FITNESS & HEALTH
Strawberry Legs: Penyebab dan Cara Mengatasinya
A. Firdaus
Sabtu 30 Januari 2021 / 10:11
Jakarta: Salah satu masalah kulit yang menjengkelkan adalah keratosis pilaris. Penyakit ini berupa benjolan berwarna merah, munculnya di lengan atas dan kaki.
Kondisi yang kerap disebut strawberry legs ini biasanya terjadi karena adanya penumpukan sel kulit mati di area pori. Sehingga memberikan kesan seperti bintik-bintik di permukaan kulit.
"Untuk mengatasinya, gunakan pelembap secara rutin setiap hari," ujar dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp. KK, RS Pondok Indah-Puri Indah.
Lalu kamu juga harus mencoba rutin menggunakan krim yang bisa mengeksfolisasi dan melakukan perawatan untuk mengangkat sel kulit mati. Seperti chemical peeling.

Dermatologist, dr. Kardiana Purnama Dewi. (Foto: Instagram-dr.kardianadewi)
"Jangan lupa tetap menggunakan pelembap atau body lotion setelahnya, ya," sambung dr. Dewi.
Sebelum melakukan terapi chemical peeling, dr. Dewi, menyarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kulit dan kelamin yang kamu percayai.
"Yang perlu diperhatikan juga, walaupun sudah diobati, keratosis pilaris tetap dapat kambuh kembali, karena faktor genetik. Jadi, perawatannya harus rutin, ya," pungkas dr. Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Kondisi yang kerap disebut strawberry legs ini biasanya terjadi karena adanya penumpukan sel kulit mati di area pori. Sehingga memberikan kesan seperti bintik-bintik di permukaan kulit.
"Untuk mengatasinya, gunakan pelembap secara rutin setiap hari," ujar dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp. KK, RS Pondok Indah-Puri Indah.
Lalu kamu juga harus mencoba rutin menggunakan krim yang bisa mengeksfolisasi dan melakukan perawatan untuk mengangkat sel kulit mati. Seperti chemical peeling.

Dermatologist, dr. Kardiana Purnama Dewi. (Foto: Instagram-dr.kardianadewi)
"Jangan lupa tetap menggunakan pelembap atau body lotion setelahnya, ya," sambung dr. Dewi.
Sebelum melakukan terapi chemical peeling, dr. Dewi, menyarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kulit dan kelamin yang kamu percayai.
"Yang perlu diperhatikan juga, walaupun sudah diobati, keratosis pilaris tetap dapat kambuh kembali, karena faktor genetik. Jadi, perawatannya harus rutin, ya," pungkas dr. Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)