakukan mix yang berbeda untuk FOH dan Monitor, FOH dan Broadcast atau streaming tanpa kesulitan.
"Secara natural, keandalan Yamaha yang telah dikenal terdapat pada jantung dari DM7 Series, dan untuk memantapkannya, terdapat unit power supply tambahan sebagai redundant. DM7 Control dapat ditambahkan untuk ekpansi kontrol," jelasnya.
"Unit ini menambahkan kenyamanan pengoperasian pada produksi seperti pertunjukkan musikal di mana diperlukan perubahan scene dan trigger yang komperehensif," lanjutnya.
DM7 dan DM7 Compact juga dibundling dengan VST Rack Elements, perangkat lunak host plug-in yang memungkinkan engineer untuk membuat rack effectnya sendiri, serta Nuendo Live perangkat lunak DAW dari Steinberg yang dioptimalkan untuk kebutuhan perekaman live.
"Kombinasi performa yang disempurnakan dan berbagai fitur terbaru menjadikannya DM7 sangat fleksibel, dan dapat beradaptasi dengan berbagai kapasitas, kebutuhan setiap aplikasi penggunaan dan juga workflow para sound engineer. DM7 pasti melampaui ekspektasi seorang engineer untuk sebuah mixer berukuran compact," kata Edmonds Angkawijaya, Technical marketing PT. YMID.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(ELG)
DM7 Series didesain untuk menyajikan hasil yang luar biasa untuk berbagai kebutuhan seperti pertunjukkan musik live, acara korporasi seperti seminar, talkshow, pertemuan hingga gedung teater, broadcasting, atau streaming.
Terdiri dari dua konsol dan unit ekspansi kontrol, DM7 mampu memproses 120 kanal masuk, 32 titik koneksi (port) masuk dan 16 port keluar di panel belakang unit. Di kedua model disematkan kemampuan memproses output sebanyak 48 Mix, 12 Matrix dan dua bus stereo. Terdapat pula konektivitas Dante Networking onboard hingga 144 input dan output di sample rate hingga 96kHz. DM7 Control menambahkan kontrol fisik untuk tombol dan knob, serta lisensi untuk paket perangkat lunak Broadcast dan Theater.
"Bunyi yang natural dan tidak mengalami perubahan warna merupakan titik awal untuk pekerjaan seorang sound engineer. Mixer Yamaha didesain untuk menangkap bunyi secara natural dengan akurasi tinggi sebelum memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menambahkan ekspresi kreatifnya," kata Kenichi Hiwasa selaku General Manager Audio Group PT. YMID.
Kenichi menambahkan, DM7 memiliki desain user interface baru yang sangat simpel dan efisien dengan alur kerja yang sangat baik dan intuitif. Meski begitu, perangkat ini tetap mempertahankan berbagai kebiasaan yang telah dikenal dari Yamaha Console sebelumnya.
"Inovasi terbaru pada DM7 ialah layar utility yang dapat diakses setiap saat dengan tampilan berbagai informasi dan fungsi penting seperti daftar scene, user defined keys dan meter," ucapnya.
Fitur utama lainnya yang terdapat pada DM7 ialah Split Mode di mana channel input, scene, dan mix bus dapat dibagi menjadi dua. Hal ini memungkinkan satu unit DM7 atau DM7 Compact untuk beroperasi layaknya dua unit mixer. Pengguna dapat melakukan mix yang berbeda untuk FOH dan Monitor, FOH dan Broadcast atau streaming tanpa kesulitan.
"Secara natural, keandalan Yamaha yang telah dikenal terdapat pada jantung dari DM7 Series, dan untuk memantapkannya, terdapat unit power supply tambahan sebagai redundant. DM7 Control dapat ditambahkan untuk ekpansi kontrol," jelasnya.
"Unit ini menambahkan kenyamanan pengoperasian pada produksi seperti pertunjukkan musikal di mana diperlukan perubahan scene dan trigger yang komperehensif," lanjutnya.
DM7 dan DM7 Compact juga dibundling dengan VST Rack Elements, perangkat lunak host plug-in yang memungkinkan engineer untuk membuat rack effectnya sendiri, serta Nuendo Live perangkat lunak DAW dari Steinberg yang dioptimalkan untuk kebutuhan perekaman live.
"Kombinasi performa yang disempurnakan dan berbagai fitur terbaru menjadikannya DM7 sangat fleksibel, dan dapat beradaptasi dengan berbagai kapasitas, kebutuhan setiap aplikasi penggunaan dan juga workflow para sound engineer. DM7 pasti melampaui ekspektasi seorang engineer untuk sebuah mixer berukuran compact," kata Edmonds Angkawijaya, Technical marketing PT. YMID.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)