FITNESS & HEALTH

Mengapa Kulit di Alis dan Telinga Suka Terkelupas?

Kumara Anggita
Jumat 11 Desember 2020 / 07:05
Jakarta: Beberapa orang mengalami masalah yang cukup menganggu pada bagian alis dan juga telinganya. Kondisinya seperti kering dan suka terkelupas. Kira-kira apa alasan kulit di sana bisa seperti itu ya?

Dikutip dari Everyday Health, Dr. Jessica Wu, MD menjelaskan bahwa bercak kering dan bersisik di sekitar telinga dan alis adalah tanda khas dari dermatitis seboroik. Perlu diketahui pelembap tidak efektif untuk mengatasi ini.

Menurutnya, ini adalah kondisi yang tidak berbahaya (tetapi sering kali membandel) yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jenis ragi yang disebut Pityrosporum ovale.

Meskipun jamur biasanya ditemukan dalam jumlah kecil pada kulit orang yang paling sehat, perubahan kimiawi tubuh dapat menyebabkannya berkembang biak dengan cepat, mengiritasi kulit, dan menghasilkan bercak kering dan bersisik.

Jamur memakan sebum (minyak alami kulit kamu), dermatitis seboroik lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kulit berminyak dan paling sering terjadi di area, di mana konsentrasi kelenjar minyak terbesar berada di bagian telinga, alis, sisi hidung, dan atau kulit kepala.

Jika tidak ditangani, area ini bisa menjadi merah dan meradang. Pada kasus yang parah, infeksi bahkan bisa menyebar ke dagu dan dada.
 

Cara mengatasi


Menurut Dr. Jessica Wu, untuk mengontrol jamur ini, kamu perlu menggunakan Shampo Nizoral (1 persen) sebagai pencuci muka. Peras sedikit ke dalam waslap dan gunakan busa di area yang terkena. Bilas dengan air hangat, lalu oleskan selapis tipis krim kortison yang dijual bebas (seperti Cortaid atau Cortizone-10).

Ulangi sekali dalam sehari sampai kondisi tersebut hilang. Lalu, lakukan seminggu sekali untuk mencegah kekambuhan. Untuk kasus ringan, rutinitas ini biasanya cukup untuk mengendalikan masalah.

Penggunaan kortison secara terus-menerus dapat menyebabkan penipisan kulit dan stretch mark. Jadi jika kondisi kamu tidak merespons dalam dua minggu, disarankan kamu untuk mengunjungi dokter kulit, yang mungkin merekomendasikan obat anti jamur dengan resep.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH