End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Saat Mencoba Menghilangkan Lemak, Justru Kehilangan Massa Otot, Kok Bisa?

Mia Vale
Minggu 05 Juni 2022 / 13:00
Jakarta: Laura, seorang perempuan berusia 30 tahun menyerahkan rutinitas makannya ke Insider's Nutrition Clinic, di mana ahli diet dan ahli gizi yang memenuhi syarat menawarkan saran tentang kebiasaan makan pembaca. Dan ahli gizi di sana memintanya untuk makan lebih banyak protein dan biji-bijian.

"Setiap kali saya mencoba menghilangkan lemak sebelumnya, saya akhirnya kehilangan satu ton massa otot dan lebih sedikit lemak. Saya juga ingin memiliki lebih banyak energi karena saya tidak pernah merasa sepenuhnya beristirahat bahkan setelah 7-8 jam tidur," papar juru masak di tempat penampungan lokal ini. 

Melansir dari laman Insider, ahli gizi terdaftar, Kimberley Neve mengulas apa yang dimakan Laura dalam sehari dan memberi tahu bahwa dia harus makan lebih banyak protein, biji-bijian, serta buah dan sayuran. 

"Saran utama ketika mencoba menghilangkan lemak tetapi mempertahankan otot adalah memastikan tingkat protein yang cukup tersebar sepanjang hari," katanya. Satu lagi, perlu adanya pelatihan ketahanan yang bisa membantu pemeliharaan otot saat dalam defisit kalori untuk kehilangan lemak.
 

Sarapan krim gandum dan telur


Laura mengatakan sarapannya selalu setengah porsi cream of wheat yang dibuat dengan susu murni dan gula. Ia makan krim gandum dengan telur dadar yang terdiri dari telur utuh, ditambah putih telur, sayuran hijau, bawang putih, bawang merah, dan mozzarella. 

Semuanya dimasak dengan minyak zaitun, dengan alpukat di sampingnya. Neve tidak mengubah sarapan Laura, karena mengandung protein, karbohidrat, lemak, dan banyak zat gizi mikro yang seimbang. 


cara menghilangkan lemak
(Ahli gizi terdaftar, Kimberley Neve menyarankan untuk mengganti camilannya dengan kacang-kacangan dan buah kering dengan hummus dan sayuran. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Camilan


Laura memiliki camilan berbasis karbohidrat berkisar jam 11.00 pagi seperti, kopi susu dan makanan ringan seperti brioche atau kue mentega. 

Neve menyarankan untuk mengganti camilannya dengan kacang-kacangan dan buah kering dengan hummus dan sayuran, yang memberikan lebih banyak energi dan protein pelepasan lambat. 

Smoothie yang terbuat dari yoghurt, gandum, buah, sayuran, dan biji-bijian untuk diminum sepanjang hari juga bisa membantu.
 

Sering terlambat makan siang


Saking sibuknya bekerja, Laura sering melupakan makan siang. Alhasil dirinya berakhir memakan makanan ringan seperti stik keju, kue kering, atau pisang. Ketika dia punya waktu, dia sering makan sandwich dengan roti gandum, baik dengan tuna mayo atau selai kacang dan jeli.

Menanggapi hal ini, Neve mengatakan kalau tuna menyediakan protein dan roti gandum memberikan energi dan serat. Namun, menambahkan buah atau sayuran akan menawarkan lebih banyak nutrisi dan membantunya merasa kenyang.

Kalau pun Laura tidak bisa makan dengan jadwal yang benar, camilan berprotein tinggi pada pagi hari akan membatu menjaga gula darahnya tetap stabil. 
 

Salad untuk makan malam


Pada malam hari, Laura hanya makan salad yang terbuat dari sayuran hijau dan protein seperti ayam atau telur rebus dengan ham, ditambah saus. 

"Padahal tidak apa-apa untuk memiliki karbohidrat di malam hari. Mereka penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan Laura tampaknya membatasi mereka, kemungkinan dalam mengejar kehilangan lemak," jelas Neve. Ia menambahkan, energi Laura akan mendapat manfaat dari menambahkan biji-bijian. 

Neve mengingatkan, kita tidak harus mengurangi karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Karena, mereka menyediakan vitamin B esensial yang meningkatkan tingkat energi, dan dapat membantu kehilangan lemak karena seratnya membantu kamu merasa kenyang. Ia juga merekomendasikan pasta gandum atau nasi, lentil, atau quinoa.

(TIN)

MOST SEARCH