FITNESS & HEALTH

Perbandingan Greek Yogurt dengan Yogurt Biasa

Raka Lestari
Jumat 09 Oktober 2020 / 16:04
Jakarta: Yogurt dianggap sebagai salah satu superfood yang bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh Anda. Namun sebenarnya tidak semua yogurt bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh, sehingga Anda perlu memperhatikan kandungan yogurt yang Anda konsumsi tersebut.

"Mengingat itu dikemas dengan probiotik, kalsium, kalium, dan protein, yoghurt adalah salah satu makanan sehat yang dapat Anda makan," kata Karen Ansel, ahli diet dan nutrisi. 

Salah satu jenis yogurt yang populer akhir-akhir ini adalah Greek Yogurt, yang sebenarnya memiliki kandungan yang tidak jauh berbeda dengan yogurt biasa.

Menurut Ansel, Greek Yogurt memiliki kandungan protein yang lebih banyak daripada yogurt biasa, yaitu sekitar 23 gram sedangkan yogurt biasa sekitar 12 gram. Greek Yogurt juga umumnya lebih rendah dalam karbohidrat dan gula, jadi itu bisa menjadi pilihan yang lebih baik bagi Anda jika Anda melakukan diet rendah karbohidrat.

Menurut Women's Health, yogurt yang memiliki perasa tambahan, baik itu yogurt biasa ataupun Greek Yogurt sering mengandung tambahan gula dan pemanis yang akan meningkatkan kandungan gula dan karbohidrat di dalamnya. 

Meskipun baik untuk kesehatan, Greek Yogurt bukannya tidak memiliki kelemahan. Menurut Harvard School of Public Health, Greek Yogurt biasanya dalam proses pembuatannya, menghasilkan tekstur yang unik yaitu tekstur kental pada Greek Yogurt yang membuat yogurt jenis ini kehilangan kandungan kalsiumnya.

Baik yogurt biasa ataupun Greek yogurt memiliki semua manfaat kesehatan yang sama satu dan lainnya, sehingga Ansel menyarankan memilih mana yang paling Anda sukai untuk dikonsumsi.
 
Anda bisa mendapatkan lebih banyak kalsium dan protein dari secangkir yogurt. Yogurt juga mengandung "bakteri baik" yang mendukung usus dan sistem kekebalan tubuh Anda.  "Probiotik dianggap dapat memiliki banyak manfaat, mulai dari memperbaiki pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga melindungi terhadap depresi," kata Ansel.
(YDH)

MOST SEARCH