FITNESS & HEALTH

Manfaat Menggunakan Kafein sebagai Sampo

Kumara Anggita
Minggu 07 Maret 2021 / 18:01
Jakarta: Selain digunakan sebagai minuman, ternyata beberapa orang mengklaim bahwa kafein bisa digunakan juga sebagai sampo. Kira-kira mengapa orang-orang menggunakannya ya?
 

Kafein mengurangi rambut rontok


Dikutip dari Healthline, ada alasan mengapa pria biasanya lebih banyak mengalami kerontokan rambut daripada perempuan. Rambut rontok cenderung terjadi ketika DHT merusak folikel rambut. Androgenic (atau androgenetic) alopecia (AGA), lebih sering disebut sebagai pola kebotakan pria, mempengaruhi lebih dari 50 persen pria di atas usia 50 tahun.

Studi mengungkapkan bahwa kafein mungkin merupakan penekan AGA yang efektif. Perempuan dengan jumlah DHT yang lebih tinggi juga mungkin mengalami kerontokan rambut. Ini lebih sering terjadi akibat menopause.
 

Rambut bisa jadi lebih panjang 


Sebuah studi tahun 2007 menemukan bahwa kafein membantu memblokir efek DHT pada folikel rambut pria sekaligus merangsang pertumbuhan batang rambut yang lebih panjang. Kafein juga menghasilkan akar rambut yang lebih panjang dan lebar. 

Studi lain di tahun 2014 menunjukkan bahwa keberadaan kafein dapat memperpanjang batang, bahkan setelah folikel rambut terpapar testosteron.
 

Rambut yang lebih kuat dan sehat


Peminum kopi pasti senang mendengar kopi kaya akan antioksidan. Antioksidan ini juga bermanfaat bagi rambut. Merawat rambut rusak secara teratur dengan kopi memungkinkan sifat antioksidan untuk memperbaiki dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
 

Manfaat lain sampo kafein


- Menghilangkan penumpukan produk 

- Tanpa bahan kimia sintetis

- Menyeimbangkan kembali tingkat pH rambut dan kulit kepala

- Melembutkan dan menghaluskan rambut kering dan keriting

- Bertindak sebagai pewarna rambut alami
 

Efek samping


Efek samping sampo berkafein sedikut tetapi dapat meliputi:

- Iritasi kulit kepala

- Rambut menjadi cokelat dan berubah warna

- Hasil kurang efektif dengan penggunaan jangka panjang

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(YDH)

MOST SEARCH