FITNESS & HEALTH

Penjelasan Dokter Hewan Kenapa Harimau Ragunan Bisa Terpapar Covid-19

MetroTV
Kamis 05 Agustus 2021 / 14:11
Jakarta: Dua harimau Sumatra di Kebun Binatang Ragunan yang terjangkit covid-19 dinyatakan sembuh, sejak Senin, 2 Agustus lalu. Ketua Umum PB Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Muhammad Munawaroh menjelaskan bagaimana fenomena ini bisa terjadi kepada jurnalis Newsline Metro TV.

Menurut Munawaroh, reseptor atau sistem penerimaan virus korona penyebab covid-19 yang ada pada manusia memiliki kemiripan terhadap reseptor di hewan sejenis anjing dan kucing. Jadi, kemungkinan penularannya lebih tinggi. 

"Harimau itu termasuk kucing besar, jadi punya reseptor yang mirip," ujar Munawaroh, Kamis, 5 Juli 2021.

Pada hewan, virus korona umumnya menyerang saluran pernapasan. Khususnya pada bagian paru-paru yang dalam istilah kedokteran disebut dengan sel pneumosit. Bila terserang, paru-paru tidak bisa optimal bernafas karena ada cairan di dalamnya.

Hingga saat ini, belum ada rilis resmi terkait darimana kedua harimau di Ragunan tersebut terpapar covid-19. Melansir MediaIndonesia.com, pihak terkait masih melakukan tracing atau penelusuran.

"Kami juga sudah melakukan tracing kepada perawat dan petugas saat satwa sakit, tidak ada yang terpapar covid-19. Sehingga, kami masih menelusuri penyebabnya,” ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, kepada Media Indonesia, Minggu, 1 Agustus 2021. (Mentari Puspadini)
(UWA)

MOST SEARCH