FITNESS & HEALTH

BA.4 dan BA.5, Dua Varian Omicron Baru Terdeteksi di AS

Mia Vale
Minggu 01 Mei 2022 / 10:00
Jakarta: Beberapa peneliti mengatakan dua varian Omicron baru yang melanda Afrika Selatan telah diidentifikasi di AS.

“Urutan BA.4 telah diidentifikasi dalam sampel dari beberapa negara bagian AS,” Andy Pekosz, ahli virus di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, mengatakan kepada Fortune. Hanya saja, seberapa luas persisnya beredar, belum tahu jelas. 

Madison Stoddard, seorang peneliti covid-19 di perusahaan pengembangan obat Fractal Therapeutics, mengonfirmasi ada 12 kasus BA.4 yang diurutkan di AS di GISAID, basis data penelitian internasional yang melacak perubahan pada covid dan virus flu, dengan yang paling awal dikumpulkan pada 30 Maret. Ada juga 5 kasus BA.5 yang diurutkan di AS dengan tanggal pengumpulan paling awal pada 29 Maret.

Pelacak data covid-19 badan tersebut menyatakan bahwa kasus BA.4 dan BA.5, selain BA.1, strain asli Omicron, dan BA.3 serta sublineage mereka, kecuali BA.1.1 dan sublineage-nya. 

Semuanya terdaftar di bawah varian yang sama, B.1.1.529. Singkatnya, mereka berjumlah kurang dari 1 persen dari kasus A.S. dari 17-23 April tetapi diberi label sebagai varian yang menjadi perhatian. 


kasus omicron baru BA.4
(Dr Renee Wegrzyn, kepala tim inovasi perusahaan biotek Concentric mengatakan mutasi signifikan pada BA.4 menjadikannya garis keturunan baru yang berbeda dari siluman Omicron. papar Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
 

Lebih menular daripada 'siluman Omicron' 


BA.4 dan BA.5 tampaknya lebih menular daripada BA.2, yang juga dikenal sebagai "siluman Omicron," di mana lebih menular daripada Omicron asli, BA.1. Hal ini dilaporkan Bloomberg mengutip pakar covid-19 Afrika Selatan Tulio de Oliveira, kepala institut di universitas KwaZulu-Natal dan Stellenbosch. 

"Mutasi signifikan pada BA.4 menjadikannya garis keturunan baru yang berbeda dari siluman Omicron," papar Dr Renee Wegrzyn, kepala tim inovasi perusahaan biotek Concentric, kepada Fortune. Tim Wegrzyn mengidentifikasi kasus BA.4 ke-11 yang dilaporkan di AS—pada seorang penumpang dari Afrika Selatan yang tiba di Atlanta Berkisar seminggu yang lalu. 

Sebuah fenomena yang disebut "kegagalan target gen S adalah tanda dari Omicron asli," tetapi bukan BA.2 dan BA.3. Pola kontak berbeda, sifat kekebalan berbeda pada populasi yang berbeda. Tidak ada jaminan mereka akan mendapatkan hasil yang sama seperti yang dilihat Afrika Selatan dengan varian khusus ini. 

Pekosz mengatakan, BA.4 dan BA.5 terkait erat dan harus bertindak agak mirip satu sama lain, dan kekebalan dari turunan Omicron sebelumnya harus dipertahankan.

(TIN)

MOST SEARCH