FITNESS & HEALTH
Makanan yang Mengandung Mineral, Fungsi, dan Manfaat bagi Tubuh
Medcom
Rabu 15 Februari 2023 / 12:10
Jakarta: Mineral merupakan kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Beberapa makanan bisa dikonsumsi untuk tingkatkan kesehatanmu.
Mineral adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi normalnya. Terdapat dua jenis mineral yang bermanfaat untuk keberlangsungan hidup manusia, dikutip dari Dinkes.kalbarprov.go.id.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(UWA)
Mineral adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi normalnya. Terdapat dua jenis mineral yang bermanfaat untuk keberlangsungan hidup manusia, dikutip dari Dinkes.kalbarprov.go.id.
1. Mineral Mikro
Mineral jenis ini dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil, seperti zat besi, tembaga, fluoride, zinc, yodium, selenium, dan mangan.2. Mineral Makro
Ini merupakan jenis mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, seperti kalsium, kalium, natrium, klorida, fosfor, dan magnesium.Fungsi mineral
Mineral sangat bagus dalam menjaga kesehatan tubuh. Terdapat enam fungsi utama mineral bagi tubuh dikutip dari Netmeds.com, yakni:- Menjaga keseimbangan elektrolit dalam sistem.
- Membantu mengatur gula darah.
- Memberi tubuh bahan bakar untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
- Menjaga fungsi sistem saraf normal, kontraksi otot, dan irama jantung.
- Menjaga keseimbangan cairan di dalam dan di sekitar sel tubuh.
- Mencegah risiko osteoporosis dan tulang menjadi rapuh.
Makanan yang mengandung mineral
Mineral juga terkandung dalam makanan. Berikut adalah 7 makanan yang mengandung mineral dikutip dari Healthline:1. Kerang
Kerang, termasuk juga tiram, adalah sumber mineral terkonsentrasi dan dikemas dengan selenium, seng, tembaga, dan besi. Kalau mengonsumsi 6 tiram ukuran sedang (84 gram), kebutuhan harian kamu sudah dipenuhi dengan seng dan tembaga serta menyediakan masing-masing 30 persen (%) dan dari selenium serta zat besi sebanyak 22%.2. Telur
Telur sering disebut sebagai multivitamin alami untuk alasan yang bagus. karena kaya nutrisi serta menyediakan banyak mineral penting. Meskipun kuning telur dihindari banyak orang karena kandungan kolesterolnya, kuning telur mengandung hampir semua vitamin, mineral, dan senyawa bermanfaat lainnya, jadi pastikan kamu untuk mengonsumsi telur utuh, bukan hanya putihnya.3. Kacang
Kacang dikenal makanan yang mengemas serat dan protein, tetapi makanan itu juga merupakan sumber mineral yang melimpah, di dalamnya mengandung kalsium, magnesium, besi, fosfor, kalium, mangan, tembaga, dan seng. Meskipun kacang juga mengandung antinutrien, termasuk fitat, yang dapat menurunkan penyerapan nutrisi, tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa kacang yang disiapkan dengan benar dengan menumbuhkan atau merendam dan memasaknya dapat membantu meningkatkan bioavailabilitas mineral.4. Alpukat
Alpukat adalah buah yang dikemas dengan lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral, serta sangat kaya dengan magnesium, potasium, mangan, dan tembaga. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet tinggi dengan makanan yang kaya kalium, seperti alpukat dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.5. Sarden
Sarden adalah sumber lemak omega 3 anti inflamasi yang sangat baik dan bisa membangkitkan tenaga nutrisi, serta mengandung hampir setiap vitamin serta mineral yang dibutuhkan tubuh untuk berkembang. Satu kaleng sarden 3,75 ons (106 gram) menyediakan 27%, 15%, 9%, 36%, 8%, dan 88% kebutuhan harian dengan kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan selenium.6. Buah tropis
Selain kaya akan antioksidan, serat, dan vitamin, buah-buahan tropis, seperti pisang, mangga, nanas, markisa, jambu biji, dan nangka, merupakan sumber mineral yang sangat baik. Contohnya pisang yang merupakan salah satu buah tropis paling populer, dikemas dengan berbagai mineral, termasuk potasium, magnesium, dan mangan.7. Sayuran hijau
Sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, dan selada, adalah makanan yang tidak hanya sarat dengan mineral yang meningkatkan kesehatan, tapi juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit. Makanan ini dipercaya bisa menurunan risiko penyakit jantung, kanker tertentu, diabetes, dan kematian dari semua penyebab. (Rafi Alvirtyantoro)Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)